Rekan2, saya ucapkan terima kasih atas semua komentar, dukungan, saran dan
kritikan
terhadap PGSC ini. Seperti yang dikemukakan mas Vicky dan mas Syaiful ini,
memang PGSC saat ini seperti bayi yang baru belajar merangkak dan mencari
bentuk untuk bisa tumbuh. Jadi bimbingan rekan2 semua sangat diharapkan.

Dari sekian banyak masukan, berikut ini adalah gambaran lebih lanjut
mengenai PGSC ini (harap dipahami bahwa ini bukanlah gambaran final, namun
gambaran yg masih me-reka2)

1. Dasar pemikiran pendirian PGSC ini sederhana saja, yaitu seperti yang
dikemukakan Pak Untung, mengembangkan
kemampuan kita sendiri untuk melakukan studi di bidang petroleum geosciences
(GGR). Kita semua tahu bahwa bannyak sekali studi dibidang GGR yg di lakukan
institusi luar negeri, padahal biaya studinya diambil dari dana domestik.
Cukup ironis mengingat dana yg keluar cukup signifikan, sedangkan didalam
negri sendiri, kondisi lembaga riset, Perguruan Tinggi, konsultan dibidang
GGR, masih
banyak yang kekurangan dana. Belum lagi masalah pengangguran dan semakin
sulitnya fresh graduates mencari pekerjaan di bidang GGR ini. Dari hasil
ngobrol-ngobrol antara temen2 di BPMigas, Pertamina, KPS2, consultants,
universities, perusahaan finansial, dll, yg concern dg masalah ini,
teridentifikasi bahwa brainwares Indonesia sebenarnya cukup handal (buktinya
banyak yang laku di overseas market), Masalahnya brainwares ini tidak
mendapat dukungan hardware, software dan office supports yang handal dan
terintegritas. Jadi dalam PGSC ini dicoba untuk mensinergikan brainwares,
hardwares, softwares dan office support.

2. Saat ini bentuk PGSC seperti apa, terus-terang kita masih mencari-cari.
Ada yang usul menjadi Yayasan, Koperasi dan lain-lainnya, tapi belum final.
Yang jelas kebijaksanaan saat ini adalah PGSC tidak diperbolehkan membuat
kontrak, jadi hanya bisa menjadi fasilitator pekerjaan yang melalui
perguruan tinggi atau PT/konsultan domestik. Maksudnya ya supaya tidak
menjadi saingan, tapi jadi partner dari badan2 domestik tadi dan dana tetap
masuk ke badan2 domestik tersebut. Apabila ada pihak yang tertarik
memanfaatkan resources PGSC (brainwares, softwares, hardwares), maka PGSC
akan mengarahkan kontraknya ke university (prioritas) atau PT/konsultan
domestik.

3. Berdasarkan point 2 tsb, maka status PGSC saat ini adalah tempat bekerja
bersama dimana orang-orang yang punya studi/proyek berkumpul di PGSC ini
mengerjakan studinya secara bersama-sama. Pembiayaan operasi PGSC ya diambil
dari biaya operasi studi-studi tersebut dengan kesepakatan bersama.

4. Mengenai tax. Masing-masing studi memenuhi kewajibannya membayar tax
sesuai ketentuan yang berlaku melalui lembaga yang mendapatkan studi tsb.
Misal university X dapat studi A, maka semua pajak yang berkaitan dengan
studi A tsb ya dibayarkan melalui university X tsb sesuai dg ketentuan yang
berlaku.

5. Dengan menggunakan skema seperti tersebut diatas, saat ini PGSC
mempekerjakan secara aktif sekitar 50 personil untuk berbagai studi dibidang
GGR. Personil tersebut sebagian besar adalah lulusan baru , civitas
academica berbagai perguruan tinggi dan eks karyawan KPS/konsultan domestik.
Beberapa fresh graduates yg telah job-training di PGSC telah diambil atau
dibooking international oil/service company.

6. PGSC adalah lembaga independen. Seperti yang dikemukakan oleh Pak Awang,
PGSC tidak mendapat perlakuan khusus dari BPMIGAS. Kalau lokasinya sangat
dekat dengan BPMIGAS ya memang disengaja untuk mendekatkan diri dengan
market. Jadi PGSC juga harus pintar2 menjual diri, supaya dipercaya sama
BPMIGAS dan juga oil/service companies. Mestinya dengan sinerginya
brainwares, softwares, hardwares dan office supports yang handal, market
akan merespon secara positif karena demand untuk melakukan studies adalah
selalu tinggi.

7. Komitmen PGSC adalah mendukung riset non komersial dan kegiatan
pendidikan dibidang petroleum geosciences. Saat ini telah banyak mahasiswa
S1, S2 dan S3 dari berbagai universitas yang memanfaatkan fasilitas PGSC
secara gratis. Direncanakan akhir tahun pertama operasi PGSC, paling tidak 5
ultra 80 akan dihibahkan ke perguruan tinggi, dan mulai direalisir program
beasiswa.

8. Keanggotan PGSC tidak terbatas pada kalangan perguruan tinggi.
Keanggotaan bersifat tidak mengikat. Anggota PGSC akan mendapatkan prioritas
dalam hal pemanfaatan fasilitas PGSC.

9. Kepengurusan inti PGSC saat ini adalah :

- Ketua : Sigit Sukmono
- Wakil Ketua bidang Geologi : Dardji Noeradi
- Wakil Ketua bidang geofisika : F. B. Sinartio
- Wakil Ketua bidang reservoar : masih kosong
- Wakil Ketua bidang supports & industrial relations : Iswahyudi


Sekali lagi terima kasih atas semua dukungan, komentar dan kritikan rekan2.
Maaf kalau kepanjangan, dan kami selalu mengharapkan masukan dari rekan2
semua.

Salam,
Sigit Sukmono

nb: PGSC ikut berduka cita dengan tragedi Marriot

----- Original Message -----
From: "Rovicky Dwi Putrohari" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, August 05, 2003 2:03 PM
Subject: Re: [fogri] Re: [iagi-net-l] Re: [fogri] Introducing PGSC


> >Makanya seperti sampiyan, saya pun bangga dg mas Sigit dan PGSC ini.
Hanya perlu info lebih jelas saja, agar si bayi ini bisa bener2 hidup dan
membahagiakan banyak pihak. Piye, kang?
> >
> >Ciao,
> >Syaiful
>
> Wuik ya jelas bangga .... lah ini bisa juga dianggap "ungkapan perhatian"
ke bayi imut ini ....
> kalo udah belajar merangkak kan lucu ... upst !!
>
> RDP
> "baru inget kalo aku juga belum bayar FOSI ...:( "
>
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> Visit FOGRI Website: http://fogri.or.id
> FOGRI Archive: http://www.mail-archive.com/fogri%40iagi.or.id/
> ---------------------------------------------------------------------
>





---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi

Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif 
Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke