Fyi.... Salute to oil company like this....
Hersa Budi S PT Surya Kalimantan **************************************** Medco Kembangkan Energi Alternatif MinergyNews.Com, Jakarta--Untuk mengatasi keterbatasan sumber energi di masa depan, Medco bekerjasama dengan Kementerian Riset dan Teknologi akan mengembangkan teknologi fuel cell. Kerjasama itu ditandai dengan penandatanganan kesepakatan anatara Menristek Hatta Rajasa dengan Chie Executive Officer Medco Group, Hilmi Panigoro, hari ini (13/8) di Jakarta. Menurut Hilmi, kesepakatan itu meliputi kajian dan prospek komersialisasi teknologi fuel cell di Indonesia. "Dengan kerjasama ini, penelitian yang selama ini sudah dilakukan oleh pemerintah dapat terus dilanjutkan." Medco, kata Hilmi, tak perlu membangun sendiri fasilitas penelitian yang telah ada di Pusat Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek) di Serpong. Teknologi fuell cell, menurut pendiri Konsorsium Fuel Cell Indonesia (KFCI), Agus Hartanto, adalah sistem pembangkit listrik yang menghasilkan energi dari reaksi kimia pencampuran gas hidrogen yang berasal dari air dengan oksigen dari udara. Teknologi fuel cell, kata Agus, berpotensi menjadi sumber energi pilihan yang bebas polusi untuk sektor transportasi dengan mobil menggunakan mobil bertenaga listrik. Selain itu, juga dapat memenuhi kebutuhan listrik rumah tangga dengan konsumsi listrik sekitar 2.000 Watt. Saat ini, ujar Agus, teknologi fuel cell memang masih mahal. "Nilai ekonomi fuel cell berdaya 1.000 watt sekitar 5.000 dolar AS. Meski mahal, sama seperti telepon genggam di masa lalu, tetap dicari orang karena memang dibutuhkan." Mengenai kerjasama itu, Hilmi menjelaskan, langkah pertama adalah membuat blue print pengembangan teknologi fuel cell. dari mulai rencana pengembangan hingga skala industri. Diharapkan ini dapat selesai dalam waktu sekitar enam bulan. Ketika ditanya soal dana, Hilmi menolak mengungkapkan berapa besar dana yang ditanamkan Medco untuk proyek pengembangan teknologi ini. Namun, untuk pembuatan blue print saja, setidaknya kata Agus, diperlukan dana sekitar Rp 2 miliar. Setelah itu, baru dikembangkan penelitian untuk skala industri. (MNC-5) -- __________________________________________________________ Sign-up for your own personalized E-mail at Mail.com http://www.mail.com/?sr=signup CareerBuilder.com has over 400,000 jobs. Be smarter about your job search http://corp.mail.com/careers --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------

