Untuk: '[EMAIL PROTECTED]'
Dari: Pak Maryanto

Salam,
US
-----------------------------------
Pak Ukat,
Mungkin bisa forward ini. Dah sejak Sabtu lalu tak bisa juga kukirim ke
[EMAIL PROTECTED], lewat [EMAIL PROTECTED] Moderator tak juga bisa
kukontak, Account owner-iagi kayaknya tidak diaktifkan. Dengan ini
mudah-mudahan beliau dengar dan bisa betulin.

Salam,
Maryanto.

-----Original Message-----
From: Maryanto 
Sent: Tuesday, August 26, 2003 9:16 Pagi
To: '[EMAIL PROTECTED]'
Subject: Re: Evolusi

Makin menarik saja ulasan-ulasan pakar ini tentang evolusi dari: Bp. Awang,
Bp. Rovicky,  Bp. Sanggam, dll yang tak bisa saya sebutkan. Semakin saya
ingin banyak tahu semua.

Konsep yang saya ikuti sih semua benda alam dari hidrogen, atom berelektron
satu mulai pada Bigbang 18,617,373,522 BC. Big bang ini membentuk 100 Giga
supergalaxy, bang kedua 7 Gigaannum (Ga) kemudian membentuk 100 G galaxy,
dan bang ketiga 7 Ga kemudian membentuk 200 Giga bintang. Sejak Bigbang
temperatur terus menurun, elektron bertambah mengisi kulit-kulit atom.
Maksimum kulit atom adalah 7. Kumpulan gas membentuk suatu lingkaran bola.
Atom/molekul yang lebih berat menurun, masuk kepusat benda, misal pusat bumi
untuk bumi. Tatasurya kita lahir pada 4,617,573,522 BC, dan telah terjadi 6
masa berpereode 700 Ma (juta tahunan). Prokariot mulai 3.2 Ma menunjukkan
air baru ada pada 2 x 700 Ma umur bumi. Dimasa ketujuh dominannya, kehidupan
mulai berkembang cepat sejak Kambrium 557 Ma. Terlalu dingin, di awal
Triasik, menjadikan percepatan perkembangan berkurang, dan jumlah family
spesies menurun. Lalu temperatur menghangat hingga kini, dan perkembangan
kehidupan semakin baik.

Empat energi: atom lemah, atom kuat, magnetik, gravitasi. Seluruh benda
jagadraya berinteraksi. Panas oleh energi atom dalam bumi, menyebabkan ada
zona potensial rendah. Pergerakan keliling matahari dengan pusat Bimasakti,
yang juga mengelilingi pusat Jagadraya, menyebabkan total gaya gravitasi dan
gaya magnetik sluruh benda angkasa interaksi dengan bumi menguat-melemah,
meluas-mengecil alas kerucut di kulit bumi pada kerucut gaya benda-benda
angkasa ke buminya, menarik keluar-kedalam arus magnet core dan mantel,
mengembangkan-mengkerutkan lempeng bumi.

Pusat magnet kontentinenal bumi di NE Afrika, pusat lempeng oseanik di
Pasifik Selatan sekitar Haiti,  yang keduanya adalah dua superplume bumi.
Bumi bergerak spiral terhadap pusat jagadraya. Terdapat siklus Salam : Seven
to te tens Annum Long Age and Minor cycles. Dalam tahun, pereodenya : 7 G,
700 M, 70 M, 7 M, 700 K, 70 K, 7K, 700, 70, 7. Nama-nama global stratigrafi
mudah dengan nama-nama digital angka, M000000000-M999999999. Orde sekwen
menjadi dari Orde1 ke ke orde 9 adalah berturut-turut berpereode : 700 Ma,
70 Ma, 7 Ma, ..., 7 annum. Ini dibuat dengan sekitar 20 data global dan
lokal. Standar deviasi umumnya kurang dari 10 % dari data pengukuran
empirisnya pada pereode-pereodenya. 

Kambrium hingga Permian kontinental mengkerut, convergent, putar kanan,
searah jarum jam. Triasik hingga kini, kontinental mengembang, extention,
putar kiri, berlawanan arah jarum jam. Siklun tektonik terjadi di Laut
Karibia, dan Laut Banda. Keduanya di batas barat dan timur antara lempeng
kontinental dengan lempeng oseanik, dan berada di equator magnit, sumbu laut
Reichtethys. Triasik-kini siklun tektonik laut Banda bergerak ketimur
relatif pusat kontinental Pangea, dari sekitar Malaka kini ke posisi laut
Banda sekarang. Gerak 70 Ma adalah kompresi hingga 1/4 pereode, lalu ektensi
0.5 - 0.75 pereode, lalu kompresi dari 0.75 ke 1 pereodenya. Kompresi
disetiap masa 70 Ma'an, dari Kambrium, Ordovisian, SilurDEvon, Karbon,
PermianTriasik, Jurasik, Kretaseus, Zenozoik, terdapat subdusi mulai pada
0.75 masa pereodenya. Lempeng Sunda adalah efek kompresi kebarat lempeng
laut Pasifik, yang kecepatan kebaratnya adalah dua kali lipat gerak keutara
lempeng IndiaAustralia, sehingga ada arus pusar siklun Laut banda. Siklun
ini ditarik ketimur dari Triasik hingga kini menjaui pusat kontiental. Sejak
Triasik, subduksi menjauh keutara dan selatan dari sumbu batuan umur Triasik
Malaka-Bangka-Kalimantan.

Rotasinya Pangea adalah 0.7 putaran keliling setiap 700 Ma. Untuk selama
hidup tatasurya, 7 Ga, maka lempeng akan berputar 7 kali. Terjadi putaran
disetiap cekungan dunia, menyesuaikan gerak putar Pangea. Cekungan Sumatra
Tengah terdapat 7 siklus dengan pereode masing-masing 7 Ma sejak 48.1 Ma.
Stratigrafi Indonesia mengikuti siklus itu, dan ini bisa digunakan untuk
memprediksi siklus orde tingginya, beserta umur-umurnya. Grup Sihapas
bersiklus 7 Ma ini terdapat 10 sekwen berpereode 700 Ka. Total 90 % sekwen
dipengaruhi oleh gerak eustasi dasar pengendapan, lainnya termasuk curah
hujan. Selama satu sekwen, sesar adalah normal sewaktu extention,
inversion-sambil sesar mendatar sewaktu kompresi dengan perubahan arah sumbu
gaya, menyesuaikan pengaruh gaya-gaya seluruh benda angkasa. Bila ekstensi,
temperatur naik, ukuran butir sedimen mengecil, lapisan menipis, pelamparan
sedimen memendek, lapisan lebih lempungan, batuan induk semakin banyak,
transgresi. Apa gag begitu ?

 
Salam,
Maryanto.

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi

Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif 
Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke