As a part of IAGI continuing program to foster the advancement of geological science 
in Indonesia,  IAGI conducted 2-day workshop on Stratigraphy of Jawa - 1 in Bandung, 
in colaboration with IAGI West Jawa / Banten Chapter and GRDC on 20-21 October 2003.

The workshop consisted of a day of "problem statement session" (20 October), followed 
by a day of roundtable discussion session (21 October). A total of 100 participants 
involved in the event, at least during the pleno sessions on the first day of the 
workshop. On the second day, the roundtable discussions split into 2 groups each were 
participated by 25-30 geoscientists. 

On the first day, Mr. G.A.S. Nayoan, and Professor Soejono Mertodjojo delievered their 
keynote speech on "Some Thoughts on Stratigraphy, Data, and Information" and 
"Stratigraphy of Jawa: State of the Art", resepectively. Following the keynotes, there 
were 11 presenters stating the problems and tentative solutions for Jawa stratigraphy 
from various angle of views; such as:
1. Tectonostratigraphy of Jawa (T.O.Simandjuntak)
2. Stratigraphy of Igneous & metamorphic Rocks (Lithodem), Djiwo Hills, Klaten, 
Central Jawa (Djoko Susilo)
3. Jawa Island Stratigraphic Correlation (Djadjang Sukarna)
4. Stratigraphic Problems in Quartenary Volcanic Sediments and Intrusions; Case Study: 
West Jawa (Sutikno Bronto)
5. Paleocene-Eocene  Jatibarang & Jampang Formations (Edi Sunardi)
6. North East Jawa Stratigraphy: The Development of Stratigraphic Unit Nomenclature 
(Litho-Bio-Sequence) & The Problems (Djuhaeni)
7. Sequence Stratigraphy, Benefits & Constraints: Case Study; Tertiary Basins Spain 
(Herman Muchtar)
8. Volcano-clastic Sediments and Their Problems (Prihardjo Sanyoto)
9. Problems of Carbonate Rock Stratigraphy: Case Study Southern Mountain, Central jawa 
(Wartono Rahardjo)
10. The Development and Problems of Jawa Quartenary Stratigraphy (Yahdi Zaim)
11. Stratigraphic Unit Nomenclature in North West Jawa Basin in Oil-Gas Industry (B. 
Sutrisno & Benyamin).

The Chairman of the Commitee: Mr. Bhakti Harahap who is also a member of the IAGI 
Stratigraphic Code Comittee stated that the formal-complete proceeding of the 
workshop, which will also include the results of the roundtable discussion will be due 
released on December 15 2003, at the IAGI-HAGI Joint Convention Event in Jakarta. 
Including in the proceeding will be the Tentative Stratigraphic Correlation 
Nomenclature of Jawa. Since the first edition of proceeding will only be launched for 
public in limited numbers (50 ea?) it is advisable to reserve the book earlier to 
[EMAIL PROTECTED]


The following is the opening-speech from IAGI President for the event:


Sambutan Ketua Umum IAGI

Pada Lokakarya Stratigrafi Pulau Jawa di Bandung

20-21 Oktober 2003

 

Assalammualaikum wr. wb. salam sejahtera untuk kita semua.

 

Yang saya hormati, Ketua Pengda IAGI Jabar-Banten, Kepala Puslitbang Geologi Bandung, 
para pemakalah kunci, para pemakalah inti, dan komunitas geosain Indonesia, para 
hadirin sekalian.

 

Lokakarya Stratigrafi Pulau Jawa ini adalah merupakan awal dari rangkaian program 
sejenis yang insyaallah akan dilaksanakan oleh IAGI dalam 2-3 tahun mendatang dibawah 
arahan dari Komisi Sandi Stratigrafi Indonesia yang diketuai oleh Dr. Djuhaeni, 
mewarisi rintisan awal dari Professor Dr. Soejono Mertodjojo sebagai pendiri Komisi.. 
Sejak PP-IAGI mencanangkan untuk lebih mengkonsolidasikan kegiatan professional 
internal diawal-awal 2000 yang lalu, Komisi Sandi Stratigrafi Indonesia telah dengan 
sangat signifikan menunjukkan kemajuannya, termasuk diantaranya melaksanakan Lokakarya 
Stratigrafi Jawa ini bekerjasama dengan Pengda IAGI Jabar-Banten dan Puslitbang 
Geologi Bandung. Untuk tabun 2004 mendatang, PP-IAGI telah mulai mempersiapkan 
Lokakarya Stratigrafi Kalimantan yang rencananya akan dilaksanakan di Balikpapan, dan 
juga Lokakarya Stratigrafi Sumatra di Pekanbaru.

 

Khusus untuk Lokakarya Stratigrafi Pulau Jawa ini, kami dari PP-IAGl mengarahkan 
Komisi Sandi Stratigrafi IAGI untuk memberikan subtitle Lokakarya-l, karena dari sifat 
dan tujuannya adalah tidak mungkin untuk dapat memecahkan permasalahan stratigrafi ini 
hanya dalam sekali lokakarya. Kami harapkan dalam kesempatan-kesempatan mendatang, 
permasalahan yang terus berkembang di Pulau Jawa ini dapat terus dibahas dan 
dipecahkan lewat Lokakarya-2, Lokakarya-3 dan seterusnya. Dalam hal ini, kami 
mengharapkan Pengda-Pengda IAGI di Jawa (DKI, DIY-Jateng, dan Jawa Timur) bersiap-siap 
untuk melaksanakannya dalam tahun-tahun mendatang.

 

Sesuai dengan gambaran output dari lokakarya yang telah disampaikan oleh Ketua Panitia 
diawal rangkaian sambutan ini, maka kami tegaskan sekali lagi, bahwa IAGI berencana 
untuk mempublikasikan "Preliminary/tentative Stratigraphic Correlation of Jawa" yang 
memuat nama-nama Formasi dan kesebandingannya dari Jawa Barat sampai ke Jawa Timur, 
dari offshore di Utara sampai selatan di Laut Jawa. Korelasi tersebut akan dikerjakan 
oleh kelompok kerja dibawah arahan Komisi Sandi Stratigrafi IAGI bermodalkan hasil 
dari Lokakarya ini selama kurang lebih 1,5 bulan sampai akhirnya diluncurkan pada 
waktu PIT Gabungan IAGl-HAGI di Jakarta 15 Desember 2003 mendatang. Tentu saja 
korelasi tersebut bukan merupakan sesuatu yang "final", tetapi paling tidak sebagai 
gambaran awal publikasi tersebut dapat dijadikan pegangan oleh komunitas geologi 
Indonesia dalam bekerja menguraikan geologi Pulau Jawa untuk tujuan-tujuan 
pembangunan. Selain korelasi awal, digabungkan juga dalam publikasi tersebut 
keseluruhan permasalahan dan pemecahan "tentative"nya dari stratigrafi Pulau Jawa yang 
dihasilkan dari Lokakarya ini.

 

 

Keseluruhan gerak maju dari Komisi Sandi Stratigrafi IAGI ini tidak lepas juga dari 
"rangsangan" yang diberikan oleh komunitas geologi Indonesia, terutama oleh Puslitbang 
Geologi ESDM dibawah pimpinan pak Bambang Dwiyanto yang dengan sangat fenomenal 
menerbitkan Leksikon Stratigrafi Indonesia Barat dan Timur tahun 2003 ini. Perlu kita 
semua ketahui juga, bahwa salah satu tugas utama dari Komisi Sandi Stratigrafi IAGI 
adalah sebagai penjaga gawang standardisasi nama-nama Formasi Geologi yang ada di 
Indonesia, untuk dapat selalu mematuhi kaidah-kaidah dalam SSI (Sandi Stratigrafi 
Indonesia) yang telah kita buat bersama. Termasuk didalamnya adalah memberikan 
komentar pada Leksikon Stratigrafi Indonesia yang diterbitkan oleh Puslitbang Geologi 
ESDM.

 

Mudah-mudahan maksud baik kita semua dengan berpartisipasi aktif dalam lokakarya ini 
dapat berbuah kemajuan ilmu geologi di Indonesia pada umumnya, khususnya stratigrafi; 
sehingga gerak maju pembangunan di Indonesia dapat lebih dipercepat.

 

Untuk Gusti Allah, 

Untuk Geologi, 

Untuk Indonesia,

 

 

Wassalammualaikum wr.wb.

 

 

Bandung, 20 Oktober 2003

 

 

Ketua Umum IAGI

 

 

 

 

Andang Bachtiar

 

Kirim email ke