Kalau di papernya Max Tegmark menyebutkan jarak terjauh yg ditempuh oleh cahaya dalam 
waktu 14 billion tahun (Ga) itu sejauh kira-kira 10^10^26 (sepuluh pangkat 10 pangkat 
26) meter. Kalo Awang punya angka 16.6 (Ga), Maryanto punya angka 17.1 (Ga). Jadi 
kalau mereka bertiga janjian mau ketemu di pinggir universe tentu saja ndak bisa 
saling "mendengar", karena GPS-nya beda refrensi ... :P

Dan ruang volume ini yg disebut "observable universe". Nah dalam level I ini akan 
dijumpa orang 'kembaran identik RDP' dalam jarak tersebut diatas yg sedang mengetik 
imil ke iagi-net tetapi terus ngga jadi ngirim, dan berjalan mengikuti garis waktunya 
sendiri. Level I ini disebut "generic prediction".

Nah si Max Tegmark ini telah mengobservasi paling tidak sudah ada 4 level multiverse 
selain sekedar ruang volume 'observable universe' ini. Max ini bukan ahli nujum dia 
profesor fisika muda yg cukup banyak meneliti ttg kosmologi dll. 

Yg terarik MULTIverse silahkan 'digoogle' saja.

RDP
"wah aku soal Neogene utk delta seluas ini aja masih mumeth nih, tapi mimpi bisa time 
travel ketemu kembaranku ... :("

References: Parallel Universes, by Max Tegmark,  Dept. of Physics, Univ. of 
Pennsylvania, Philadelphia, PA 19104; [EMAIL PROTECTED]
(January 23 2003.)

>Seingat saya, buku besar "Principle of Geology" Arthur Holmes (1944) sudah tak 
>mencamtumkan Primary dan Secondary untuk Paleozoic dan Mesozoic. Jadi kedua nama itu 
>sudah lama hilang, hanya muncul di awal2 perkembangan geologi.
> 
>Umur 4.65 Ga lebih banyak saya temukan di buku-buku yang terbit sekitar 10 tahun 
>terakhir. Dulu, masa2 sekolah menengah rasanya lebih banyak 4.5 Ga yang dipakai 
>sebagai umur Bumi, padahal Clair Patterson telah menemukan angka 4.65 Ma itu sejak 
>dari 1956 lewat pengukuran meteorit. Tapi itu umur meteorit, hanya meteorit diyakini 
>setua umur Bumi. Umur batuan tertua di Bumi sendiri kan 4.2-4.3 Ga.
> 
>16.5 - 16.6 Ga diyakini umur Alam Semesta berdasarkan perhitungan menggunakan 
>konstanta Hubble (Ho) (Edwin Hubble adalah kosmolog penemu Big Bang theory). 
>Konstanta Hubble adalah 18 km/detik per million light years of distance. Contoh 
>menghitung : galactic clusters yang jaraknya 300 juta tahun cahaya maka ia bergerak 
>dengan kecepatan : 18 x 300 = 5400 km/detik. Implikasinya, semakin jauh semakin cepat 
>bergerak menjauh dari pusat ledakan big bang. 
> 
>Konstanta Hubble, karena sama dengan (panjang/waktu)/panjang, maka punya dimensi 
>1/waktu. Untuk constant rate of expansion, maka umur Alam Semesta secara sederhana 
>adalah kebalikan konstanta Hubble (1/Ho) = 1.66 x 10 pangkat 10 tahun = 16.6 milyar 
>tahun (Giga annum = Ga). Maka, 16.6 Ga sering disebut sebagai Hubble time. 
> 
>Kuasar, benda langit terjauh, dianggap berada di tepi alam semesta, maka berdasarkan 
>teori Big Bang, jarak kuasar bisa dianggap sebagai input data untuk menentukan umur 
>Alam Semesta berdasarkan konstanta Hubble, itu pun dengan asumsi bahwa expansion rate 
>dianggap tetap seperti yang diukur sekarang, yaitu 18 km/detik/juta tahun cahaya 
>jarak. 
> 
>Pak Maryanto, saya tak bisa mengingat dari referensi mana umur Bumi atau Alam 
>Semesta, tapi angka-angka tersebut umum ditemukan di buku2 kosmologi/fisika serius 
>maupun populer (Paul Davies, Isaac Asimov, Feynman, Polkinghorne, Hawking, Weinberg, 
>dll.)
> 
>Salam,
>Awang-BP Migas
>
>Maryanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>Netters,
>Ada kekeliruan alamat kusebut tadi pagi. Harusnya tuk chart 2003, kusebut di
>: http://www.stratigraphy.org/cheu.pdf (update Nov.2003).
>bukan yang ternyata tunjukin Chart 2002 kusebut tadi pagi di :
>http://micropress.org/stratigraphy/chus.pdf. (last Update October 2003). 
>
>Bagus sekali info Pak Awang tentang sejarah penentuan umur, dimana umur
>berevolusi menurut waktu, dan kemampuan technologi. Chart 2002 telah hilang
>nama Tersier (masih ada Kwarter). Chart 2003 tak ada keduanya. Kapan
>hilangnya nama umur Primer, Scunder?
>
>Beberapa point info Pak Awang:
>1. Senang dengan info 4.65 Ga umur Bumi. (Buku apa referensinya?). Prediksi
>saya, 4.617.373.522 BC., lebih mendekati umur ini dibanding data yang
>kupakai tuk prediksi. Umumnya (beberapa data) sebut umur Bumi adalah 4.5 Ga.
>
>
>2.Senang dengan info yg sebut pembagian waktu: 16.5 - 4.7 Ga Gowanian. (Buku
>apa referensinya?).
>Ini tunjukkan Big-Bang 16.5 Ga. Ini adalah lebih spesifik, dan lebih
>mendekati apa yang saya prediksikan dari data-data sebelumnya yg sebut:
>a. 10-20 Ga (Stephen Hawking, 1988)
>b. 15-20 Ga (NASA,2002).
>
>Data-data saya mengarahkan prediksi Big-bang adalah 18.617.373.522 BC.
>Angka umur itu sesuai dengan jarak terluar Jagadraya yang bisa dideteksi
>manusia kini. Jaraknya adalah 17.1 Giga tahun cahaya, dan kecepatannya 0.91
>kali kecepatan cahaya(data Geography, 1983). 
>
>Siklus Salam bisa dapatkan hanya 10 % standar deviasi dengan data-data
>terakhir, dan hanya 1% standar deviasi untuk pereode 100 th terakhir.
>
>Salam,
>Maryanto.
>


---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi

Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif 
Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke