Pak Koesoema, Iya kami ingat itu sudah dibahas, cuma kami lupa tahun berapa ilangnya nama Primer dan Scunder itu. Tapi karena ada kamus berjalan, Pak Awang, ya lebih suka saya tanya saja. Kemungkinan juga dapet tambahan info, second opinion. Ma'af Lahir Bathin kami Pak Koes. Juga kepada semua netter.
Netter, Kami melihat perkembangan perbaikan system/hasil penentuan umur, dengan standar deviasi lebih baik. Sebelum ini standar deviasi amat tinggi, bisa 300 Ma pada 3 Ga di Chart 1988. Atau sekitar 30 Ma di 500 Ma. Ternyata sekarang pengukurannya (Chart 2002, 2003), telah standar deviasi kurang dari 3 Ma. Itu mungkin standar deviasi pengukuran dari alat ukurnya sendiri. Begitu ? Saya masih belum tahu bagaimana menentukan apakah itu memang batas terbawah suatu pereode, atau bukan dari batuan yang diukur. Secara lateral batas SB bisa berbeda. Pengeboran atau singkapan tentu tak bisa semua tepat batas itu, SB atau Flooding Surface. Jadi kami memikir bahwa masih akan ada kesalahan lokasi penentuan batuan batas, yang menyumbang menjadi errornya akan lebih besar dari yang disebutkan. Atau ada pendapat lain ? Sebenarnya saya lebih setuju batas sequence adalah flooding surface. Sayangnya data-data yang ada lebih banyak menggunakan data SB. Kami ikuti saja batas ini, seperti juga orde 1, 2, 3, ini dengan hipotesa kami. Wassalam, Maryanto. -----Original Message----- From: Koesoema [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Saturday, December 13, 2003 7:58 Pagi To: [EMAIL PROTECTED] Subject: Re: [iagi-net-l] New Chart - Revision of Sequences Boundaries and Maximum Flooding Surfaces: Jurassic to Recent Kita kan sudah pernah membahas perkembangan Geologic Time Scale, dan mengenai istilah Primer dan Sekunder di kuliah S-2 Sudah lupa barangkali ya? RPK ----- Original Message ----- From: "Maryanto" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Thursday, December 11, 2003 12:33 AM Subject: RE: [iagi-net-l] New Chart - Revision of Sequences Boundaries and Maximum Flooding Surfaces: Jurassic to Recent > > Netters, > Ada kekeliruan alamat kusebut tadi pagi. Harusnya tuk chart 2003, kusebut di > : http://www.stratigraphy.org/cheu.pdf (update Nov.2003). > bukan yang ternyata tunjukin Chart 2002 kusebut tadi pagi di : > http://micropress.org/stratigraphy/chus.pdf. (last Update October 2003). > > Bagus sekali info Pak Awang tentang sejarah penentuan umur, dimana umur > berevolusi menurut waktu, dan kemampuan technologi. Chart 2002 telah hilang > nama Tersier (masih ada Kwarter). Chart 2003 tak ada keduanya. Kapan > hilangnya nama umur Primer, Scunder? > > Beberapa point info Pak Awang: > 1. Senang dengan info 4.65 Ga umur Bumi. (Buku apa referensinya?). Prediksi > saya, 4.617.373.522 BC., lebih mendekati umur ini dibanding data yang > kupakai tuk prediksi. Umumnya (beberapa data) sebut umur Bumi adalah 4.5 Ga. > > > 2.Senang dengan info yg sebut pembagian waktu: 16.5 - 4.7 Ga Gowanian. (Buku > apa referensinya?). > Ini tunjukkan Big-Bang 16.5 Ga. Ini adalah lebih spesifik, dan lebih > mendekati apa yang saya prediksikan dari data-data sebelumnya yg sebut: > a. 10-20 Ga (Stephen Hawking, 1988) > b. 15-20 Ga (NASA,2002). > > Data-data saya mengarahkan prediksi Big-bang adalah 18.617.373.522 BC. > Angka umur itu sesuai dengan jarak terluar Jagadraya yang bisa dideteksi > manusia kini. Jaraknya adalah 17.1 Giga tahun cahaya, dan kecepatannya 0.91 > kali kecepatan cahaya(data Geography, 1983). > > Siklus Salam bisa dapatkan hanya 10 % standar deviasi dengan data-data > terakhir, dan hanya 1% standar deviasi untuk pereode 100 th terakhir. > > Salam, > Maryanto. > > -----Original Message----- > From: Awang Satyana [mailto:[EMAIL PROTECTED] > Sent: Thursday, December 11, 2003 11:45 Pagi > To: [EMAIL PROTECTED] > Subject: RE: [iagi-net-l] New Chart - Revision of Sequences Boundaries > and Maximum Flooding Surfaces: Jurassic to Recent > > > Apapun pembagiannya, suatu skala waktu geologi atau SB-MFS adalah tabel > besar yang patut kita hormati dan kagumi sebab untuk membuatnya didasari > riset tahunan melibatkan banyak ahli dari berbagai disiplin ilmu. Kita > mungkin tidak terlibat dalam proses pembuatannya, tetapi mari kita gunakan > yang sudah diberikan. > > Sampai abad ke-19 banyak orang percaya bahwa umur Bumi 6000 tahun saja dan > Bumi diciptakan di suatu hari Kamis bulan Oktober tahun 4004 BC jam 10 pagi. > Tahun-tahun berjalan, geologi mulai banyak melakukan penelitian. Darwin di > bukunya "The Origin of Species" (1859) ada bagian yang mengemukakan tingkat > denudasi Weald anticline di Inggris tenggara. Berdasarkan penelitiannya, dia > sebutkan bahwa paling tidak sejak Cretaceous, umur Bumi telah berjalan 300 > juta tahun. Sekarang kita tahu bahwa perhitungan Darwin salah, harusnya 145 > juta tahun. 300 juta tahun adalah sejak Permian. > > Debat sengit umur Bumi pernah terjadi di paruh kedua abad ke-19 ketika ahli > fisika terkenal saat itu, Lord Kelvin, menyimpulkan bahwa umur Bumi adalah > 20-40 juta tahun saja berdasarkan tingkat pendinginan sejak Bumi lahir > sampai temperaturnya sekarang. Para geologist tidak percaya akan hitungan > Kelvin. > > Akhirnya, metode peluruhan radioaktif-lah yang membuka umur Bumi yang > sebenarnya. Itu pun terjadi beberapa kali revisi, dari 2.10 Ga (miliar tahun > yl.) sebelum PD I, 3.50 Ga pada tahun 1930an sampai ke yang kita percaya > sekarang yaitu 4.65 Ga yang dihitung oleh Clair Patterson dari University of > Chicago tahun 1956. Umur Bumi belum berubah lagi sejak itu, umur Alam > Semesta sendirilah yang masih berubah2 antara 10-20 Ga. > > Nambahin 'dikit ke Skala Waktu Geologi 2003 yang URL-nya diberikan Pak > Maryanto. Apa yang terjadi antara 16.5 sampai 3.6 Ga ? Memang ini ga masuk > ke geologic time scale sebab umur Bumi katakanlah 4.6 Giga years. Tapi kalau > untuk Universal Time Scale : maka > > 0 - 5.390 x 10 pangkat negatif 44 adalah "Planckian time", saat space, time, > energy dan superforce muncul (dari Max Planck, ahlinya partikel subatomik) > > 16.5 Ga - 4.7 Ga adalah "Gamowian time" stabilisasi inti2 atom yang > mengambil waktu jauh di bawah detik, neukleogenesis solar system, evolusi > bintang, kuasar, galaksi (dari George Gamow, ahlinya kosmologi) > > 4.7 - 4.0 Ga Hadean time (inilah mulai skala waktu geologi) > 4.0 - 2.5 Ga Archean time. dst. seperti di skala waktu geologi yang sudah > kita kenal. > > Salam, > Awang - BP Migas > > Maryanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Kutahu terbaru, Chart 2003, di International Comision on Stratigraphy > > http://micropress.org/stratigraphy/chus.pdf. > > Tak terlihat lagi ada nama Tersier dan Kwarter. > > Seperti apa yang saya prediksikan bahwa keduanya akan hilang karena tak > sebagai orde 2 atau orde 3. Orde 2nya Kambrium, Ordovisian, dst, hingga > Kretaseus, dan Cenozoic, dan orde 3nya adalah 7 Ma'an. Tersier berumur range > 65 - 1.6 Ma, sedang Kwarter 1.6 Ma hingga kini. > > Paleogene dan Neogene, keduanya mendekati dari separoan pereode 70 Ma. > Cenozoic. > > Nama Sequence meurut ordernya berturut-turut saya prediksi menjadi : M0-M9, > M00-M99, M000-M999, dst. > > Salam, > Maryanto. > > -----Original Message----- > From: Rovicky Dwi Putrohari [mailto:[EMAIL PROTECTED] > Sent: Thursday, December 11, 2003 8:38 Pagi > To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED] > Subject: [iagi-net-l] New Chart - Revision of Sequences Boundaries and > Maximum Flooding Surfaces: Jurassic to Recent > > > Aku barusan donlod (pdf ~200Kb) Chrono-chart terbitan 1999 (?terbaru) di : > http://www.micro-strat.com/14072PAPER.PDF > Revision of Sequences Boundaries and Maximum Flooding Surfaces: Jurassic to > Recent, by : Wornardt, Walter W. Jr., MICRO-STRAT INC. (1999), Offshore > Technology Conference > > cukup detil seperti punya Haq terutama datingnya. Menarik buat > stratigrapher, terutama yg tertarik third-forth order depositional sequence > (SB-FS). > > kalo ga punya akses ke web minta lewat japri aja ya ... atau ada yg punya > lebih baru lagi? > > RDP > --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------

