Survey yng saya posting pagi tadi banyak membuka pikiran ttg apa yang dicari perusahaan. Dari survey ini terbaca bahwa yang pertama atau terpenting bagi employer ketika mencari pegawai baru adalah --> Initiative
Definisi "initiative" ini cukup banyak dan sangat beragam sekali, dapat ditemukan di beberapa 'dictionaries', namun satu yang aku suka dan sepertinya pas buat geoscientist adalah : -->"the first of a series of actions" ..... Ya betul ACTIONS !!! Seperti kata Nike --> Just Do it !! Kalau aku sih bilangnya --> "lets get rocked". Bahkan yg dulu sering digemborkan disini sebagai "Think out of the box" menduduki rangking 8 secara rerata dan berada beberapa step dibawah "ethics" !! Tapi Canadian company memberikan nilai tertinggi utk creative ini. Dan jangan kaget "softskill" 30 kebawah (dari 36) salah satunya adalah ---> risk taker !! Jadi bagi para "pemberani", berhati-hatilah mengambil risiko ini. Saat ini bukan hal yg tepat utk berjudi ... :( Why ? Perusahaan migas di dunia ini mungkin dahulu sudah membayar terlalu mahal terhadap perilaku geoscientist yg "pemberani" ini. Nah kalau anda ingat diskusi ttg adanya sebuah perusahaan yg sangat memerlukan data 3D seismic yg ongkosnya lebih murah (relatip sih :) sebelum melakukan exploration drilling, itu merupakan salah satu usaha utk mengurangi risiko ini. Jadi berpikirlah dan berusahalah untuk memperkecil risiko, apapun projectnya, sekecil apapun budget-nya. Sepertinya si 'Mister Bombastic' sudah mesti dilewatkan. Perusahaan saat ini tidak membutuhkan spekulan, tapi mereka membutuhkan "thinker" (Critical Thinking/Ability to Think - Rank 2). Inisiatif ini berbeda dengan kreatif. Aku rasa buanyak orang Indonesia ini yang kreatif, mempunyai ide yg cemerlang, dapat menunjukkan jalan keluar (problem solving) seandainya perusahaan mengalami kondisi yg sulit, emergency, atau bahkan hanya ide kecil memperluas jaringan dll. Hanya sayangnya ide-ide ini seringkali berhenti sampai di otak saja. Bahkan memunculkan ide ke dalam pembicaraan saja sudah sulit apalagi menerjemahkan dalam bentuk tulisan (paper, artikel, atau bahkan hanya imil sekalipun ! :). Sudah sering saya 'ngobrol' dengan beberapa geoscientist ini yg mempunyai ide yg sebenernya bisa dijadikan langkah awal menyeleseikan tugasnya, atau mensuskeskan projectnya. Namun sayangnya hanya terbatas pada obrolan, seolah ada keengganan untuk menindak lanjuti pikirannya sendiri .... bahkan mengungkapkan idenya saja tidak mudah kan ? Kalau menuangkan ide kedalam tulisan (writing communication) itu emang tidak mudah dan rangkinnya pun juga dibawah komunikasi oral (masuk ke ranking ke 24 dari 36), tetapi kalau "oral communication" (mungkin termasuk presentation skill) masuk ke sepuluh besar di ranking 8. Lantas, bagaimana dengan bahasa Inggrisnya? ... Jangan takut mereka tidak menuntut anda berbicara bahasa Ingris dengan fasih. Mereka cukup ngerti dengan memasukkan "non-native" di urutan terbawah !!... Aah see ... persepsi kita ada yang keliru ternyata !! Dulu kita anggap "bahasa" Inggris itu penting. Ternyata "ngomong" Inggris itu yang penting ... So ... kenapa takut bicara walau punya bhasa inggris yg masih serawutan !! Soal technical (terutama utk fresh graduate) tentunya bisa dibahas tersendiri .... ada wadah institusi pendidikan yg lebih berkompeten dalam hal ini dan karena aku bukan dosen, tentunya para dosen di institusi pendidikanlah yg bertanggung jawab soal ilmu (technical) . Untuk membangun suasana yang meningkatkan softsilll maka sebagai bagian dari komunitas geoscience aku rasa semua anggota HAGI dan IAGI dapat ikut berperan aktif dalam hal meningkatkan non technical (soft skill ini) . Terutama untuk kalangan yang "experienced", tentunya sudah dapat merasakan sendiri bagaimana warna kehidupan di kantor, bagaimana polah tingkah geoscietist di lingkungan kerja. Nah .... Utk memberikan bekal 10 besar diatas kepada para generasi penerus geoscientis ini banyak caranya. Aku yakin ide kreatip sudah ada di benak anda semua. Nah, mungkin salah satu yg bagus adalah meningkatkan initiative ini dalam betuk latihan misalnya mewajobkan adanya "student session" dalam setiap pertemuan ilmiah. Student session ini boleh saja (sebaiknya) "dilombakan" seperti yg dilakukan diajeng Vita beberapa tahun lalu di IPA (gimana Vit masih berlanjut, kan ?). Tapi itu semua musti dilihat secara lebih teliti lagi (lebih 'wise'). Mungkin saja ini survey buat orang lain. Atau kita akan bertanya-tanya ... Siapa sih yg akan menilai kita nanti, dimana survey ini dilakukan, perusahaan mana saja ini. Apa iya cocok dengan China based company, apa ya sesuai dengan Indonesian based company ... dsb. Ya, ini surveynya AAPG, dilakuakn di Amrik sono, dengan sample-samplenya perusahaan Amerika dan British, plus Canada. Secara demokratis saya tidak menyatakan bahwa ini yang "harus" diikuti, "judgement" ini saya serahkan ke anda sendiri. ... make your own judgement ! Atau IAGI mau membuat survey sendiri ? Paling engga salary survey yg selalu ngundang kontroversi ? ... aku ngga tau bagaimana caranya meningkatkan peran atau sikap perilaku "initiative" ini, ... aku bukan trainer, ... aku juga bukan ahli psikologi, ... tapi aku lebih cenderung "intiative" itu bukan bakat atau 'gifted' tetapi DAPAT DILATIH ! LETS GET ROCKED !! (Deff Lepard) ROCKvicky .. upst !! --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------

