Pak Ismail, dan kawan-kawan yang lain,.... anda semua bisa cek info tentang sertifikasi ini di www.iagi.or.id.
Specialisasi yang anda sebutkan sangat diperlukan untuk "focusing" keahlian tersebut ada di masing-masing kriteria sertifikat. Jadi, ada Ahli Geologi Migas dengan Specialisasi Geokimia, ada Ahli Geologi Teknik dengan Specialisasi Pemetaan, dsbnya. Silakan ...... ditengok. adb ----- Original Message ----- From: "ismail" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Sunday, August 15, 2004 9:22 PM Subject: Re: [iagi-net-l] Partisipasi IAGI pada Rapat Penyamaan Persepsi tentang Sertifikasi Profesi di ESDM > Sertifikasi profesi geologi ini berdasarkan apa ya , apakah berdasarkan > komoditi yang ditanganinya ( Ahli geologi Migas , Ahli geologi Batubara, > Ahli geologi Panasbumi , Ahli geologi mineral logam ,dll ) atau berdasarkan > pendalaman ilmunya ( Ahli Geologi Teknik, Ahli Geologi Kimia/Geokimia, Ahli > Geologi Struktur, Ahki stratigrafi .. dll ). atau yang lain. > Kalau berdasarkan komoditinya apakah tdk terlalu luas cakupannya.Ibaratnya > seperti dokter semakin ahli semakin terfokus. > Mungkin kalau disiplin lain ( Perminyakan,mechnical,dll) didasarkan atas > kegiatan yang dilakukannya seperti drilling enginer, production eng, juru > ledak, juru las, dll. > > ISM > > ----- Original Message ----- > From: "ANDANG BACHTIAR" <[EMAIL PROTECTED]> > To: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]> > Sent: Saturday, August 14, 2004 6:10 PM > Subject: [iagi-net-l] Partisipasi IAGI pada Rapat Penyamaan Persepsi tentang > Sertifikasi Profesi di ESDM > > > IAGI diwakili oleh KETUM dan Pak Sofyadi (Sekretaris Dewan Sertifikasi IAGI) > berpartisipasi dalam Rapat tersebut diatas pada: Jumat, 30 April 2004, Jam > 09.00 - 12.00 di Auditorium lt. X Gd. Setjen DESDM, Jl. Merdeka Selatan > No.18. > > Rapat tersebut adalah dalam rangka menyamakan persepsi tentang standar > kompetensi dan sertifikasi kompetensi tenaga teknik di bidang energi dan > sumber daya mineral. Kesamaan persepsi tsb diperlukan untuk menentukan > kegiatan apa yang dapat diselenggarakan (dibiayai) oleh pemerintah cq. Dep. > ESDM dan oleh ikatan profesi. Tuan rumah dalam rapat ini adalah Sekjen DESDM > Bpk. Luluk Sumiarso. > > > Dari asosiasi profesi hadir: IAGI, IATMI, PERHAPI, dan IATKI (Ikatan Ahli > Teknik Kelistrikan Indonesia). > > Dalam rapat tersebut IATKI mengungkapkan dalam presentasi yang membanggakan > bahwa sejak terbentuk tahun 2002(?), anggota mereka sudah mencapai 3000 > orang ++ (?) yang sekaligus juga memperoleh sertifikasi. Asosiasi ini memang > terbentuk karena kebutuhan untuk mendapatkan standard keahlian berupa > sertifikat bagi para profesional Teknik Kelistrikan. Jadi wajar saja, baru > beberapa tahun terbentuk anggotanya sudah ribuan dan otomatis tersertifikat > semua. Kebutuhan akan tenaga profesional kelistrikan yang tersertifikat ini > memang sangat dirasakan penting karena urusan bangun-bongkar-pasang listrik > ini merupakan urusan sehari-hari dan menyangkut kepentingan/kebutuhan nyata > orang banyak. > > Menggaris-bawahi sukses IATKI tersebut, Sekjen ESDM (yang bekas Dirjen > Kelistrikan) menekankan bahwa memang seharusnyalah Asosiasi Profesi yang > melaksanakan program sertifikasi bagi para profesional anggotanya; bukan > pemerintah, bukan pula lembaga-lembaga diklat ataupun perguruan tinggi. > Dengan demikian Sekjen menegaskan bahwa anggaran-anggaran yang diajukan oleh > Ditjen maupun Direktorat-2 dibawah ESDM seharusnya tidak memasukkan anggaran > untuk program sertifikasi di dalamnya. Lembaga-lembaga DIKLAT dibawah ESDM > (PPTMGB Cepu, Diklat Geologi di Bandung, Diklat Batubara,... dsb) maupun > apalagi Lembaga-lembaga penelitian (Lemigas, Pusltibang Geologi, PPGL, > TEKMIRA, ... dsb) tidak dapat lagi membuat program sertifikasi didalam > rencana kerjanya APALAGI meminta dana/anggaran untuk itu. > > Beberapa keberatan diajukan oleh PPTMGB Cepu, Direktorat Batubara, ..... dan > beberapa yang lain tentang belum siapnya Asosiasi Profesi menangani itu > semua. Khususnya untuk MIGAS, pembuatan sertifikat-sertifikat ahli pemboran, > juru-ledak, dsbnya: sampai sekarang belum ada tindakan nyata dari asosiasi > profesi untuk melaksanakannya, baik PII, IATMI, ataupun yang lainnya. > Tentunya Cepu tidak bisa menghentikan begitu saja kegiatannya sementara > kebutuhan standarisasi itu terus ada, karena menyangkut aspek safety dan > keberhasilan bisnis operasi yang notabene juga kepentingan pemerintah > sebagai pemegang hak mineral/konsesi. Wakil dari IATMI menegaskan bahwa > mereka sampai saat ini masih berkutat dengan "persiapan" sertifikasi > tersebut, tetapi hanya mengambil porsi tenaga-tenaga "high-level-skill" > semacam Drilling Engineer, Production Engineer, Reservoir Engineer, dsbnya. > Untuk tenaga-tenaga menengah-kebawah macam Driller, Juru-Ledak tadi,..... > mereka angkat tangan. Nah,.... sementara belum ada Asosiasi Profesi yang > siap mengambil alih itu, maka PPTMGB Migas akan terus jalan dengan > memberikan sertifikasi tersebut. > > Khusus untuk IAGI, Ketum dan Pak Sofyadi mengungkapkan bahwa IAGI sudah > memberikan sertifikasi untuk Ahli Geologi Perminyakan tetapi minat dari > kalangan anggota terbatas pada lingkungan lembaga penelitian dan independen > consultant saja. Sementara untuk anggota yang sudah dan akan bekerja di > KPS-KPS mereka tidak terlalu tertarik untuk mendapatkan sertifikasi tersebut > karena sampai saat ini KPS-KPS masih mengandalkan pada sistim screening dan > monitoring profesional internal mereka pada recruitment dan sekaligus > penilaian performance kerja. Meskipun demikian IAGI optimis, dengan makin > maraknya independent oil company tumbuh di Indonesia (instead of mayor oil > companies), maka sertifikasi itu akan makin dibutuhkan pasar. Demikian juga > dengan makin maraknya dunia konsultan independen di bidang geologi migas, > maka akan makin banyak orang yang mengambil sertifikasi tersebut. > > Selain itu IAGI juga membeberkan bahwa program sertifkisasi untuk AHLI > GEOLOGI BATUBARA dan AHLI GEOLOGI TEKNIK sedang berjalan, dan direncanakan > untuk diluncurkan pemberian sertifikatnya pada PIT-33 mendatang di BANDUNG. > Apakah dengan demikian IAGI tidak membutuhkan dana bantuan dari pemerintah > lagi untuk program sertifikasinya?? Ooo,... kalau memang dimungkinkan, IAGI > masih tetap mengharapkan adanya bantuan pemerintah dalam menge-goal-kan > program tersebut. Untuk itu diberikan jalan keluar, yaitu dengan memasukkan > proposal SOSIALISASI SERTIFIKASI GEOLOGIST BATUBARA ke Direktorat BAtubara > DGSDM, dimana nantinya IAGI dapat "membonceng" anggaran Direktorat tsb > apabila mengadakan sosialisasi tentang hal tsb ke daerah-daerah. > > (Proposal sudah dimasukkan, tapi sampai sekarang belum pernah ada realisasi > pendanaannya). > > Demikianlah cerita partisipasi IAGI dalam rapat penyamaan persepsi tersebut. > Paling tidak dengan mengikuti rapat tersebut IAGI telah ikut berkontribusi > kepada DESDM untuk meyakinkan langkah mereka dalam pembuatan program dan > anggaran,.... yaitu supaya tidak ada lagi program-anggaran aneh-aneh yang > diusulkan oleh jajaran tsb,... apalgi yang menamakannya sebagai > program-anggaran SERTIFIKASI PROFESI. > > Salam > > ADB > > > > > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id > Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) > Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) > --------------------------------------------------------------------- > > --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------

