Kalau saja rakyat ini boleh dianggap salah satu "pemilik" dari Pertamina, tentunya ngga ada intensi politik dari sebagian besar rakyat. Rakyat tentunya ngga membutuhkan politisi. Politisi-lah yg butuh rakyat (paling tidak suaranya dl pemilu :).
Justru karena itulah aku ndak stuju sama Pak Laks Soekardi, kenapa Si Laksamana ini memberikan "posisi kunci" ini ke Pak Widya yg setahuku bukan ahli dl bid perminyakan ini (cmiiw). Sepertinya Pak Laks sendiri yg memposisikan Pertamina dlm lingkungan politis. Mengundang kembali Pak Baihaki ? Walaupun mungkin cara yg benar secara teoritis, namun jelas secara politis tidak menguntungkan penguasa. Dan secara tradisi ndak ada yg "berani" mengundangnya kembali. Berita di bawah ini menunjukkan intensi politis itu ... Kalau mau iklan image ttg pertamina ya mestinya bukan disitu lah yaw .. :p == start quote ==== Laks Tidak Akan Menindak BUMN Sponsor "Indonesia Sukses" Selasa, 07 September 2004 | 17:26 WIB TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (Menneg BUMN) Laksamana Sukardi tidak akan menindak sejumlah BUMN yang menjadi Sponsor kuis "Indonesia Sukses". === end quote === Entah siapa yg dimaksud "kethek" sama Pak Laks ditulisan kang Ariadi ini, sebuah pengandaian atau tunjuk jari ? Impianku ttg kemandirian Pertamina sepertinya mesti aku tinggalkan lagi. Politisasi itu selalu saja ada di perusahaan impian ini. 'Teriakan' Pak Widya mungkin menjadi sayup-sayup lagi ... Aku hanya bisa tercenung lagi .. Lagi .. la gi . . RDP On Tue, 7 Sep 2004 07:26:16 -0700 (PDT), Ariadi Subandrio <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Pergantian Direktur Pertamina, selalu tak terlepas dari situasi. Rasanya Pertamina > juga gak akan banyak berubah sepanjang "pemilik"nya juga tidak berniat sungguh2 > untuk berubah. The owner has to decide, pertamina as business entity or as political > tool. Kalau masih heavy pada yang terakhir, walau mau dikasih Bill Gates, atau pun > kethek (monyet, istilahnya Laksamana Sukardi) ya tetep2 akan seperti saat ini aja. > > > [EMAIL PROTECTED] wrote: > Pertamina sebagai badan usaha mungkin sudah tua...tapi kan banyak anggota > baru yang muda, yang inovatif ,yang masih idealisme...yang mungkin bisa > mengangkat pertamina > jadi badan usaha yang lebih maju.....tinggal kesempatannya saja.... > > jadi inget film untouchable...waktu kevin costner dan sean connery mau > membentuk team pemberantasan mafia di chicago..mereka bukan merekrut orang > yang sudah experience di kepolisian karena ternyata sudah pada jadi anak > buah mafia.....mereka rekrut orang yang bener - bener fresh, pinter > (karena film mafia ya yang pinter kelahi dan pinter nembak...) dan masih > idealis dari sekolah.....dan akhirnya jadi team yang solid.... > > Regards > > Ferdinandus Kartiko Samodro > TOTAL E&P Indonesie Balikpapan > DKS/TUN/G&G > 0542- 533852 --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------

