Pak Awang, Namabah tanya lagi nih .... Paket insentif apa saja yg ditawarkan utk frontier area (frontier exploration) ini ?
Dari kriteria dibawah ini, dimana aspek geologi berpengaruh (ketersediaan data, knowledge dsb): - application of special (unconventional) technology. - remote location, logistical difficulties or - lack of supporting infrastructures. Adakah statistik utk basin2 di Indoensia ini, berapa lama rata-ratanya antara saat dimulai eksplorasi (frontier) hingga basin tsb dinyatakan proven atau mature ?). rdp On Tue, 12 Oct 2004 20:50:12 -0700 (PDT), Awang Satyana <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Vita, > > Istilah "frontier exploration" mengemuka sejak 1988 saat pemerintah (Pertamina saat > itu) ingin mendorong eksplorasi di luar daerah klasik dan konvensional untuk mencari > kemungkinan penambahan cadangan migas dalam jumlah besar. Inilah definisi resmi dari > Pertamina saat itu : "a frontier area is a geographic area within a sedimentary > basin in which exploration can only be accomplished through the application of > special (unconventional) technology. Also, exploration in the frontier area is more > costly than in conventional areas because of remote location, logistical > difficulties or lack of supporting infrastructures". Ada evaluasi/kriteria > tekno-ekonomi tersendiri untuk memutuskan bahwa suatu blok frontier atau bukan. > > Blok2 pertama (awarded Februari 1989) yang menerima kategori frontier area (kategori > ini penting sebab akan berpengaruh kepada insentif bila berproduksi) adalah : > Amoseas Misool, Amoses Soe Timor, Mobil Makassar Strait, BP Sakala-Sailus-Satenger, > Union Texas Tanimbar-Kei-Rebi, Amoseas Kalumpang, dan Arco Kalosi. Insentif ini juga > kemudian berlaku mundur buat blok2 di-award sebelum paket insentif diluncurkan, > yaitu untuk Mobil West dan East Lengguru, Conoco Warim, Conoco Buton, BP Sula, > Amoseas Manui. Bisa dilihat bahwa semua blok itu ada di kawasan Indonesia Timur. > Sebuah blok di Indonesia Barat baru2 ini mengajukan usulan untuk meninjau kembali > kategorinya dan mengusulkannya sebagai frontier exploration mengingat risikonya yang > tinggi walaupun ada di Indonesia Barat. Usulannya tidak bisa disetujui. Sebenarnya > di Indonesia Barat pun tentu saja bisa berkategori frontier exploration, misalnya > blok2 di forearc basin seperti offshore Bengkulu. Harusnya saat negosiasi dengan Dit je > n Migas > calon operator sudah membicarakan kemungkinan ini, bukan di tengah jalan baru > mengusulkan perubahan. Terlalu banyak implikasi negatifnya bila usulan disetujui. > > Bagaimana Pemerintah mendorong frontier exploration ini bisa dilihat dengan betapa > seringnya Pemerintah mengeluarkan paket insentif yang berhubungan dengan frontier > exploration. Dalam waktu hanya 5 tahun Pemerintah pernah mengeluarkan paket insentif > sebanyak 4 x (1988, 1989, 1992, 1994). Bisa dijamin, bahwa Pemerintah sangat > mendorong iklim berinvestasi di daerah frontier. > > Salam, > > awang > > > > > [EMAIL PROTECTED] wrote: > The subject speaks for itself sebenernya: yang dimaksud dengan Frontier > Exploration itu tepatnya apa ya? Definisinya? Saya tahu, tapi kepingin > tahu definisi resminya, terutama dari instansi pemerintah (i.e. BP > Migas/Pertamina). Apa lebih berat ke new play, atau ke new technology? > > Parvita H. Siregar > Geologist-ENI Indonesia > Kuningan Plaza, South Tower 9th Floor > Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C 11-14 > Jakarta 12940 Indonesia > Tel: (62-21) 3000-3200 ext. 2916 > Fax: (62-21) 3000-3230 > mailto:[EMAIL PROTECTED] > > There is no such thing as stupid questions. There are only stupid answers. > > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id > Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) > Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif > Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) > --------------------------------------------------------------------- > > > --------------------------------- > Do you Yahoo!? > vote.yahoo.com - Register online to vote today! > -- my blog : http://putrohari.tripod.com/Putrohari/ --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------

