Sedikit informasi historis tentang Patra Nusa Data (PND) dan National Data
Center (NDC).
Pemikiran bermula dari ketentuan perundangan bahwa data migas adalah milik
negara. Sayangnya, pemerintah tidak memiliki cukup dana untuk mengelolanya
(lebih dari 1,5 M rph pertahun), yang selama ini dibebankan ke Pertamina.
Timbullah ide untuk membentuk pusat pengelolaan data yang modern, yang
dananya diusulkan ditanggung bersama para KPS, tetapi ternyata mereka
keberatan. Akhirnya, Ditjen Migas membentuk PND yang salah satu fungsinya
mendukung pemasaran lahan migas. Repotnya, PND hanya mengurusi data yang
bisa dikomersialkan sementara sebagian besar data lainnya masih menjadi
beban Pertamina. Dengan berubah statusnya menjadi persero yang harus profit
oriented, BUMN imi keberatan menanggung beban tersebut terus menerus.
Menteri ESDM menelorkan ide membentuk NDC dibawah koordinasi Badan Litbang
ESDM (bukan Lemigas) untuk mengelola seluruh data ESDM (bukan migas saja).
NDC sudah beroperasi di gedung BRI II Jln. Sudirman JKT. Konsepnya,
mengelola data secara komersial (siapa yang butuh harus membayar iuran).
Peraturan pemerintah tentang usaha hulu migas (PP Hulu) yang baru
dikeluarkan minggu lalu, mendukung keberadaan NDC. PP Hulu juga mengatur
tentang badan usaha yang melakukan survey umum. Apakah ini ada kaitannya
dengan BGN ? Mungkin hal ini perlu diklarifikasikan ke Dept ESDM, apa visi
dan misi BGN.

Marwadi Anwar

----- Original Message -----
From: "nsyarifuddin" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>; "Rovicky Dwi Putrohari" <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, October 26, 2004 2:34 AM
Subject: Re: [iagi-net-l] Badan Geologi Nasional (BGN)


> Jangan lupa Puslitbang Geoteknologi itu di bawah LIPI yang setahu saya
> kepalanya itu juga langsung lapor ke presiden.....jadi perkara akses sudah
> gak kurang-kurang kok.....
>
> Perkara dasar di kita adalah -maaf- arogansi antar birokrasi yang membuat
> proses sinergi menjadi susah. Contoh kasus yang yang mungkin masih in
adalah
> proses pembentukan pusat data nasional untuk industri perminyakan. Dulu
> sudah dibentuk satu institusi pelaksanya (Patra Nusa Data kalau gak salah
> namanya). Tapi dalam perjalanan, kelihatannya PND susah sekali mengakses
> data-data yang seharusnya sudah ada dalam pengelolaan mereka.
> Kemudian, belum lama berselang (1 tahun yl), saya dengar akan dibentuk
atau
> malah sudah dibentuk institusi baru yang namanya NDC (national Data
Center)
> dibawah koordinasi Lemigas kalau nggak salah. Saat ini saya gak tahu lagi
> bagaimana perkembangan kedua institusi ini. Tapi yang jelas tentunya akan
> ada singgungan atau overlap atau malah bentrokan wewenang antara keduanya.
>
> Jadi kebayang khan, dengan yang ada saja kelihatannya dana operasional
yang
> tersedia sudah pas-pasan. Apalagi kalau dibentuk lembaga baru lagi, ya
> tambah di atas kertas saja semuanya.....
> alias OMDO he  he  he  he
>
> 1. Saran saya : serahkan pekerjaan pada ahlinya....
> - peta geologi dan geofisika : P3G
> - geologi kelautan : Puslitbang Geologi kelautan
> - gunung api : dit volkanologi
> - urusan bencana longsor : dit GTL
> - urusan mineral logam : ada dit SDM
> - urusan batubara : ada puslitbang batubara
> - urusan minyak : sudah ada lemigas, BP Migas, Migas dll, kurang apa lagi
?
>
> 2. Pertanyaan saya : jadi bagian mana yang akan diurusi oleh BGN
> nantinya...?
>
>
> salam,
>
>
>




---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif 
Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke