Rekan-Rekan semua, Wah..,begitu banget ya..topiknya seperti yang ada diberita pagi aja,gimana kalau kita sarankan IAGI sedikit membantu untuk lebih ikut perannya dalam menyikapi silang pendapat ini, misalnya:
1.mencoba melakukan study untuk melihat dari sisinya diBuyat..!dan mempunyai dasar utk memberi saran kepada pihak2 yang berkepentingan. 2.jika memungkinkan coba melakukan sesuatu studi ditempat lain yg kondisinya mirip seperti Buyat..!sehingga mendapatkan sesuatu sehingga mempunyai sesuatu yang dapat dipertanggung jawabkan, tidak sepert sekarang ini. 3.kasus Buyat menjadikan para pakar2 kebumian mungkin merasa terusik,mari kita mulai bangkit dari keterlenaan/ketidak arifan akan nasib anak bangsa selama ini agar bisa diperhitungkan dimasa-mas yg akan datang. mari.......! wassalam. SJ.Jazan. -----Original Message----- From: Andang Bachtiar [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Friday, December 17, 2004 10:13 AM To: [EMAIL PROTECTED] Subject: Re: [iagi-net-l] Newmont Cemari Teluk Buyat, Hasil Final Tim Terpadu Andang yang di Tim Terpadu = Andang yang di IAGI Fer,.... Koreksi untuk Ferdi: mohon dirujuk kembali Press Rilis IAGI tentang Kasus Buyat tertanggal 30 November 2004 yang dihasilkan dari Luncheon Talk PIT-33 (dihadir 150 orang anggota IAGI) dan diskusi malam PP-IAGI di hotel Horizon. Dalam Press Rilis itu kita samasekali tidak menyinggung dan menyebut-nyebut tentang Newmont, apalagi mengatakan bahwa Newmont tidak benar atau sudah benar dalam melakukan prosedur pengolahan limbah. Yang kita soroti, sesuai dengan kompetensi kita, adalah tentang AIR TANAH Desa Buyat dan SEDIMEN Teluk Buyat. Selain itu secara umum kita juga menyatakan bahwa: "Penambangan berwawasan lingkungan menjadi suatu keharusan di dalam industri ekstraktif dan merupakan bagian integral bersamaan dengan nilai ekonomi, keselamatan dan kemasyarakatan". Kalau mau memakai bahasa langsung-langsung, esensi dari Press Rilis tsb adalah: 1. Air Tanah dangkal dari akuifer alluvial di Desa Buyat tercemar Arsen, tapi kita masih belum tahu proses apa yang menyebabkan pencemaran tersebut. Dalam waktu dekat IAGI akan memberangkatkan Tim Hidrogeologi ke Buyat untuk menuntaskan mencari tahu sebab kenaikan kadar Arsen diatas ambang bakumutu tersebut. 2. Sedimen di Teluk Buyat tidak tercemar Arsen, kecuali kalau "tailing" yang dibuang di kedalaman 82 meter tersebut "dianggap" sebagai sedimen DAN kriteria hasil penelitian ASIAN MARINE WATER QUALITY tentang batasan tercemar-tidaknya sedimen laut dianggap berlaku. Untuk urusan termoklin, ikan, bentos, plankton, dan temuan pelanggaran administrasi/regulasi, IAGI tidak memberikan komentar apapun, karena hal itu semua diluar kompetensi kita. Perbedaan utama antara Press Rilis IAGI (dimana Andang BAchtiar Ketua IAGI yang menandatanganinya) dengan Hasil Tim Teknis (dimana Andang Bachtiar Konsultan Geologi ikut di dalamnya) adalah tentang penyebutan tercemarnya sedimen Teluk Buyat oleh Arsen. Dalam hal ini telah terjadi "dissenting opinion" dimana kemudian lewat IAGI, Andang Bachtiar mengklarifikasikan hal tersebut dalam press rilis yang dikeluarkan "sebelum" Tim Teknis melakukan rilisnya. Disenting opinion lainnya sebenarnya masih ada, tetapi karena diluar kompetensi IAGI (yang harusnya fokus di GEOLOGI) maka berdasarkan kesepakatan LT PIT -33 tentang Buyat dan juga Rapat Pembuatan Press Rilis PP-IAGI 30 November yang lalu, hal-hal tersebut tidak disinggung dalam Press Rilis. Sebagai contoh: - Saya tidak setuju dengan penyebutan adanya "kebohongan publik" yang dilakukan oleh Newmont karena mengatakan didalam AMDAL bahwa di kedalaman 82 meter tempat tailing itu dibuang ada termoklin, sementara kenyataannya menurut para ahli oceonografi termoklin itu ada di kedalaman lebih besar: >100 meter. Selain karena itu adalah masalah "kebenaran ilmiah" yang relatif yang bisa di"challenge" (jadi bukan kebohongan publik), juga seharusnya para pemberi ijin AMDAL-nya lebih "smart" dalam mensiasati "kebenaran ilmiah" tersebut, bukan hanya manggut-manggut dan mengatakan YA saja, tapi akhirnya ribut belakangan. Tetapi itulah yang terjadi dalam Tim,... ketika saya angkat masalah tersebut, ada kawan-kawan di ESDM maupun KLH yang merasa "risih" dan "gerah" sehingga usulan saya tsb digugurkan oleh pleno. Jadilah,.. tetap para ahli hukum Tim Teknis menyebutkan "kebohongan publik" itu dalam kalimat temuannya..... - Dan.... beberapa masalah penaatan regulasi yaitu tentang monitoring berkala RKL-RPL, dimana seharusnya pihak yang memonitor juga dipertanyakan: kenapa selama ini adanya kenaikan Arsen yang sudah dilaporkan bertahun-tahun dari RKL-RPL 3 bulanan koq tidak difollow-up???? Hal ini juga gagal untuk saya angkat ke permukaan. - Masih ada beberapa lagi, seperti yang saya sebutkan diatas,... tapi tidak kita keluarkan dalam Press Rilis karena diluar kompetensi IAGI untuk membicarakannya (untuk inipun kita bersilang pendapat di IAGI: apa yang dimaksudkan sebagai kompetensi Ahli Geologi dalam kasus Lingkungan pertambangan seperti ini???). Mudah-mudahan menjadi jelas. ADB ----- Original Message ----- From: <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Cc: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Friday, December 17, 2004 8:30 AM Subject: RE: [iagi-net-l] Newmont Cemari Teluk Buyat, Hasil Final Tim Terpadu > Tolong di koreksi kalau salah > > kayaknya IAGI kemarin menyatakan bahwa Newmont sudah melakukan procedure > yang benar dalam pengolahan limbah...dan tidak ada pencemaran...sampai > dimaki - maki sama orang LSM.. > sekarang hasil tim terpadu Newmont cemari Teluk Buyat.... > Kalau lihat daftar ahlinya....ada Mas Andang di iagi dan tim terpadu.... > gimana ya kok bisa beda....? Mas Andang yang di tim terpadu sama enggak ya > dengan yang di IAGI...? > > Regards > > Ferdinandus Kartiko Samodro > TOTAL E&P Indonesie Balikpapan > DKS/TUN/G&G > 0542- 533852 > > > > > > > "Parlaungan (RTI)" <[EMAIL PROTECTED]> > 17/12/2004 08:52 AM > Please respond to iagi-net > > > To: <[EMAIL PROTECTED]> > cc: > Subject: RE: [iagi-net-l] Newmont Cemari Teluk Buyat, Hasil Final Tim Terpadu > > > Memang tim yang hebat, lihat saja daftar orang, instansi berikut > keahliannya berikut ini > > SUSUNAN ANGGOTA TIM TEKNIS Sesuai KepMen LH No. 191 Tahun 2004 > 1 Dra. Masnellyarti Hilman,M. Sc KLH Ketua > 2 Drs. Imam Hendargo, MA KLH Sekretaris/Anggota/Ahli lingkungan > 3 Sudarsono, SH KLH Anggota/Ahli Hukum lingkungan > 4 Ir. Sabar ginting, MBA KLH Anggota/Ahli lingkungan > 5 Drs. Heru Waluyo, M.Com KLH Anggota/Ahli lingkungan > 6 Ir. Soemarno Witoro Soelarno, M.S DESDM Anggota/Ahli Tambang > 7 Ir. Purwanto Sudadi, M. Sc DESDM Anggota/Ahli Hidrologi > 8 DR.Dr Haryadi Wibisono , MPH DEPKES Anggota/Ahli Epidemilogi > 9 Drs. Supriyanto.M . Si DEPKES Anggota/Ahli Kesehatan Lingkungan > 10 Ir. Inswiarsih, M. Kes DEPKES Anggota/Ahli Kimia/Penelitian > 11 Retno DwiSulistyowati, M.Sc KESRA Anggota/Ahli Hukum > 12 Drs. Munarwardin, MM PUSLABFOR-POLRI Anggota/Ahli lingkungan > 13 Sulistiandriatmoko BARESKRIM-POLRI Anggota/Ahli Krimologi > 14 Dr. rahmansyah BRD-DKP Anggota/Ahli Kelautan > 15 Ir. Tony Wagey BRD-DKP Anggota/Ahli Kelautan > 16 Ir. Ali Alkatitri BPPT Anggota/Ahli Bathimetri > 17 Ir. Moh. Ikhsan,M.Sc BPPT Anggota/Ahli Oceanolografi > 18 Dr. Ridwan Djamaluddin BPPT Anggota/UPT Baruna Jaya > 19 Ir. Widiatmini Sih Winanti , MT BPPT Anggota/Ahli Lingkungan > 20 Ir. James Paulus , M. Si PEMDA SULUT Ahli Perikanan > 21 Dr. Ineke PEMDA SULUT Ahli lingkungan > 22 DR. Dr. Rachmadi Purwana , SKM FKM-UI Anggota/Ahli Kesehatan > Lingkungan > 23 Dr. Budi Haryanto, PhD FKM-UI Anggota/Ahli Kesehatan Lingkungan > 24 Prof. Dr. RTM Sutamiharja IPB Anggota/Chemical/Ahli Toksikologi > 25 Drs. Hilmi Salim , M. Sc UNPAD Anggota/Ahli Toksikologi > 26 Dr. daniel Limbong UNSRAT Anggota/Ahli lingkungan /Perikanan > 27 Dr. Desi Mantiri UNSRAT Anggota/Ahli lingkungan /Perikanan > 28 Radja Siregar WALHI Anggota/Ahli lingkungan > 29 Longgena Ginting WALHI Anggota/Ahli lingkungan > 30 Siti Maemunah JATAM Anggota/Ahli Hukum > 31 Adi Widijanto, SB JATAM Anggota/Ahli Biologi > 32 Dr. Hasyim PSDA WATCH Anggota/Ahli Biiokimia Lingkungan > 33 Prof. Dr. Ir. Ari Sudarsono PERHAPI Anggota/Ahli Tambang > 34 Indro Soegianto .SH ICEL Anggota/Ahli lingkungan > 35 Ali Sahami , Ph.D Anggota/Ahli lingkungan > 36 Ir. Andang Bachtiar, M. Sc Anggota/Ahli Geologi > 37 Djungga Mangasi Anggota/Ahli. > > Laung > -----Original Message----- > From: Rovicky Dwi Putrohari [mailto:[EMAIL PROTECTED] > Sent: Friday, December 17, 2004 6:37 AM > To: [EMAIL PROTECTED] > Subject: [iagi-net-l] Newmont Cemari Teluk Buyat, Hasil Final Tim > Terpadu > > Kalau melihat anggota Tim Terpadu ini sepertinya cukup hebat > komposisinya. > > RDP > =========================== > http://www.mediaindo.co.id/cetak/berita.asp?id=2004121601150010 > Kamis, 16 Desember 2004 > > Newmont Cemari Teluk Buyat, Hasil Final Tim Terpadu > > JAKARTA (Media): Hasil final penelitian Tim Terpadu menyimpulkan > Teluk Buyat, Ratatotok, Minahasa Selatan, tercemar logam berat, > terutama arsenik yang berasal dari pembuangan tailing PT Newmont > Minahasa Raya (NMR). > > Hal itu dikatakan Ketua Tim Terpadu Penanganan Pencemaran Teluk Buyat > Masnellyarti Hilman kepada wartawan, kemarin di Jakarta. Indikasi > pencemaran logam arsenik di perairan Teluk Buyat, kata Masnelly, > terlihat dari tingginya arsenik di sedimen perairan Teluk Buyat. > > ''Hasil penelitian menunjukkan lokasi pembuangan tailing PT NMR tidak > berada di bawah termoklin sebagaimana yang disyaratkan di dalam amdal > (analisis mengenai dampak lingkungan),'' jelasnya. > > Menurut Masnelly, PT NMR menempatkan pipa pembuangan tailing berada > di kedalaman 82 meter. Semula pihak PT NMR mengatakan pada kedalaman > itu, termoklin berfungsi melindungi tailing agar tidak menyebar ke > permukaan dan mengganggu daerah euphotik (kehidupan biota laut). > > Tetapi berdasarkan penelitian, lanjutnya, Tim Terpadu tidak menemukan > lapisan termoklin di kedalaman kurang dari 82 meter di lokasi pipa > tailing sebagaimana diklaim PT NMR dalam amdalnya. > > Selain itu, Tim Terpadu juga menyimpulkan, berdasarkan perhitungan > ADI (acceptable daily intake) dengan kadar arsenik inorganik rata- > rata, maka ADI ikan mengandung arsenik yang dikonsumsi anak-anak > telah melampaui ambang batas setelah periode delapan tahun. Jadi, > pada tahun kedelapan setelah mengonsumsi ikan, anak-anak akan > mengalami gangguan kesehatan. Sedangkan pada orang dewasa risiko > terganggu kesehatan setelah lima tahun. > > Sementara itu, Asisten Deputi Penegakan Hukum Lingkungan Kementerian > Lingkungan Hidup (KLH) Sudarsono menyatakan PT NMR telah melanggar > ketentuan RKL/RPL (Rencana Kelola Lingkungan/Rencana Pemantauan > Lingkungan). > > ''Berdasarkan fakta dapat disimpulkan PT NMR telah memberikan > informasi tidak benar mengenai termoklin. Penentuan letak termoklin > didasarkan pada asumsi-asumsi modeling yang tidak valid sebagaimana > disebutkan pada dokumen amdal,'' katanya. > > Akibat pelanggaran itu, lanjut Sudarsono, PT NMR bisa dikenai tindak > pidana sebagaimana diatur pada Pasal 42 ayat 1 dan 2, Pasal 43 ayat 2 > dan 3 Undang-undang No 23 Tahun 1997. > > Untuk itu, katanya, KLH akan terus memantau jalannya proses > persidangan yang digelar di Sulawesi Utara nanti. > > Tim Terpadu terdiri dari KLH, Departemen Energi dan Sumber Daya > Mineral, BPPT, Departemen Kelautan dan Perikanan, Depkes, Polri, > Menko Kesra, Bapedalda Sulut, UI, ITB, Unpad, dan Unsrat termasuk > Walhi, Jatam, dan ICEl. (Drd/*/V-1) > > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] > To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan > Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id > Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) > Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau > [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) > --------------------------------------------------------------------- > > > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] > To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan > Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id > Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) > Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau > [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) > --------------------------------------------------------------------- > > > > > > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] > To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id > Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) > Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) > --------------------------------------------------------------------- > > --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) --------------------------------------------------------------------- ----- This message has been certified virus free by Medcoenergi Antivirus --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------

