Si Abah yang sudah kenyang pengalaman dengan buku mungkin tahu jawabannya nih. Sebuah buku geologi yang bermutu bagus atau tidak itu seperti apa yah? Maksudnya agar buku itu dikatakan bermutu, kriteria apa yang harus dipenuhi? Sapa tahu suatu saat nanti, kalau ada orang-orang muda yang ingin mencoba menulis buku, kan mereka bisa mengingat-ingat kriteria-kriteria itu agar nanti bukunya laris. Supaya nanti yang mencetak/menerbitkan tidak merugi. Apalagi, akhir-akhir ini geologist lebih suka mencari makalah dari jurnal ilmiah yang konon isinya lebih 'hangat' dan aktual dibandingkan dengan buku-buku teks geologi. Jadi bukunya itu harus bersaing dengan jurnal tuh.

Salam
Min

[EMAIL PROTECTED] wrote:
  Wah selamat untuk Pak Agung Mulya !!!!
  Dulu atas prakarsa IAGI ddengan dimotori oleh Herman darman cs.
  Baru terbit satu jilid , nah Pak Awang dan BP Migas mau dong menjadi
  motor sekali gus sponsosr ( tuh mani bersajak akhirnya sama sama OR).
  Dipasarkan di AAPG Bali thn  2000 ( tapi kok kurang laku ya , ndak
bermutu atau kurang bermutu kitu ???).


--------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke