Wah aku mendukung banget kalau ada kegiatan "Indonesian Future Energy
Conferences".
Paling tidak sudah ada asosiasi terkait :
- IAGI
- HAGI
- INAGA (apa beda dengan Aosiasi Panas Bumi ?)
- IATMI
- Indonesian Coal Society
- KMI
- Listrik ?
-
rdp
On Tue, 14 Dec 2004 09:10:45 +0700 (WIT), [EMAIL PROTECTED]
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
>
> Dari pengamatan yang kita lakukan samapai saat ini saya kira kita
> sependapat bahwa negara kita belum mempunyai suatu kebijakan
> energi yang cukup manatap sebagai landasan kehidupan berbangsa untuk 10
> atau 20 yhn kedepan.
> Sampai saat ini yang dianggap merupakan energi utama dalam kehidupan
> berbangsa adalah minyak , sedangkan energi lainnya masih disebutakan
> "energi alternatif". Walaupun saat ini sudah ada kecenderungan untuk
> meningkatkan pemanfaatan energi gas.
> Akan tetapi kelihatannya ini lebih disebabkan oleh adanya penemuan gas
> yang cukup besar dan sulitnya menemukan pasar untuk LNG sebagai akibat
> melimpahnya LNG di pasar dunia , sehingga LNG Indonesia tidak lagi
> memiliki "captivee market" sebagai mana sepuluh tahun yang lalu.
> Drai berbagai ktifitas asosiasi profesi maupun para praktisi
> industri,sudah banyak pemikiran untuk mengoptimalkan energi yang
> dihasilkan .
> Hal ini terlihat dengan adanya tuntutan dari para profesional dari bidang
> eksplorasi dan eksploitasi SDA untuk meningkatkan eksplorasi ( IAGI) ,
> meningkatkan nilai /mengoptimalkan energi batubara (dari lignite sampai
> peat di PIT IAGI IATMI), pengoperasian marginal field ( IATMI dan
> praktisi/pemerintah pad Brownsfield seminar), mengaktifkan /menghidupkan
> kembali panas bumu ( Asosiasi Panas Bumi Indonesia, Desember 2004).
>
> Tentunya pemikiran pemikiran yang sebagian sebagian seperti ini perlu
> dihimpun dalam pemikiran yang lebih komprehensif ( dari sisi pemikiran
> sumber daya, opeasional, keekonomian termasuk fiscal regim dsb).
>
> Re- KAIKNAS 1995 yang telah lalu , dimana arah dari kongres tersebut
> belumlah fokus , maka adalah tepat waktunya asossiasi bergabung dalam
> suatu seminar yang dirancanmg kebih baik , dimana para ahli (yang benar
> benar berkompeten) mengetengahkan ide ide yang berkaitan dengan kebijakan
> energi dari sudut pandang profesinya.
> Tentunya seminar ini tidak perlu dan tidak usah terlau melibatkan seluruh
> anggota.Yang penting seluruh pemikiran ("besaar") dari masinhg masing
> profesi dapat dibicarakan.
> Tentu saja kalau tujuannya untuk membuat semacam "buku putih" (usulan)
> dari kita , akan perlu dibentuk "steering committee" yang selanjutnay
> akan menyusun naskah usulan tsb.
>
> Nah dengan cara ini , secara profesional kita akan dapat menyumbangkan
> pemikiran pemikiran besar kepada negara dan bangsa.
>
> Semoga ADB tidak akan merasa capai dan lelaaah untuk menyambut dan
> mengeritik usulan si Abah.
>
> Tengkyu.
>
> Si Abah
>
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL
PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]),
Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------