Jangan dikira pemerintah kita tidak pernah melirik potensi sungai ini.
Sudah ber-tahun2 lalu, masalah yg lebih kompleks dari yg disebutkan kang
Taufik, sudah dibahas. Setahu saya, yg paling mendekati sektor ril, alias
pernah mau diwujudkan, adalah pembangunan jalur kali dari Manggarai ke
Tanah-abang. Sungainya sudah dikeruk, pinggiran kali sebagian sudah
'dirapikan' (entah itu sekedar tepian yg dangkal, atau pun yg banyak gubuk2
deritanya). Kita tunggu saja, apakah rencana ini dapat terwujud?
Namun kalo mimpi mau berakit-ria dari mBogor ke Jkt, itu ya agak syusyah
yah... Soalnya, di Venesia atau pun Thames, beda tingginya di segala tempat
tidak begitu signifikan.
salam,
syaiful
Taufik Manan
<taufik_manan@ To: [EMAIL PROTECTED]
yahoo.com> cc:
Subject: [iagi-net-l] Perbaharui
Sungai di Jakarta [Re: SubWay di
12/15/2004 jakarta ... ?]
07:58 AM
Please respond
to iagi-net
Rekan,
Sebenarnya ada potensi alternatif transportasi lain
yang dapat dikembangkan di Jakarta, yaitu transportasi
sungai atau kali.
Bila ini mau digarap serius maka banyak permasalahan
serius di Jakarta yang dapat diatasi.
1. Banjir dan Sampah di Sungai.
Banjir di Jakarta unumnya karena timbunan sampah di
sungai dan berkurangannya daerah resapan air sungai.
Kalau sampah dibersihkan maka akan mengurangi bahaya
banjir yang kerap terjadi di sekitar sungai, seperti
daerah Jatinegara, Bintaro, dll. Juga mengurangi
ancaman penceraman logam berat karena pabrik, industri
dan lainnya dilarang membuang sampah ke kali / sungai.
2. Kesehatan.
Banyak penyakit yang timbul sekitar musim hujan akibat
genangan air, seperti Demam Berdarah, Malaria, Kulit,
dll. Kerbersihan sungai mempengaruhi kualitas
kesehatan masyarakat, terutama masyarakat sekitar
sungai/kali. Ingat kebersihan pangkal kesehatan.
3. Transportasi.
Banyak masyarakat yang dapat memanfaatkannya terutama
sekitar aliran sungai, seperti dari Bogor, Depok,
Bintaro yang menuju Jakarta. Sekaligus membantu Pemda
mendapatkan devisa dari angkutan umum, juga mengurangi
pengangguran karena menyerap tenaga manusia.
4. Pariwisata dan Keindahan.
Kita tidak perlu pergi ke Venice (Italia) atau Sungai
Thames di Inggeris ataupun sungai lain di Eropa untuk
berwisata. Sekaligus membayangkan keindahan kota
Jakarta di waktu malam dengan lampu yang indah kita
berwisata dengan perahu di sungai Ciliwung.
Serta manfaat lainnya.
Mudah-mudahan para pimpinan pemerintahan, khususnya di
Jabotabek mau melihat sisi manfaat alternatif ini.
Just a though dan wassalam.
TAM
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL
PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]),
Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------