Milis, Bapak-Ibu semua, Yah, seneng bisa mulai dapet lagi email dari hagi.net setelah dua bulan tak mendapatkannya. Iagi.net sih sudah lama tetap kami terima.
Siklus jumlah gempa per tahun untuk 120 th terakhir, serta jumlah tsunami per 10 th pada 200 th terakhir, mempunyai pereodik 70 th, yang berkorelasi sekitar 90 % dengan Kalender SALAM. Ini semakin membuat saya lebih percaya adanya siklus alami dalam satuan tahun : 7, 70, 700, ..., 70 Giga tahun. Dari grafik itu diprediksi akan adanya gempa besarsekitar 35 kali di Indonesia, serta 1000 kali di dunia untuk selama 100 th kedepan, dengan rata-rata 10 kali gempa besar per tahun di dunia. Kita prediksi, dengan amati data kejadian masa lalu, serta cari penyebab, untuk kurangi korban gempa kedepan. Kita lebih tekankan lagi siklus Minor (versi SALAM) : Gamma Ray, ..., sehari, seminggu, sebulan, setahun). Hasanuddin Z. Abidin, Dr. (Geodesi ITB): Geodesi Satelit, 2001, Pradnya Paramita, amat membantu diskusi ini. Grafik perubahan kutub utara 1890-2000(IERS, 2000, pada Hasanuddin Z. Abidin: Geodesi Satelit, 2001), menunjukkan pergerakan kutub Utara kearah X, dan Y, yang pereodik 7 th, serta 70 th, dengan standar deviasi 0.5 th saja. Grafik data SLR (Satelite Laser Ranging) menunjukkan grafik pergerakan X, dan Y, untuk th 1980-1994,( sumber : ILRS, 2000 pada Hasanuddin Z Abidin, 2001), juga memperlihatkan adanya pereodik 7 th itu, dengan error pengkuran kami sekitar 0.5 th. Bumi berputar pada porosnya, dalam sehari sekali. Bulan mengelilingi Bumi sekali per bulan, keduanya bergerak mengelilingi Matahari sekali pertahun. Ketiganya bergerak mengelilingi pusat Galaksi Bimasakti. Ada yang sebut 250 juta tahun sekali (Muji Raharto (Direktur Bossca, 2000) pereodenya. Bimasakti mengelilingi pusat Jagadraya, entah berapa lama seputaran. Masih sulit tahu, karena jaraknya sangat jauh, sehingga sinar yang diterima untuk pengukuran jarak amat panjang. Ini menyebabkan kita hanya tahu lokasi benda angkasa, yang terjauh waktu 18 Giga tahun lalu. Sehingga masih sulit dimana letak mereka sekarang, 18 Giga (milyard tahun) kemudian kini. Tapi dibuatlah perkiraan bentuk Jagadraya, berupa piringan, jari-jari 17.1 Giga tahun cahaya. Juga ada dugaan kecepatan maximum benda angkasa adalah 0.9 kecepatan cahaya. Hal yang kemudian membantu saya, membenarkan prediksi Bigbang (dengan Kalender SALAM), yang 18,6 Giga tahun lalu. Hitungan 18,6 Ga x 0.9 = 17.1 Ga. Ekliptika adalah bidang putaran Bumi kelilingi Matahari. Dalam mengelilingi Matahari, maka poros bumi membentuk sudut 23.5 derajad dengan ekuator Matahari. Presisi adalah putaran sumbu rotasi bumi, mempunyai pereode sekitar 25800 th. Pergerakan presisi bumi ini, menyebabkan adanya amplitudo siklus 23.5 derajad. Vernal equinok ( titik semi), merupakan titik potong antara bidang ekuator bumi dengan bidang ekliptika. Kecepatan vernal equinok sebesar 50,4 detik (radian (?). Please Pak Hasannuddin koreksi kami). Dalam putaran presisi ada pereode kecilnya, yang disebut nutasi (pereodesitas pada presisi). Besar nutasi adalah 4 hari, setengah bulan, sebulan, setahun, 18,6 th (Hazanuddin, 2001). Saya prediksi adanya seminggu (yang 7 hari), yakni seperempat siklus sebulan untuk bulan mengelilingi Bumi. Atom masuk ke atmosfer bumi mengenai magnetik bumi, Van Alen Belt. Banyak atom yang tak tembus Bumi, yang lalu bergerak spiral, bergerak kearah kutub, dan masuk Bumi, sebagai aurora diceritakan oleh Van Allen. Matahari sudah sekitar 99,6 % total masa Tatasurya. Bumi amat-mat kecil terhadap masa Matahari. Dalam kemagnitan Matahari, atau Bimasakti, maka Bumi seakan benda amat-amat kecil, seperti atom terhadap Bumi, sehingga bumipun kami pikirkan bergerak spiral tadi. Pergerak spiral pada gerak presisi dan nutasinya tadi, maka terjadilah ada perubahan jarak Bumi ke Matahari. Vanicek & Krakiwsky, 1986, pada Hasanuddin 2001, perlihatkan peregrakn presisi dan nutasi ini. Bumi mengelilingi poros putar dengan matahari, ada siklus spiral dengan pereode nutasi tadi. Bahwa adanya siklus setengah bulan, ini sesuai juga pereodisitas John T Norberg (( http://www.grandunification.com/). John hitung percepatan gerak bumi perhari versus waktu per hari th 1999-2004. Sebesar 90 % gempa besar (lebih besar 6 M), terjadi sekitar bulan purnama dan bulan mati, simpangan 4 hari. Teorinya, bahwa perubahan percepatan gerak bumi di angkasa sebabkan lebih besarnya pergerakan lempeng bumi, yang lalu sebagai saat terbesarnya "stress-strien" lempeng dengan lempeng lain, sehingga ada "failure" terjadi. Glodagggggggg, gluerrrr, dooorrrrr ...., katastropi gempa. Kalender SALAM berkorelasi sekitar 90 % dengan temperature global 120 th terakhir, serta muka laut San Fransico serta Calcais Portugal 120 th terkahir, juga korelasi sekitar 50-80 % curah hujan JKT 140 th terakhir. Difikirkan : perubahan jarak Bumi-Matahari pada gerak presisi dengan nutasinya, dan bersiklus SALAM, sebababkan jumlah sinar matahari diterima bumi bersiklus itu juga, lalu temperatur global bersiklus SALAM. Besarnya gaya tarik gravitasi bumi oleh benda-benda angkasa bersiklus itu juga untuk pengaruhi ketinggian muka laut. Perubahan temperatur sebabkan perubahan kelembaban atmosfer bumi, yang jadikan siklus curah hujan pun bersiklus SALAM. Bibang terjadi pada 18,6 Giga annum lalu(Ga lalu). Galaksi termasuk Bimasakti terjadi pada 11,6 Ga (7 Ga kemudian), lalu Tatasurya terjadi pada 4,6 (7 ga kemudian). Umur Tatsurya akan 7 Ga (dari Mudji Raharto, 2000). Pereode 700 Ma jadikan masa : hadean, Arhaean early-Mid, Arhaean Late, Proterozoic early, Proterozoic Mid, Proteriozic Late-Paleozoic, MesoCenozoic. Pereode 70 Ma adalah: Kambrium, Ordovisian, SilurDevon, Carbonaferous, PermianTriasic, Jurasic, Cretaceous, Cenozoic. Pereode 7 Ma sebagai sesuai dengan Era/Stage. Tujuh lapis Bumi : inti dalam, inti luar, mantel dalam, mantel luar, astenospher, kras laut, kras darat. Panthalasa (semua lautan , bhs latin), penuhi 70 % muka Bumi. Pangaea (semua daratan, latin) penuhi 30 % muka Bumi. AAN (Anticline of Arabian-Nubian shield) sebagai pusat Pangea, dengan pusatnya tersingkap batuan berumur 3 Ga, dikelilingi batuan berumur 500 Ma dengan jarak yang amat pendek. AAN berputar 7 kali selama umur tatasurya 7 Ga, mengelilingi suatu titik M (~ 0 LU, 50 BT) di Katulistiwa di timur Afrika, di selatan Lempeng Arab. Peta Collins, 2003, perlihatkan perputaran North Africa (superplume Afar), yang berputar 165 derajad selama 458 Ma terakhir, kelilingi titik M tadi. Empat energi utama : atom kuat, atom lemah, elektromagnetik, dan gravitasi. Tak ada benda di jagadraya yang tak saling mempengaruhi. Atom kuat dan atom lemah jadikan peristiwa fisi dan fusi, pembakaran masa, jadikan lapisan bumi bersifat liat (mantel), atau cair(inti luar). Tenaga atom tadi timbulkan daerah yang lebih panas dipusat, dan mengalirkan masa, untuk jadi arus konveksi. Semua benda angkasa bergerak dengan kecepatan tinggi, mendekati kecepatan cahaya, menimbulkan perubahan total gravitasi-elektromagnetik ke Bumi, jadikan Bumi bergerak spiral di angkasa. Mantel bumi bersifat kemagnitan yang tinggi. Perubahan gaya elektromagnetik jagadraya ke Bumi timbulkan pergerakan mantel. Maka oleh tenaga atom tadi, terjadilah mantel yang bergerak sebagai arsu konveksi. Kras laut diangkut oleh gerak mantel, timbulkan "spreading center), dan subduksi (palung). Kini palung sepanjang sirkum Pasifik-Medeteran, dengan kecepatan Lempeng IndoAustralia sebesar 4-5 cm/th. Inilah yang jadikan gempa-gempa itu. Gluerrrr.... Garfik jumlah tsunami di Indonesia, serta jumlah gempa dunia berkorelasi 90 % dengan Kalender SALAM. Salah satu gempanya ya di Aceh. Gluerr...Menyedihkan sekali akibatnya. Jauh dekatnya jarak Matahari-Bumi, jadikan perubahan temperatur, curah hujan, iklim, kesuburan, kehidupan makluk, kebudayaan, ekonomi, politik, dll. Air baru ada 2 x 700 Ma setelah terbentuknya Bumi, yakni pada 3.2 ga lalu. Jumlah family spesies flora-fauna dari Kambrium ke kini sesuai dengan pereode 700 Ma: Besar di Kambrium, mengecil hingga Permian Triasik, lalu semakin banyak hingga kini. Kepunahan makluk ada pada setiap perubahan jaman 70 Ma Kambrium hingga kini. Jumlah batuan induk minyak berubah besar kecil tiap separo 70 Ma. Perubahan Prosimian dari 46 Ma lalu hingga kini menjadi Homomid, adalah berprobabilitas tinggi, sekitar 70 %, adanya pereode 7 Ga. Juga dari Australopithicus hingga Homosapiensapien berprobailitas tinggi dengan pereode 700 Ka. Volume otak dari 300 cc, dan bertambah 200 cc tiap tambahan 700 Ka tadi. Terjadilah pereode 700 th kebudayan, mulai 3500 BC Mesir TuaSekali, bertambah waktu, ke 2800 BC Mesirtua, 2100 BC Mesir Muda, 1400 BC Mesir Akhir, 700 BC Persia-Babilonia, 0 BC Roma, 700 AD Islam, 1400 AD Renaisanse, 21 AD Globalisasi. Juga di Indonesia ada 700 AD Hindu/Budha, 1400 AD Islam, 2100 AD Globalisasi. Pengaruh temperatur, curah hujan, masuk juga pada ekonomi. Korelasi Kalender SALAM juga sangat baik dengan besarnya bunga bang, inflasi, jumlah pengangguran, jumlah pegawai pertambangan, jumlah rumah terkontrak untuk di Amerika 1948 hingga kini. Marilah lebih serius prediksi gempa,untuk kurangi korban. Barangkali Kalender SALAM akan berguna. Salam : Semoga selamat sejahtera untuk kita semua. Salam, Maryanto. 31/12/04. Selamat tahun baru 2005. --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------

