Tidak mudah memutuskan menerima atau menolak bantuan ini.
Saya juga ngga tahu apakah bantuan yg pinjaman ini termasuk biaya
operasi kapal induk serta pengoperasian helikopter, dll.

Peliknya memilih, 
Kalau memberi bantuan berupa cash walopun hibah mungkin akan berbeda
bobotnya jika dibandingkan bantuan berujud beras dan obat-obatan yg
berupa bantuan pinjaman "lunak". Terutama kalau kondisinya sedang
lapar.

Bagiku mana yg langsung berhubungan nyawa mesti didahulukan !

RDP

2005-01-07 15:53:00
Komitmen Bantuan Capai US$ 1 M Mayoritas Bantuan Asing Utang
Reporter: M. Budi Santosa

detikcom - Jakarta, Bantuan asing untuk penanganan bencana alam di
Aceh dan Sumut ternyata sebagian besar berupa pinjaman alias utang dan
hanya sebagian kecil yang berupa hibah.

Hal ini diungkapkan oleh Dirjen Perbendaharaan Negara Mulia P Nasution
saat dicegat usai Sholat Jumat di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan
Banteng, Jakarta, Jumat (7/1/2005).

Ia menjelaskan saat ini komitmen bantuan untuk Aceh itu telah mencapai
US$ 1 miliar yang terdiri dari mayoritas pinjaman dan sebagian kecil
berupa hibah.

Namun menurut Mulia, meski mayoritas bantuan itu berupa utang,
pemerintah akan berupaya memperoleh pinjaman semurah dan selunak
mungkin misalnya yang memiliki jangka waktu 20-30 tahun dan tingkat
bunga 2-4 persen. Kebijakan ini ditempuh karena pemerintah sudah
berkomitmen untuk mengurangi stok utang dan menekan defisit.

"Jadi pinjaman adalah dalam terakhir. Kita akan optimalkan untuk
menggali sumber-sumber dari kita sendiri," demikian Mulia. (qom)

====

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy Sebayang([EMAIL 
PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke