Pokja Informasi Sumber Air Bersih Kawasan Bencana NAD - IAGI, adalah implementasi program IAGI untuk masyarakat dalam kaitan dengan bencana kebumian di Aceh dan sebagian Sumut. Sasaran Pokja ini adalah menyediakan informasi potensi air bersih yang berada di kawasan bencana bagi masyarakat luas berdasarkan data sekunder yang kami kumpulkan. Selain itu juga melakukan kegiatan operasional lapangan dalam kaitan dengan pencarian data primer dan kalau memungkinkan melakukan pemboran air bersih. Beberapa data sekunder yang telah dihimpun adalah peta topografi (1 : 50.000), peta geologi, peta hidrogeologi (1 : 1.000.000) dan (1 :250.000 untuk kawasan Banda Aceh dskt), peta sebaran sumur air tanah sebanyak 228 sumur, citra landsat (sudah diinterpretasi untuk peta kawasan bencana), peta sebaran pengungsi, peta administratif hingga tingkat desa, juga penduduk, peta jalan raya, plus data sumur yang ada (debit, kualitas, posisi, dll). Beberapa orang ahli air tanah plus ahli GIS sudah beberapa malem ini kumpul dan membahas hingga keluar beberapa peta2 yang diperlukan. Kami masih terus berusaha untuk dapat membuat peta potensi air (air permukaan mau pun air tanah dalam) hingga zona kecamatan agar dapat dimanfaatkan bersama. Penyediaan informasi sebaran potensi air bersih (air baku) perlu dilakukan mengingat begitu banyaknya relawan yang sangat berhasrat untuk melakukan pemboran air tanah, rame-rame menyediakan sarana penyulingan dll. Distribusi relawan air bersih ini juga masih agak timpang, hingga saat ini sisi barat NAD yang paling parah terkena bencana masih sangat kekurangan. Informasi terakhir mengabarkan, beberapa relawan di kawasan Calang-Meulaboh mencoba membongkar sumur-sumur bor lama, namun hingga kedalaman 4-6 meter depth masih coklat-hitam pekat. Sementara kawasan pengungsi di sisi barat, sudah mulai menumpuk di Blang Pidie, semakin hari kebutuhan2 mereka akan air juga tinggi. Di Banda Aceh dan Aceh Besar sudah mulai banyak pihak yang melakukan pemboran air tanah (Pertamina ada gambarnya di Kompas, LSM Swiss, LSM AS, GTL, dll). Belum termonitor lokasi2 pemboran para relawan2 tersebut, apakah di kawasan pendopo, kawasan posko relawan, camp-camp pengungsi, atau kawasan bencananya sendiri, beberapa rekan yang melakukan aktivitas agak susah dihubungi. Mas Bondan Brilianto dan rekan2nya akan menuju ke kawasan Meulaboh dan terus ke Lhok Nga, moga2 cepet sampai dan cepet ngebor dan dapet air yang bagus broer. Sementara dalam aktivitas operasional, IAGI juga mengirimkan tim advance yang bertujuan memperoleh data primer dari lapangan, mereka terdiri 6 orang yang berangkat dari Jakarta dan akan bergabung dengan rekan Yanri Siregar yang sudah lama nunggu di Medan. Mereka akan bergerak ke kawasan Meulaboh - Calang, Meulaboh - Blang Pidie dan menyisir Banda Aceh hingga Aceh Utara (sebatas area konsentrasi pengungsi). Group A : Alison (hydrogeologist) dan Rimbawan (junior Geologist), Group B : Yanri (Geologist), Irwandi & Oryza (Mhs Trisakti, thesis), Wiyanto (Sr. Hydrogeologist) & Ady Chandra (Mhs UGM, thesis air tanah). Di Posko Jakarta, Sofyan dari IAGI Jatim dan Wahyu Wilobo dari UGM Yogya saat ini sedang voluntary untuk terus menerus menganalisa, membuat dan menyajikan produk peta2 kawasan potensi air bersih, yang didukung penuh oleh ahli GIS saudara Aria A. Mulhadiono. Saat ini mereka dibantu rekan2 mahasiswa geologi Trisakti yang ikut rolling di Posko sambil belajar GIS. Plus pasukan pendukung utama, rekan2 sekretariat Benz, Adi & Soetar. Riung posko dibarengi dengan diskusi2 gempa dan penataan ruang berbasis geologi, dll. Web untuk pokja belum ketanganan. Volunteer jelas kami perlukan, jika bersedia contact us untuk pengaturan jadwal. Volunteer mahasiswa geologi yang siap untuk berangkat ke lapangan sudah banyak, tetapi sementara waktu akan ditata sesuai program. IAGI juga sudah membuat MOU dengan Indonesia Rescue untuk saling membantu dalam operasi-operasi di lapangan khusus dalam penanganan bencana Aceh. Dalam kaitan ini Indonesia rescue berharap IAGI dapat melakukan pendampingan dalam pemboran air tanah yang akan dilakukan mulai Februari nanti. Keuangan dan Pendanaan, Angka persisnya lupa, tapi hingga saat ini beberapa donatur yang telah membantu program IAGI yang khusus didekasikan untuk POKJA ini berkisar 60 juta rupiah. Dana yang masuk telah masuk hingga saat ini telah digunakan untuk pengadaan peta-peta, copy, akomodasi rekan2 posko, ke lapangan, dll. Pemakaian pemasukan dan pengeluaran akan disampaikan pada publik. terima kasih & salam, ar- (sesedikit apapun yang kita perbuat, moga2 bermanfaat..
__________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com

