Akur Pak Taufik, saya ikut bersyukur dengan mengalirnya Geoscientist kita ke LN 
(MY wherever ..) berarti geoscientist kita sudah diakui di negara tersebut, 
syukur2 nanti mulai mengalir juga ke Australia, US. Sebetulnya banyak juga 
selain geoscientist yg bekerja di LN misal rekan2 yang di western-geco, dll 
yang cukup diakui sebagai expat di LN. Dan menurut saya ini fenomena normal, 
cari makan bisa di sana atau di sini. Toh tidak ada larangan dari Pemerintah / 
BPMIGAS, saya kira BPMIGAS tidak perlu panik, tapi mendata itu memang perlu 
sebab untuk selalu mengingatkan kepada WNI yg bekerja di LN untuk selalu di 
bekali surat2 yg jelas agar tidak terjadi kasus spt TKI (tapi TKI kan lain, 
karena tidak naker tidak terlatih).
Dan kita tidak perlu takut dengan kehilangan tenaga senior yang handal, karena 
saya lihat potensi adik junior yang baru lulus kemudian bekerja di beberapa 
company kemampuan mereka sangat baik karena juga banyak dibekali keahlian 
computer / geoscience software yg sangat baik, tapi memang untuk "feel" mereka 
masih kurang tapi ya gak apa2 bisa latihan.
43 Geoscientist bekerja di MY, saya kira masih wajar saja, malahan saya 
berharap bisa lebih dari 100,  karena bayangin aja dalam 1 tahun Fakultas 
Geologi di Indonesia meluluskan berapa ratus orang tuh, sedangkan daya tampung 
di dalam negri ?
 
... tapi saya nggak bermaksud .."lumayan ngurangi saingan..." ..hiks

Taufik Manan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Date: Tue, 15 Feb 2005 22:29:46 -0800 (PST)
From: Taufik Manan 
To: [email protected]
Subject: RE: [iagi-net-l] Formasi PP-IAGI 2005 - Perubahan Pengurus

Folks,

Kelihatannya berita di "subject" dan "isi" sudah
berbeda. Mungkin subject-nya perlu diganti.

Menurut saya tidak ada salahnya untuk "go
internasional" baik bekerja di perusahaan luar negri
atau dikirim tugas keluar negri. Apalagi dengan
semakin globalnya karir dan dunia usaha. Tinggal
sekarang ilmu dan pengalaman kita diasah untuk
bersaing di level internasional dengan tenaga kerja
dari negara lain.

Bila sudah banyak tenaga intelektual dan profesional
kita yang bekerja di luar negri, ini akan membantu
mengharumkan nama Indonesia, yang sempat tercemar atas
kasus TKI (Ilegal) di Malaysia. Sampai sekarang ini,
belum ada kasus antara pekerja (G&G) kita dengan
majikannya (Petronas, Murphy, dll) dan semoga tidak
ada masalah selamanya.

Juga tidak perlu dibatasi pekerja kita yang mau
bekerja di luar negri karena itu hak asasi mereka
sebagai profesional. Ini juga akan membuka lowongan
kerja baru bagi mereka yang "fresh graduate" untuk
menggantikan posisi seniornya yang kerja di luar
negri. Jadi BP Migas tidak perlu khawatir dan justru
bangga atas prestasi profesional Indonesia di luar
negri. Namun perlu juga dibuat statistiknya.

Memang benar juga pribahasa, "Hujan emas di negri
orang dan hujan batu di negri sendiri" serta "Rumput
tetangga lebih hijau (makmur) dibandingkan rumput
pekerangan rumah sendiri.

Demikian sekedar urun rembuk dan salam.

Taufik Manan

--- [EMAIL PROTECTED] wrote:

> 
> saya kurang setuju dengan kakangmas Oki...karena
> pada kenyataannya sekarang
> sulit mencari tenaga G&G senior (>10 thn) yang
> qualified di market.
> Kebanyakan sudah pindah ke luar (terutama Petronas)
> atau masih tinggal di
> oil co di Indonesia (dan membajaknya
> susah)..................saya justru
> merasa khawatir dengan fenomena ini, karena bukan
> hanya masalah jumlah
> saja, tetapi percepatan perpindahan tenaga G&G ke
> luar makin deras dalam 2
> tahun terakhir ini.................at least,
> harusnya BP Migas mulai
> khawatir dan memikirkan solusinya..............
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> "Musakti, Oki" 
> 
> > 
> 
> antos.com> cc: 
> 
> Subject: 
> RE: [iagi-net-l] Formasi PP-IAGI 2005 - 
> 02/16/2005 Perubahan
> Pengurus 
> 11:52 AM 
> 
> Please respond 
> 
> to iagi-net 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Wah, luar biasa...
> Saya baru ngeh bahwa Petronas di KL menampung
> 34(?)tenaga geologist
> Indonesia... Ini mah lebih banyak ketimbang
> mayoritas perusahaan minyak
> dalam negeri.
> 
> Brain drain? Saya bilang sih belum ...at least belum
> sampai tahap
> mengkhawatirkan. Saya lebih melihatnya sebagai suatu
> fenomena diaspora
> kecil-kecilan ala Indonesia. Masih belum ada
> apa-apanya dibanding
> diaspora China, India, Vietnam, Filipina bahkan
> Srilangka.
> 
> Oki
> 
> -----Original Message-----
> From: [EMAIL PROTECTED]
> [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> 
> Sent: Wednesday, 16 February 2005 11:34
> To: [email protected]
> Subject: RE: [iagi-net-l] Formasi PP-IAGI 2005 -
> Perubahan Pengurus
> 
> 
> adi dan rekan2.
> 
> terus terang saya merasa takjub dengan list g&g yang
> ada di kl. ini
> sudah
> bukan main-main (42 orang - pak budiman siboro
> tertulis twice, diskon
> dua
> orang buat yg s3) g&g sudah hengkang ke malaysia
> untuk 2 companies saja.
> bandingkan dengan di indonesia yang mempunyai 76 oil
> company (yg
> terdaftar
> jadi member ipa). and the list seems keep growing
> by the look of it.
> dan
> ini belum menghitung magnet lain di middle east.
> 
> untuk carigali saja, ada 31 g&g indonesia, dari
> total sekitar 200 orang
> maka secara statistik sudah 30% populasi.
> 
> apakah ini fenomena brain drain? bagaimanakah impact
> ke dunia
> perminyakan
> di indonesia? lalu apakah fenomena seperti ini kita
> anggap biasa saja
> dan
> hanya fenomena pasar biasa?
> 
> regards -
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> [EMAIL PROTECTED]
> 
> nas.com.my To:
> 
> 
> cc:
> 
> 16/02/2005 11:41 
> Subject: RE: [iagi-net-l]
> Formasi PP-IAGI 2005 - Perubahan Pengurus
> 
> AM
> 
> Please respond
> 
> to iagi-net
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Rekan2,
> Kebetulan ini ada list temen2 G&G yang berada di KL
> dan sekitarnya (
> sebagian dari list IATMI KL ), dan moga2 bisa
> dijadikan pertimbangan
> usulan
> mas Aris.
> Anggota kehormatan dan yang paling senior yang
> berada di Malaysia adalah
> Prof Tjia Hong Djin ( petronas carigali ).
> 
> List sbb :
> 1. Rovicky Dwi Putrohari ( Murphy Oil )
> 2. Iswani Waryono ( Murphy Oil )
> 3. Aris Setiawan ( Petronas Carigali )
> 4. Wahyu Singgih ( Petronas Carigali )
> 5. Kusbaroto Pratomo ( Petronas Carigali )
> 6. Ira Nolira ( Petronas Carigali )
> 7. Adi Trianto ( Petronas Carigali )
> 8. Budiman Siboro ( Petronas PMU )
> 9. Dahclini Dahlan ( Murphy Oil )
> 10. Ronie Purantoro ( Petronas Carigali )
> 11. Budi Satrio ( Petronas Carigali )
> 12. Syaiful Basyuni ( Petronas Carigali )
> 13. Koesoemahardy Widjaja( Petronas )
> 14. Dodi Suprapto ( Petronas Carigali )
> 15. M Fauzi( Petronas Carigali )
> 16. Abdoel Ryas ( Petronas Carigali )
> 17. Wahyudin Suwarlan ( Petronas Carigali)
> 18. Budiman Siboro ( Petronas PMU )
> 19. Mardhan Abdullaj ( Petronas Carigali )
> 20. Laode Ichram ( Petronas Carigali )
> 21. Ahmad Anis ( Petronas Carigali )
> 22. Alwin Jamaludin ( Petronas JV )
> 23. Bambang Manuyoso ( PCPP )
> 24. Liana ( Petronas Carigali )
> 25. Rusdinadar Sigit ( Murphy Oil )
> 26. Supriadi ( PRSS )
> 27. Fariman Wirahadikusuma ( Murphy Oil )
> 28. Gunawan Taslim ( Petronas Carigali )
> 29. Bernato Viratno ( Petronas Carigali )
> 30. Syarlan Marbun ( Petronas Carigali )
> 31. Heinrich Robert Siregar ( Petronas Carigali )
> 32. H Edison Sirodj ( Petronas Carigali )
> 33. Frank Sinartio ( Petronas Carigali )
> 34. Prama Artha ( Petronas Carigali )
> 35. Teguh Prasetyo ( Murphy Oil )
> 36. Bambang Tejoyono ( Petronas Carigali )
> 37. Safarudin Soemarta ( Petronas Carigali )
> 38. Emarti Rinjani ( Petronas Carigali )
> 39. Ahmad Dorodjatun ( Petronas Carigali )
> 40. Eman Sulaiman ( Petronas Carigali )
> 41. Fauzil Fanani ( Petronas Carigali )
> 42. Theresia K ( PMU )
> 43. Jarot Setyowiyoto ( S3, UITM )
> 44. M Sugeng ( S3, UKM )
> 45. Prof Tjia Hong Djin ( petronas Carigali )
> 
> Salam, Adi Trianto
> 
=== message truncated ===




__________________________________ 
Do you Yahoo!? 
Meet the all-new My Yahoo! - Try it today! 
http://my.yahoo.com 



---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy Sebayang([EMAIL 
PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------


                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
 Yahoo! Search presents - Jib Jab's 'Second Term'

Kirim email ke