Noor, Mungkin-kah yang hijau-hijau itu adalah glauconite? Sand-shale pada dasarnyakan mendeskripsikan besar ukuran dan tidak membicarakan jenis mineraloginya. Kalau mineral berat dalam sand, setahuku terkonsentrasi dalam fraksi yang berbutir halus, kecuali kalau deposisinya bersifat proximal dari provenance-nya. Mineral radioaktif juga memiliki karakter yang sama kan ? Lebih banyak terkonsentrasi di material berbutir halus juga. Dulu waktu masih main-main di Jawa timur, aku sering terkecoh dengan reflektor yang sangat kuat di level Plio-Pleistocene, setelah di-drill, ternyata hanya silty-shale dengan kandungan mineral berat yang tinggi, maklum, volkaniklastik. Jadi, hot sand rasanya lebih terkait dengan komposisi mineralogi dan fungsi jarak dari provenance-rock. Lingkungan pengendapan, hmm, kalau itu rasanya cenderung mengikuti kaedah-kaedah sedimentasi biasa saja. Pernah juga melihat yang serupa di West Natuna basin, level Miosen Atas, GR-nya tinggi, tapi pola density-neutronnya mengindikasikan cleaning up-ward. Environment-nya, hmm, kalau ini Pak Dhe Teguh di Murphy deh yang lebih tahu.... Pak Dhe Teguh ...... tolongg.... BSM
-----Original Message----- From: Noor Syarifuddin [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Tuesday, March 08, 2005 2:11 AM To: [email protected] Subject: [iagi-net-l] hot sand Rekans, Saya sedang melakukan sintesa sedimentologi suatu daerah. Di core yang saya periksa, ditemukan dua unit batupasir yang menunjukkan bacaan GR yang sangat tinggi (di atas 150 API), dan oleh konsultan dideskripsikan sebagai "hot-sand". Dari dua core itu, walaupun sama-sama kategori "hot-sand" ternyata deskripsinya sangat berbeda (keduanya berwarna kehijauan terang, dan salah satunya sangat bioturbated, sementara satunya tidak sama sekali). Memang disebutkan bahwa tingginya GR lebih karena konsentrasi mineral berat (garnet dan Zircon..?), yang kelihatan dari sayatan tipis. Ini pertama kali saya menemukan hal ini (selama ini tahunya banyakan tentang hot-shale atau high organic shale...). Barangkali ada yang punya pengalaman menemukan "facies" ini dan kira-kira apa interpretasi genetik atau lingkungan pengendapannya..? Terima kasih sebelumnya. salam, --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) --------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------

