kalau boleh ikutan nimbrung....

saya pikir,
justru itu sebabnya sehingga digunakan istilah relative sea level. yg
perlu diingat, relative sea level tidak sama dgn water depth. adanya
perubahan pada sediment influx, tectonic (subsidence ataupun uplift)
dan eustasy (global sea level changes), semuanya akan mempengaruhi
apakah relative sea level dalam keadaan "rise" atau "fall" atau malah
"still".

salah satu cara mengkuantifikasi (mungkin) adalah dgn modeling (entah
numerik ataupun sandbox). problemnya adalah, di model kita bisa liat
semua produk scr 3D sedangkan outcrop kebanyakan memberikan penampang
2D saja. problem lainnya, di modeling, kita benar2 bisa liat prosesnya
sedangkan di outcrop, yg kita lihat sudah "end product". akibatnya
observasi di outcrop besar kemungkinan berbeda dgn modeling.

salah satu numerical modeling utk seq strat adalah Ritchie, et al.,
Journal of Sedimentary Research, March 2004.
di bagian pertama papernya bicara ttg produk yg dihasilkan andaikata
hanya satu faktor yg mempengaruhi, yaitu kecepatan perubahan relative
sea level (fast relative sea level fall, slow relative sea level fall
dan fast relative sea level rise)

hasil numerical modeling diatas mungkin akan sedikit membuat bingung
kalau ditambahkan dgn hasil observasinya Posamentier (tahunnya lupa)
ttg incised dan unincised valley yg cerita bahwa tidak selamanya
falling stage akan menghasilkan incision.


mohon maaf bila ada yg keliru.


--
pta



On Tue, 8 Mar 2005 15:24:01 +0800,
[EMAIL PROTECTED]
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> kalau SLC relative, dan ada pengaruh dari influx dan subsidence
> bagaimana kita bisa memperkirakan pengaruh (scale) dari masing - masing
> faktor tersebut terhadap endapan kita (di seismic atau outcrops)....?
> 
> mis : bisa saja kita punya SLC lagi naik , sementara flux juga naik karena
> pengangkatan  dan subsidence juga terjadi...kemudian apakah tergantung
> dari mana yang paling dominan pada saat itu , maka pengaruh itu yang akan
> kita lihat di seismic...mis :kalau SLC dominan naik mungkin dapat HST,
> kalau flux dan pengangkatan dominan dapat LST...dst...?
> lalu bagaimana mengkuantifikasi seberapa dominannya satu faktor terhadap
> yang lainnya....mis: sama - sama LST yang satu lebih dominan influx, yang
> satu dominan subsidence dan yang lainnya dominan SL  drop....?
> 
> 
> Regards
> 
> Ferdinandus Kartiko Samodro
> TOTAL E&P Indonesie Balikpapan
> DKS/EXR/GLG
> 0542- 533852

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy Sebayang([EMAIL 
PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke