Saya ingin tahu sebenarnya GPS itu mengukur apa ya...? kedudukan X,Y,Z
dari suatu posisi atau juga mengukur hal yang lain...?
Dan mungkin ada yang bisa menerangkan dengan bahasa yang sederhana
bagaimana GPS - GPS tersebut bisa digunakan untuk memantau akan terjadi
gempa....?
Seperti pertanyaan saya sebelumnnya, pergerakan yang ada di bawah
permukaan bumi bergerak tidak sama dengan kecepatan di permukaan..sehingga
problem konversi jarak terukur juga
tidak begitu jelas..misal..kalau gps bergerak 2 cm/ year apakah lalu akan
terjadi gempa....? atau misalnya bergerak vertikal 5 cm/ year apakah lalu
akan gempa....?
kalau memang kemungkinan magnetik dangkal lebih mungkin menunjukan
kemungkinan kerikil...ya mungkin kita bisa mengukur besarnya perubahan
magnetik berdasarkan waktu sehingga pada saat magnetik bertambah dari
waktu ke waktu ..kita bisa mengatakan akan ada gempa...
apakah ada alat yang mengukur perubahan magnetik tersebut...?
Regards
Ferdinandus Kartiko Samodro
TOTAL E&P Indonesie Balikpapan
DKS/EXR/GLG
0542- 533852
"mohamad untung" <[EMAIL PROTECTED]>
01/04/2005 04:49 PM
Please respond to iagi-net
To: <[email protected]>, "Himpunan Ahli Geofisika Indonesia
(HAGI)"
<[EMAIL PROTECTED]>
cc:
Subject: Re: [iagi-net-l] Coming Next : Gempa Mentawai :
Siberut-Sipora-Pagai
(???!!!)
Merujuk kepada ungkapan Pak Danny dan Pak Kusuma, saya ingin sedikit
menambahkan. GPS mengukur gerak-gerak ke arah datar, bukan mengetahui apa
yang ada di bawah permukaan. Pengamatan GPS yang berkesinambung
(continuous)
dapat mengetahui kapan lempeng terganjel atau terbendung oleh kerikil.
Kalau
kerikilnya kecil ya gilas saja tapi kalau besar ya terganjel.
Jadi harus benar-benar dipantau gerak-gerak mendatar dari ukuran GPS.
Hasil
pengamatan lapangan GPS harus benar-benar di tapis (filter) mana yang
bisingan (noise) mana yang signal. Pada waktu terganjel gerak mendatar
berhenti atau mengendor kecepatannya dan kegempaan naik artinya sismograf
menunjukkan gejala ini. La berapa dalam dari permukaan tanah dan berapa
besar kerikil itu. Tentu GPS tidak bisa tahu. Lempeng-lempeng itu sangat
magnetik, tetapi kerikil yang menganjel diharapkan lebih magnetik. Pada
peta
magnet terbitan EOS vol.86, no. 10, 8 Maret 2005, AGU (tolong dilihat
terbitan ini. Kalau tidak punya saya ada. Bisa saya copi ). Daerah-daerah
di
mana terdapat kedalaman magnet dangkal di situlah hiposenter berasal
artinya terdapat banyak kerikil.
Wassalam,
M. Untung
----- Original Message -----
From: "D.H. Natawidjaja" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Friday, April 01, 2005 9:40 AM
Subject: RE: [iagi-net-l] Coming Next : Gempa Mentawai :
Siberut-Sipora-Pagai (???!!!)
> Ya ganjel-ganjel atau asperities itu bisa dipetakan apabila ada jaringan
> GPS dan/atau seismograph yang cukup.
>
> Danny
>
> -----Original Message-----
> From: Leonard Lisapaly [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> Sent: Friday, April 01, 2005 7:43 AM
> To: [email protected]
> Subject: RE: [iagi-net-l] Coming Next : Gempa Mentawai :
> Siberut-Sipora-Pagai (???!!!)
>
>
> Jika kita memiliki jaringan GPS yang cukup banyak, apakah lokasi
> ganjel-ganjel ini dapat kita tentukan ? Asumsinya, ganjel-ganjel
> tersebut akan menyebabkan stagnasi dalam pergerakan lempeng yang
> diperlihatkan dalam perubahan positioning yang lebih kecil dibandingkan
> daerah yang tidak ada ganjelannya. Kapan terjadinya rupture dan level
> pelepasan energi mungkin dapat dipelajari dari karakteristik perubahan
> positioning dari waktu ke waktu dan kemiringan bidang subduksi.
>
> Selanjutnya, jika lokasi ini dapat kita prediksi, kita juga dapat
> mungkin dapat memprediksi daerah yang mungkin terkena dampak gempa
> berdasarkan pola radiasi dari gempa tektonik.
>
>
> LL
>
> -----Original Message-----
> From: R.P. Koesoemadinata [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> Sent: Thursday, March 31, 2005 7:40 PM
> To: [email protected]
> Subject: Re: [iagi-net-l] Coming Next : Gempa Mentawai :
> Siberut-Sipora-Pagai (???!!!)
>
> Untuk meramalkan di mana gempa akan terjadi lagi, maka kita harus
> melokalisasi di mana saja terdapat ganjel-ganjel ini serta besar kecil
> nya
> ganjel, dan akumulasi stress yang terjadi pada ganjel-ganjel ini.
>
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
> To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy
> Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
> Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
> Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
> Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
> Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau
> [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
> Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
> ---------------------------------------------------------------------
>
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
> To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy
Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
> Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
> Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
> Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
> Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau
[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
> Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
> ---------------------------------------------------------------------
>
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy
Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau
[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy Sebayang([EMAIL
PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]),
Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------