Aturan main (AD/ART) IAGI memang tidak menyebut-nyebut Komwil/Pengda LN. Namun dalam perkembangan yang semakin membutuhkan banyak hal akomdatif, policy PP IAGI menempatkan Ke-Luar Negeri-an diperlakukan sama dengan Daerah. Sepanjang bisa membuat organisasi dengan struktur Ketua, Sekretaris dan Bendahara (+ Dewan Penasehat & Komisi2). Mengenai usulan pak Povicky maupun rekan-rekan yang mau membikin (menilai lebih baik) digabung dari berbagai organisasi yang mungkin menjadi semacam indonesia inc. sektor migas, menurut saya hal itu lebih baik. sepanjang esensi utamanya yakni BERTEMU/BERKUMPUL saling tukar informasi/update serta menggali dan menggagas ide untuk dijadikan discourse maupun dimplementasikan dalam kegiatan riil adalah hal yang mulia. monggo... lam-salam, ar-.
Rovicky Dwi Putrohari <[EMAIL PROTECTED]> wrote:Bagaimana sebenernya aturan pembentukan KOMWIL HAGI/ ? Adakah dalam AD/ART HAGI juga IAGI ? Pembentukan komwil di LN ini tentunya mesti mengikuti aturan2 yang sudah ada. Jadi sebelum mengajukan jalon ketum HAGI mestinya pembentukan KOMWIL di syahkan dulu. Namun seandainya, ini seandainya saja, KOMWIL yg di LN ikut mengusulkan calon ketum HAGI ya agak susah karena masalah domisili. (wah aku kok serius nemen). Btw, Kalau memungkinkan KOMWIL HAGI-IAGIdi KL dibentuk, saya rasa potensial anggotanya cukup lumayan. Bahkan jujur saja selama ini saja, HAGI sudah lebih maju ketimbang IAGI dalam penyebaran majalahnya. Saya selalu mendapat majalah HAGI di KL (walopun barengan satu paket bundle dengan yang lain), tetapi IAGI masih "belum berani" memberikan pelayanan luar negeri (pengiriman saya masih di jkarta, sehingga ketinggalan berita IAGI. Kalau IPA sih sudah lama, dengan "iuran keanggotaan yg sama" dengan yg di lokal Jakarta, selalu memberikan pelayanan khusus buat anggotanya di LN, lengkap dengan pengiriman brosur kursus, fieldtrip, serta majalah dll. Namun dengan brosur2 inipula kami mengiklankan kegiatan2 IPA di sini. Bahkan beberapa orang di MY pernah ada yg mengikuti kegiatan IPA seperti fieldtrip, konvensi, kursus dll. IATMI-KL memang sudah terbentuk, anggotanya tercatat sudah sekitar 60-70an anggota aktif (membayar iuran). Dan sepertinya sudah diakui IATMI Pusat di Jakarta. Kalau tidak salah IATMI-KL merupakan cabang IATMI di LN ke dua setelah IATMI Houston yg sangat aktif. Dulu ketua IATMI Houston Pak Bb Istadi. Pjs ketum IATMI KL saat ini pak Waryanto. Namun sayangnya kami-kami yg di IATMI KL sangat jarang (tidak pernah) mendapat sentuhan IATMI pusat. Mungkin sifatnya otonomi :). Nah bagaimana pembentukan KOMWIL/KOMSAT LN ? Apakah terlalu banyak wadah kalau ada IAGI ada HAGI ada IATMI yang hanya untuk ratusan orang ? Atau digabung saja ? Salam RDP On 4/27/05, Muhammad Fauzi wrote: > kok yakin banget kalo aku belum mbayar? > Biasanya saya bayar lewat bendahara komwil.. lha ini komwilnya aja nggak ada.. > setuju dengan mbak Dyah untuk bikin HAGI komwil KL.... > ayo mas kita bikin HAGI di KL... sampeyan jadi ketuanya.. sebelum jadi ketua > HAGI pusat.. > (uenakmen ngatur-atur ..wong) > > Rovicky Dwi Putrohari wrote: > On 4/27/05, Muhammad Fauzi wrote: > > Jadi udah boleh ngajuin calon belum nih ? > > Calon saya dah pasti Rovicky Dwi Putrohari... > > Apakah M Fauzi sudah membayar iuran HAGI th 2005 ? > Karena belum berarti pencalonan tidak valid ... :) > > RDP __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com

