Terimakasih Pak Koesoema atas infonya. Saya tahu hanya dari teman-teman
ngomong ("hear say", istilah populer Pak Koesoema). Kalau kami pingin
tahu bigrafi paling lengkap tentang Pak Koesoema, ada di buku apa Pak?

Wassalam,
Maryanto.

-----Original Message-----
From: R.P. Koesoemadinata [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Monday, June 06, 2005 9:19 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net-l] register now !


Koreksi, bukan dua tahun tapi 3 tahun, September 64-September 67 Tapi
graduation 1968.

----- Original Message ----- 
From: "Maryanto (Maryant)" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Monday, June 06, 2005 6:33 AM
Subject: RE: [iagi-net-l] register now !


>
> Pak Koesoema, Mana lagi honoris causa yang Bapak dapatkan?
>
> Memang salut atas semua pencapaian Pak Koesoema. Rekor 2 th untuk 
> mendapatkan Doktor ( dari Colorado School of Mine), dari perguruan 
> tinggi manapun di dunia, belum terpecahkan! Penulisan kolom semingguan

> di harian Bandung, 1997-1998, yang di bukukan berjudul Goro-Goro, 
> telah menunjukkan keluasan wawasan Pak Koesoema. Ada soal legenda, 
> politik, sosial, ekonomi, sejarah, biologi, dll. Buku buku sudah 
> banyak di tulis. Sepak bola, yang saat itu gol-nya bisa di aturpun 
> masuk dalam ulasan yang amat enak di rasakan. Itulah, the King of 
> geologi. Kalau orang lain tak mau sebut begitu, ya setidaknya saya 
> sebut "My King of geology". Nah geologi = ilmu bumi. Ilmu Bumi apa tak

> berarti semua ilmu yang ada di bumi? Untunglah kita telah melewati 
> masa gonjang-ganjing ekonomi 7 th: 1997-2004, pengulangan 
> gonjang-ganjing ekonmi 70 th lalu: 1927-1934, dan 70 th sebelumnya: 
> 1857-1864.
>
> Wassalam,
> Maryanto.
>
> -----Original Message-----
> From: R.P. Koesoemadinata [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> Sent: Friday, June 03, 2005 3:25 PM
> To: [email protected]
> Subject: Re: [iagi-net-l] register now !
>
>
> Sdr. Dessy
> Saya justru mengalami hal yang sebaliknya. Saya memegang Honours 
> Bachelor's Degree dari Queen's University di Canada dan minta 
> pengesahan setara dengan
> Sarjana di Indonesia. Keputusannya, Honours BSc. Canada disetarakan
> secara
> kepegawaian dengan Sarjana, tetapi tidak secara akademis, sehingga
saya
> mengambil lagi ujian Sarjana.
> RPK
> ----- Original Message ----- 
> From: "Dessy Dharmayanti" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[email protected]>
> Sent: Friday, June 03, 2005 1:03 PM
> Subject: Re: [iagi-net-l] register now !
>
>
>> Minarwan,
>> Bicara soal pengakuan LN terhadap S1 kita. (bukan tentang mutu). Dulu

>> saya pernah melakukan penyetaraan ijazah S1 geologi ITB di New 
>> Zealand kepada badan berwenang disana (lupa lagi namanya). Badan tsb
> menyetarakan
>> S1
>> kita dengan Bachelor disana. Saat itu saya maju lagi (dg membayar fee
>> lagi)
>> untuk meminta supaya S1 kita disamakan dengan Bachelor (Honours)
> mereka
>> (Bachelor + kl 1 tahun melakukan thesis), dengan menunjukkan
> bukti-bukti
>> bahwa S1 kita bobot kreditnya lebih banyak dan waktu yang ditempuh
> lebih
>> lama dibandingan Bachelor di NZ, ditambah S1 kita juga melakukan
> thesis
>> (yang tidak dilakukan Bachelor disana), serta didukung oleh surat 
>> pernyataan/keterangan dari Ketua Jurusan maupun ITB yang mendukung S1
> kita
>> setara dengan Bachelor Honours.
>> Tetapi ternyata Badan yang berwenang tetap memutuskan bahwa S1 kita
> hanya
>> setara dengan Bachelor mereka saja.
>>
>> dessy
>>
>>
>> ----- Original Message -----
>> From: "Minarwan" <[EMAIL PROTECTED]>
>> To: <[email protected]>
>> Sent: Monday, May 30, 2005 2:29 PM
>> Subject: Re: [iagi-net-l] register now !
>>
>>
>> Pak Awang,
>> Membandingkan mutu lulusan tentu saja tidak sederhana, tapi kalau 
>> membandingkan 'jumlah' apa yang mahasiswa S1 kita dan mahasiswa di 
>> luar negeri pelajari, saya pikir S1 kita bisa disamakan dengan 
>> Bachelor (Honours). Dengan demikian mestinya bisa langsung ambil PhD 
>> tanpa perlu kuliah S2, walaupun kuliahnya di luar negeri.
>>
>> Yang kuliah di Jerman kan bisa tuh ambil DR. rer nat atau apalah 
>> namanya, enggak pake S2 kan Pak? Awalnya waktu masuk memang 
>> dibilangin
>
>> ambil Master, tapi setelah evaluasi tahun pertama dianggap mampu, 
>> langsung saja lanjut ke S3. Yang dari Honours ke PhD juga demikian, 
>> tahun pertama dianggap ambil Master, setelah dinilai dan dianggap 
>> cakap, langsung dijadikan PhD.
>>
>> Minarwan
>>
>> On 5/30/05, Awang Satyana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>>> Pertanyaan dasarnya, mengapa S1 kita yang rata2 kuliah 5 tahun itu
>> disamakan dengan "bachelor" kalau mau ambil sekolah di LN ? Di LN, 
>> dalam 5 tahun itu ya sudah lewat bachelor dan master umumnya. Seorang

>> lulusan S1 di Indonesia karena dianggap bachelor maka mesti sekolah 2

>> tahun lagi untuk sampai master, maka jadinya 7 tahun untuk bachelor +

>> master.
>>> Anehnya, seorang Drs di Belanda (S1 di Indonesia) bisa mengambil 
>>> langsung
>> PhD, tanpa perlu master-masteran dulu, nah kok S1 Indonesia yang 
>> sistem pendidikannya diwarisi dari Belanda tidak bisa ??!
>>>
>>> Lalu, sekolah2 di Indonesia pun ternyata ikut-ikutan "mendowngrade" 
>>> kan
>> lulusan S1nya, dengan menganggap mereka bachelor kalau mau ambil S2 
>> (master/magister).
>>>
>>> Apakah mutu S1 kita itu = mutu bachelor di LN ? Saya tidak percaya.
>>>
>>> salam,
>>> awang (tetap S1)
>>>
>> --
>> - 100 Gmail invitations to go, contact me if you're interested.
>> - Articles on Liverpool FC at http://minarwan.spymac.net/blog
>>
>> ---------------------------------------------------------------------
>> To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] To 
>> subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI
>> Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: 
>> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
>> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy 
>> Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
>> Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi 
>> Karst
>
>> : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M.
>> Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan 
>> Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi 
>> Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. 
>> Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
>> ---------------------------------------------------------------------
>>
>>
>>
>> ---------------------------------------------------------------------
>> To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] To 
>> subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI
>> Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: 
>> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
>> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy 
>> Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
>> Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi 
>> Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M.

>> Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan 
>> Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi 
>> Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. 
>> Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
>> ---------------------------------------------------------------------
>>
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] To 
> subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI
> Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: 
> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy 
> Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
> Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst

> : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M.
> Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan 
> Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi
> Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A.
> Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
> ---------------------------------------------------------------------
>
>
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] To 
> subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI 
> Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: 
> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy
> Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
> Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
> Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
> Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
> Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau 
> [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
> Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
> ---------------------------------------------------------------------
>
> 


---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] To
subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI
Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1:
http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy
Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst :
Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M.
Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan
Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi
Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A.
Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------




---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy Sebayang([EMAIL 
PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke