Kalau untuk daerah yang relative plat seperti di Australia, geologist
akan kesulitan mencari coal outcrops. So jadi mereka lebih populer
menggunakan jasa geophysics/seismic.

Kalau dibanding di Indonesia, biaya mapping memang lebih murah dan lebih
akurat dibanding harga jasa konsultan untuk  lithostructural
interpretation. Tapi adakalanya data lithostructural (bila sudah ada)
tersebut bisa mengehemat cost operasional mapping, karena target lebih
ter-arah dan cepat.

Mas Syaiful ini interest bener nih ke coal business . . . Tapi ada
beberapa rekan saya yang seumur-umur di oil company mulai oriented ke
coal business di Samarinda, katanya sih tidak sengaja ketemu small
deposits? Jadi yah . . . Digarap saja.


Jadi mas Noel bisa kasih advise untuk business baru pak Syaiful
he...he...he...guyon.


Salam,

Slamet Riyadi




-----Original Message-----
From: Pranoto, Imanuel W [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Thursday, June 09, 2005 10:12 AM
To: [email protected]
Subject: RE: [iagi-net-l] geophysicist di mining co. (Berapa jumlah
geoscience di perusahaan anda?)


Mengenai cost memang relatif dan disangga oleh paramater ekonomi yang
lainnya (reserve, prod cost, dll) sehingga masih ada keuntungan. Untuk
penambangan dgn nisbah kupas rendah umumnya cukup mapping dan drilling
dgn spasi yang optimum namun untuk nisbah kupas yang tinggi dan/atau
tambang dalam, paduan metoda seismik dan pemboran ini lebih ekonomis
daripada hanya pemboran saja. 
Di bbrp tempat juga pernah dicoba dengan metoda lain spt resistivity
profiling & magnetic untuk eksplorasi batubara pada area dimana metoda
konvensional sulit dilakukan misalnya spt mendeteksi kehadiran batuan
beku (sill/dyke, lava/intrusion) di sekitar deposit batubara.


-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Thursday, June 09, 2005 3:51 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [iagi-net-l] geophysicist di mining co. (Berapa jumlah
geoscience di perusahaan anda?)


ok, terimakasih. pertanyaan (terakhir) nih, apa nggak terlalu besar
anggaran/dana utk akuisisi data seismik ini dibandingkan dg
'perolehan'-nya nanti? maaf, setahu saya, kalo pakai prinsip ekonomi,
utk cari batubara dulu, bukankah cukup dg pemetaan permukaan saja, terus
ditambah beberapa pemboran dangkal utk lebih dipercaya jumlah
cadangannya. terus, tinggal ambil deh.

kalo pakai seismik segala, berapa persen dananya? apa nggak mengurangi
keuntungan jualan batubaranya?

salam,
syaiful



 

                    "Pranoto,

                    Imanuel W"           To:     <[email protected]>

                    <[EMAIL PROTECTED]       cc:

                    min.com>             Subject:     RE: [iagi-net-l]
geophysicist di mining co. (Berapa jumlah   
                                          geoscience di perusahaan
anda?)                                          
                    06/08/2005

                    05:39 PM

                    Please respond

                    to iagi-net

 

 





Betul mas utk batubara. Akuisisi data dilakukan oleh kontraktor dgn
Mini-SOSIE method. Karena masih trial spasi antar lintasan 500m dan
totalnya 5000-an km dan data terambilnya maks 600m meski target coal
seam ada di 300m.


-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Wednesday, June 08, 2005 10:26 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [iagi-net-l] geophysicist di mining co. (Berapa jumlah
geoscience di perusahaan anda?)


wah, ini yg menarik lagi. mas noel, apakah sedang mencari batubara
(arutmin)? apakah juga seismiknya (high resolution?) sama dg di migas?
maksud saya, akuisisi data dan hasilnya? kalo ya, berapa jauh/lebar
spasi antar lintasannya? berapa dlm
(sub-surface) data yg diambil?

maaf, banyak tanya, ingin tahu sih.

salam,
syaiful







---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] To
subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI
Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1:
http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy
Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst :
Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M.
Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan
Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi
Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A.
Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] To
subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI
Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1:
http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy
Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst :
Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M.
Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan
Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi
Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A.
Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------


Kirim email ke