Abah dan rekans,

Kalau yang dimaksud dengan batu besi adalah "iron ore", di Indonesia memang
sangat jarang (belum) ditemui karena kondisi geologinya. Secara umum ada 2
genesa "iron ore" (yang saya tahu) dan biasanya membentuk layers (cms s.d
beberapa meter).  (1) Iron ore diendapkan sebagai volcanogenic exhalatives
pada gunung-gunung api bawah laut, sama persis mekanismenya dengan VMS
(volcanogenic massive sulfide - Pb - Zn - Cu). Komposisi ore deposit ini
memang sangat tergantung dari komposisi magma di bawahnya. Ada beberapa
tempat di Indonesia yang mengindikasikan type deposit ini; (2) Iron ore
tebentuk sebagai "sedimentary exhalative/ sedex"). Host rock dari type ini
murni sediment. Artinya larutan hydrothermal yang kaya Fe keluar dari
fractures (structures) di dasar laut berinteraksi dengan air laut dan
diendapkan menjadi semacam layer sediment. Di Australia type iron ore spt
ini biasanya diketemukan pada batuan sangat tua dan termetamorfisme, sering
disebut sebagai BIF (banded iron formation). Tapi ada beberapa penulis yang
menyangkal bahwa BIF bukanlah "sedex", tapi terbentuk sebagai type deposit
replacement (jadi tebentuk belakangan dibanding sediment-nya, kadang disebut
sebagai epigenetic deposit).

Ada beberapa lagi genesa iron ore tetapi "sangat khusus" seperti misalnya
yang berasosiasi dengan "skarn" (di Freeport ada tidak ya skarn yang iron
rich??), atau iron ore yang terbentuk seperti halnya lava (dimuntahkan oleh
gunung api yang komposisi magmanya iron-rich).

Saya belum pernah ke Bangka jadi tidak punya bayangan ttg batu besi di sana.
Mungkin rekan dari PT Timah atau Kobatin bisa lebih menjelaskan.

Tambahan lagi: pada saat orang bilang iron ore, itu bukan berarti 100% besi,
biasanya komposisi Fe-nya berkisar 60 - 80%, sisanya disusun oleh mineral
lain spt zircon, rutile, kuarsa, dll.

Salam - Daru


----- Original Message ----- 
From: <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Monday, June 20, 2005 9:22 AM
Subject: [Fwd: [iagi-net-l] "batu besi"]


>    Rekans
>
>    Sampai hari ini Senen 20 Juni 2004 , belum ada yang respons,
>    kenapa ya ????
>    Apakah memang belum ada rekan yang mengetahuinya ?
>    Aku memang beber bener pengen tahu lho.
>
>    Si Abah


---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke