>
   Rekan rekan

   Kalau diumpamakan KAWIN PAKSA, maka Pertamina itu dipaksa
   kawin sama seorang wanita (yang belum tentu gadis jujur),
   bahkan Pertamina tahu si calon istri itu suka "nyuri" ,
   "nyeleweng" , kurang tahu menjadi tamu yang baik ,
   dsb.

   Nah , apa yang harus dilakuakn Pertamina ????

   Ya , jadi sepertinya ayah si Anak yang bernama
   Pertamina itu berkata :" Nak , Aku
   terpaksa mengawinkan kamu sama dia , soalnya Ayah banyak
   tergantung sama dia , dia akan ngasih ayah obat polio ,
   dia akan kasih pedang untuk kita berlindung dari musuh
   di utara dan selatan , dia akan melindungi ayah karena ayah
   telah berbuat melanggar HAM".
   Anak itu menjawab:" Ayaaah, dia itu jahaaat lho , aku tahu
   kemarin dia beli BH harganya cuma duaratus ribu , dia ngo-
   mong harganya sejuta, nanti uang saya habis dong".

    Lama lama ayahnya marah dan berkata :" Akh kamu banyak omong
    kamu tahu ndak , ayah butuh uang untuk ngasih makan anak-
    anakku yang dua ratus juta !!!!!!"

    Kaya gitu ndak ya Pak Widya ????( yang dulu sangat gagah
    menolak perpanjangan kontrak dengan EMOI)


    Si - Abah


   On 6/21/05, ismail <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>> Dari Economic chall. MetroTV Selasa malam ini, Kayaknya hampir
>> dipastikan
>> Exxon akan tetap di Cepu, apalagi juga ada dukungan dari Pengamat
>> Perminyakannya.
>> Dari diskusi yang sudah panjang lebar selama ini diberbagai forum
>> tentang
>> kasus ini, kayaknya dari apa yang disampaikan  di MetroTV tsb, Alasan
>> Pragmatislah yg diperhitungkan untuk memutuskannya.karena memang
>> problemnya
>> ada di pihak Indoz ( supaya cepat berproduksi shg dapat menambah
>> penghasilan
>> negara secepatnya guna menambah APBN).Rasanya alasan alasan  masalah G &
>> G ,
>> Kemampuan mengelola sendiri , dll  kalah dg alasan pragmatis tsb.
>>
>> Ism
>
> Kalau alasan pragmatis .... supaya lebih cepat lagi adalah
> memanfaatkan fasilitas yg saat ini sudah ada di sana ... which is
> operated by Pertamina JOB Petrochina ...
> Ini akan lebih cepet lagi ... dibandinkan menunggu pembangunan
> fasilitas dari EM.
> Atau bisa saja joint operation ... Tinggal "pasang pipa pralon"
> produksi dah jalan deh ...hehehehe
>
> Jadi apa iya alasan pragmatis ? I doubt it
> Kalo politis sih saya yakin. Karena "longterm impact" tidak
> berpengaruh terhadap popularisasi politisi2 yg duduk manis selama 5
> tahun (satu siklus kepemimpinan / Pemilu)
> Selain itu Cepu ini sebagai amunisi untuk memperkuat bargaining posisi
> Indonesia dg Amrik terasa juga ketika Indonesia diembargo peralatan
> senjatanya. Sampe2 Ambalat di goyang2 tetangga :(
>
> Nah yg saya konsen saat ini adalah daerah untuk extensionnya sebaiknya
> hanya lapangan2 yg "proven" saja. Sedangkan yg tidak produktif (Prob
> and Poss) dikembalikan lagi ke Indonesia cq Migas.
> Secara umum bisa saja ada 3 kategori cadangan (ini utk mempermudah saja)
> yaitu
> - Proven (yg sudah berproduksi)
> - Probable (yg sudah dibor tetapi belum produksi)
> - Possible (yg belum dibor)
> Sisanya mungkin kategori spekulatip dimana daerah ini saja yg sering
> dikembalikan.
>
> Seingatku belum semua reef prospects (kategori cadangan potential) di
> daerah itu sudah dibor, baru 2 atau 3 yg sudah dibor, itupun menurut
> saya jebakan itupun belum sepenuhnya di delineasi. Sehingga angka2
> tersebut  saya yakin masih bisa berubah. Bisa naik (lebih besar) bisa
> pula turun (lebih kecil) dari yg diduga sebelumnya.
>
>
> RDP
>
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
> (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
> Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
> Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
> Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
> Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau
> [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
> Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
> ---------------------------------------------------------------------
>
>



---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke