Ada paper AAPG th 1994 dari Keith W Shanley dan Peter J
McCabe yang mungkin membantu untuk pencerahan

            tentang sequence stratigraphy di fluvial setting. Paper ini
berjudul "Perspective on Sequence Stratigraphy

            Of Continental Strata". Tapi ga tau juga kalo ada konsep yg
lebih update lagi dari paper ini, mungkin ada yg bisa nge-share?

 

 

            Salam,

            Dodi

 

-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of [EMAIL PROTECTED]
Sent: Thursday, July 07, 2005 2:31 AM
To: [EMAIL PROTECTED]; [email protected];
[EMAIL PROTECTED]
Subject: RE: [Geo_unpad] Re: [iagi-net-l] sequence stratigraphi di
daerah terstruktur

 

Terutama kalo menganalisa di zona yang nggak ada air lautnya model
lingkungan sungai wah repot tenan....

Dicari-cari condesed section kagak ada, bisa frustasi entar.

Konsep sequence based on sea level changes dari exxon ini memang kurang
lengkap so sebaiknya diganti ama konsep yang lebih ok.

 

Ketimbang konsep Exxon dengan "sea level changes"nya mungkin "hierarchy
energy level" lebih baik digunakan

Dan interpretasinya jauh lebih regional dari cekungan ampe zona terrain.
Tinggal dikorelasi aja mana "base level rise" (yg berhubungan dengan
high accommodation sediment supply ratio) dan mana "base level fall"
(low accommodation sediment supply ratio). Jadi nggak ada pengaruh
dengan kedalaman laut seperti yang saudara Kartiko nyatakan

Gimana kalo thrownya besar? 

Sama sekali tidak terpengaruh oleh kedalaman, sebab konsep korelasi
sequence pengendapan itu "chronostratigraphic" dan samasekali

bukan lithofacies correlation, so efeknya  melibas semua lingkungan baik
yang kedalaman  1000 meter , 500 meter, 100 meter

Dari Bathyal, neritik, litoral maupun yang nol meter yg sudah kayak
ketemu air lautnya tetep bisa dikorelasi.

Nggak ada pengaruhnya dengan tebal atau tipisnya Batuan sedimen.

 

Cuma masalahnya konsep sequence mana yang dipakai? Kalo pake konsep
exxon bisa stop ditengah-tengah.

 

Wasalam

yud

 

 

  _____  

From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of Ukat Sukanta
Sent: Monday, July 04, 2005 9:22 PM
To: [email protected]; [EMAIL PROTECTED]
Subject: RE: [Geo_unpad] Re: [iagi-net-l] sequence stratigraphi di
daerah terstruktur

 

Maaf saya telat merespon-harus ngejar setoran dulu.

 

Konsep sequence stratigraphy sebetulnya sudah dimulai dari th.49, dan
kosep ini  sebetulnya tidak berasal dari konsep perubaha muka air laut
ini di jamannya Prof. Sloss. Pada th. atau hampir ahir th70an
matematikan model baru dipakai untuk air laut, subsidence dan sediment
supply untuk menghasilkan curves global cycle chart yang umumnya kita
pakai sampai sekarang. Dan penerapannya sama, sudah ada contoh-contohnya
dari Exxon terutama, apakah didaerah yang ada faulting atau tidak.

 Yang diterangkan Pak Awang sudah detil. Kalau di daerah kita, di
Indonesia, tectonicnya sangat active, sehingga pengaruhnya ke batuan
yang dikorelasikan akan tambah rumit, dan kadang-kadang untuk menentukan
MFS/Condensed section saja bisa makan waktu juga.

 

Saya pernah mengerjakan salah satu well yang menembus 2 blocky sand yang
ketebalannya kurang lebih sama, dan pola GammaRay.nya sangat mirif.
Blocky sand ini dipisahkan oleh shale. Pertamanya saya
menginterpretasikan adanya 2 channel sand atau 2 SB pada kontak bagian
bawah kedua sand body tersebut. Tapi setelah biostratnya dianalisa,
kedua sand body itu mengandung fossil yang sama, jadi interpretasinya
sekarang berubah, sandbody yang ada di atas tersesar naikan, dan
ternyata seismik juga mendukung-adanya zona sesar naik.

 

Kadang-kadang syndepositional faulting memperumit korelasi reservoir
kita. Kalau kita mengkorelasikan reservoirs dengan memakai well log saja
(GammRay umpamanya), interpretasi kita bisa salah juga. Di daerah yang
fault active pada waktu sedimen diendapkan, secara local reservoir bisa
menjadi tebal, dan pola GammaRay nya pun bisa sangat berbeda dengan yang
ketebalannya normal yang tidak dipengaruhi fault. FS yang terlihat
cantik jadi tidak mudah di picked pada reservoir yang menebal, SB yang
tadinya jelas jadi memakan waktu lebih lama dan bisa tidak/kurang yakin
kebenarnnya setelah dipicked. Ketebalan local seperti ini biasanya
diinterpretasikan sebagai adanya channels. Padahal kalau kita melihat
data seismiknya, ternyata penebalan ini bisajuga disebabkan oleh adanya
faulting. 

 

Untuk mudahnya dalam praktek, kita menginterpretasikan MFS karena
GammaRay readingnya pada sekuen yang kita kerjakan paling besar atau
paling shale. MFS atau condensed section bisa tidak mudah dipilih, kalau
berada pada sekuen yang menebal dengan pola GammaRay yang berbeda dan
lebih rumit, karena faulting yang active pada waktu sekuen itu
diendapkan. Ini bisa terjadi, sequence yang tipis (simple) yang tidak
terpengaruh oleh fault; dan sebelahnya sequence yang lebih tebal, cycle
nya lebih banyak, sehingga MFS nya pun susah diinterpretasikan. Bisa
saja seismic, logs, atau cores-tidak banyak membantu. Problem seperti
ini biasanya biostrat akan bisa membantu-analisa cores atau SWCSnya,
karena biostrat. akan mendukung data sedimentology mengenai water depth
dengan fossil yang paling melimpah dan diversitynya yang lebih meluas.
Teorinya MFS bisa berasociasi dengan glauconite dan phospat, tidak tidak
selalu bisa kita ketemukan.

 

Salam,

us

 

 

-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of Awang Satyana
Sent: Friday, July 01, 2005 12:36 PM
To: [email protected]; [EMAIL PROTECTED]
Subject: [Geo_unpad] Re: [iagi-net-l] sequence stratigraphi di daerah
terstruktur

 

Konsep seq strat juga sudah memasukkan unsur tektonik sebab sea level
fluctuations juga dipengaruhi oleh naik turunnya massa kerak Bumi di
samping oleh glasiasi dan tingkat suplai sedimen. Dalam masalah "forced
regression" misalnya, itu jelas tektonik diindahkan.

 

Konsep2 seq strat di wilayah yang intensively structurized pun tetap,
hanya kita harus melakukan screening dulu. Korelasi sumur2 dengan seq
strat di wilayah yang deformasinya tinggi akan kita screen dengan
melihat2 dulu apakah ada repetitive beds karena reverse/thrust faults
atau adakah missing beds karena normal faults. Sesudah merekontruksinya
ke keadaan pre-faulted baru kita korelasikan.

 

Sequence stratigraphy berusaha melihat hubungan2 genetik antara strata
dengan menghubung2kan kesamaan parasequence, parasequence set, system
tracts, sequence, permukaan2 singenetik flooding surfaces, MFS, dll.
Sedangkan struktur/deformasi, adalah gejala geologi berikutnya yang
mendeformasi strata. Maka, tentunya kita harus bayangkan dulu bahwa
lapisan2 yang akan kita korelasikan itu pre-faulted agar kita bisa
menghubungkan lapisan2 yang sin-genetik sebab struktur telah
mengacak2nya sekarang.

 

Silakan Pak Ukat ahlinya...

 

salam,

awang

[EMAIL PROTECTED] wrote:

        Mau nanya ke rekan G & G sadayanya..
        
        Sequence stratigraphi itu kan timbul dari konsep naik turunnya
muka air 
        laut....
        bagaimana penerapan sequence stratigraphi di daerah yang banyak
di kontrol 
        oleh struktur ya...? apakah sama atau berbeda....?
        mis : fase maximum flooding di compartement yang satu tentu
berbeda dengan 
        compartement yang lain ...karena bisa saja throw nya beda 100 m
jadi beda 
        depth sea levelnya bisa jadi 100 m juga...
        
        Terima kasih atas pencerahannya....
        
        Regards
        
        Kartiko-Samodro
        Telp : 3852
        
        
        
---------------------------------------------------------------------
        To unsubscribe, send email to:
iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
        To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
        Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
        IAGI-net Archive 1:
http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
        IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
        Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
        Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
        Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
        Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
        Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau
[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
        Komisi Database Geologi : Aria A.
Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
        
---------------------------------------------------------------------

  _____  

Yahoo! Sports
Rekindle the Rivalries. Sign up for Fantasy Football
<http://pa.yahoo.com/*http:/us.rd.yahoo.com/evt=33539/*http:/football.fa
ntasysports.yahoo.com?ovchn=YAH&ovcpn=Integration&ovcrn=Mail+footer&ovrf
d=YAH&ovtac=AD%20>  

Moderators:
Budhi Setiawan '91 <[EMAIL PROTECTED]>
Edi Suwandi Utoro '92 <[EMAIL PROTECTED]>
Sandiaji '94 <[EMAIL PROTECTED]>
Wanasherpa '97 <[EMAIL PROTECTED]>
Satya '2000 <[EMAIL PROTECTED]>






Moderators:
Budhi Setiawan '91 <[EMAIL PROTECTED]>
Edi Suwandi Utoro '92 <[EMAIL PROTECTED]>
Sandiaji '94 <[EMAIL PROTECTED]>
Wanasherpa '97 <[EMAIL PROTECTED]>
Satya '2000 <[EMAIL PROTECTED]>




SPONSORED LINKS 

Universitas padjadjaran
<http://groups.yahoo.com/gads?t=ms&k=Universitas+padjadjaran&w1=Universi
tas+padjadjaran&w2=Colleges+and+universities&c=2&s=60&.sig=4KrqFKFO5mgVB
RRy65Oplw> 

Colleges and universities
<http://groups.yahoo.com/gads?t=ms&k=Colleges+and+universities&w1=Univer
sitas+padjadjaran&w2=Colleges+and+universities&c=2&s=60&.sig=9YU2qsYULtl
prHpD3zkm-A> 

AVISO LEGAL:
Esta informacion es privada y confidencial y esta dirigida unicamente a
su destinatario. Si usted no es el destinatario original de este mensaje
y por este medio pudo acceder a dicha informacion por favor elimine el
mensaje. La distribucion o copia de este mensaje esta estrictamente
prohibida. Esta comunicacion es solo para propositos de informacion y no
debe ser considerada como propuesta, aceptacion ni como una declaracion
de voluntad oficial de REPSOL YPF S.A. y/o subsidiarias y/o afiliadas.
La transmision de e-mails no garantiza que el correo electronico sea
seguro o libre de error. Por consiguiente, no manifestamos que esta
informacion sea completa o precisa. Toda informacion esta sujeta a
alterarse sin previo aviso.

This information is private and confidential and intended for the
recipient only. If you are not the intended recipient of this message
you are hereby notified that any review, dissemination, distribution or
c! opying of this message is strictly prohibited. This communication is
for information purposes only and shall not be regarded neither as a
proposal, acceptance nor as a statement of will or official statement
from REPSOL YPF S.A. and/or subsidiaries and/or affiliates. Email
transmission cannot be guaranteed to be secure or error-free. Therefore,
we do not represent that this information is complete or accurate and it
should not be relied upon as such. All information is subject to change
without notice. 

Moderators:
Budhi Setiawan '91 <[EMAIL PROTECTED]>
Edi Suwandi Utoro '92 <[EMAIL PROTECTED]>
Sandiaji '94 <[EMAIL PROTECTED]>
Wanasherpa '97 <[EMAIL PROTECTED]>
Satya '2000 <[EMAIL PROTECTED]>





  _____  

YAHOO! GROUPS LINKS 

 

*          Visit your group "Geo_Unpad
<http://groups.yahoo.com/group/Geo_Unpad> " on the web.
  

*          To unsubscribe from this group, send an email to:
 [EMAIL PROTECTED]
<mailto:[EMAIL PROTECTED]> 
  

*          Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of
Service <http://docs.yahoo.com/info/terms/> . 

 

  _____  

-----
This message has been certified virus free by Medcoenergi Antivirus
        

Kirim email ke