Saya setuju pak.
Dimulai dari kita, marilah kita STOP sesuatu yang  TIDAK PERLU meskipun
kita suka, dan kita MULAI sesuatu yang PERLU meskipun  tidak suka.
Indonesia parti akan lebih baik.

regards,
mandhiri


                                                                                
                          
                      "R.P.                                                     
                          
                      Koesoemadinata"          To:       <[email protected]>  
                          
                      <[EMAIL PROTECTED]                                        
                           
                      et.id>                   cc:                              
                          
                                                                                
                          
                      07/11/2005 07:40         Subject:  Re: [iagi-net-l] 
Mekanisme kelangk BBM.          
                      AM                                                        
                          
                      Please respond to                                         
                          
                      iagi-net                                                  
                          
                                                                                
                          
                                                                                
                          




Sebetulnya yang harus dipadamkan itu penerangan Iklan yang banyak makan
listrik, dan juga tidak ada gunanya, tetapi perusahaan iklan yang protes.

----- Original Message -----
From: <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Monday, July 11, 2005 7:17 AM
Subject: Re: [iagi-net-l] Mekanisme kelangk BBM.


>
> kebijaksanaan permerintah kita bisanya cuma slogan - slogan yang enggak
> jelas....
> coba yang dikurangi kok ac di tempat umum...berapa  sih di tempat umum
> yang
> pake ac...? kenapa enggak rumah - rumah besar yang acnya banyak....?
> kenapa
> kok enggak dinaikin aja pajak / tarif listrik mis yang di atas 3500 watt
> yang bukan industri....
> kemarin katanya mobil diatas 1800 cc yang harus pake pertamax (saya
setuju
> batas 1800 karena angkot kijang kan rata - rata 1800 ke
bawah)....sekarang
> jadi 2500 cc yang paka pertamax ...berapa banyak sih mobil yang diatas
> 2500
> cc...?
>
> Sudah beberapa minggu ini ada penggiliran pemadaman listrik di balikpapan
> ..dalam  1 minggu bisa 2-3 kali mati listrik untuk waktu yang
> lama....katanya karena salah satu pembangkitnya mati...
> sementara pembangunan mall, apartement, ruko dsb masih tetap berjalan dan
> malah makin cepat....pemasangan listrik lewat "jalur khusus"  masih terus
> berlangsung walaupun ada keterbatasan pasokan listrik .
>
> salam
> Ferdi
>
> kemarin lihat di tv ..kok boleh ya fasilitas negara digunakan untuk pesta
> pribadi pejabat....?
>
>
>
> |---------+---------------------------->
> |         |           "ismail"         |
> |         |           <[EMAIL PROTECTED]|> |         |           id>
|
> |         |                            |
> |         |           08/07/2005 08:23 |
> |         |           PM               |
> |         |           Please respond to|
> |         |           iagi-net         |
> |         |                            |
> |---------+---------------------------->
>
>
>-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------|

>  |
> |
>  |       To:       <[email protected]>
> |
>  |       cc:
> |
>  |       Subject:  Re: [iagi-net-l] Mekanisme kelangk BBM.
> |
>
>
>-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------|

>
>
>
>
> Kabarnya akan dibuat kepres  ttg penghematan energi , al untuk
> transportasi
> mobil diatas 2500 CC tidak boleh pakai premium, AC ditempat tempat umum
> dikurangi , Lift hanya dioperasikan mulai lantai 3, dll.
> Kayaknya masalah energi ini akan selalu bergejolak, pemakaian yg terus
> meningkat , disisi lain diversifikasinya belum jalan. Pada waktu harga
> minyak masih disekitar 20 an dollar, banyak penelitian - pemelitian
energi
> alternatif  yang belum ekonomis dikembangkanm karena masih selalu kalah
dg
> BBM apalagi dg subsidi, namun setelah harga minyak mencapai 3 kali
> lipatnya,
> kayaknya belum ada tanda tanda energi  alternatif tersebut akan
> berjalan.Salah satunya Geothermal misalnya, meskipun sudah jelas dapat
> menggantikan BBM pada pembangkit listrik secara significan dg cadangan
> berlimpah namun infra strukturnya (  termasuk regukasinya ) belum siap,
> padahal untuk membangun suatu pembangkit bisanya dibutuhkan waktu minimal
> 2
> tahunan ( belum waktu eksplorasi dan eksploitasinya)., Akibatnya sekarang
> PLN kalang kabut dg melonjaknya BBM untuk pembangkitnya yg sudah melebihi
> kuotanya 8,35 juta KL menjadi 11,44 juta KL ( harga BBM untuk listrik
kira
> kira 2200 Rp/l dg harga dalam negeri/pertamiana, sedangkan harga tingkat
> internasionalnya sudah mencapai 4500 Rp/l ). Kalau 1 liter BBM
> menghasilkan
> listrik 2,5 kwh , maka biaya bahan bakarnya saja sudah 880 Rp/kwh ( ini
> saja
> pakai harga pertamina/sebsidi ), belum biaya lainnya ( O&M,
> transmisi,dll )
> bisa bisa menjadi 1000 Rp/kwh. Padahal kalau kita lihat rekening listrik
> kita itu hanya kita bayar kurang lebih 600 Rp/kwh.jadi untuk beli bahan
> bakarnya saja tdk cukup.
> Disisi lain harga jual Geothermal ( bahan bakar untuk PLTP ) kira kira
> hanya 400 Rp /kwh . malah ada yang 200 Rp/kwh.Harusnya dg harga minyak
> yang
> melambung ini, sumber energi ini sudah sangat kompetitif apalagi
renewable
> lagi, namun ya itu tadi ternyata infra strukturnya belum siap juga, belum
> lagi masalah masalah lain yang timbul.Rupanya tender untuk blok blok
> daerah
> baru di Migas jauh lebih cepat larinya daripada sesama saudaranya
> sekandung
> ( Geothermal), padahal semua sudah berteriak akan kelangkaan BBM.
>
> Ism
>
>
> Subject: Re: [iagi-net-l] Mekanisme kelangkaan BBM dilihat dari
kerentanan
> masyarakat terhadap isu.
>
>
>>
>> tapi gimana tahunya petugas pomnya bahwa mobil itu 1800 cc...? apa kalau
>> beli bensin harus nunjukin stnk...?
>> tapi kalau aturannya begitu saya setuju sekali....
>> makin gede ccnya kan makin mahal mobilnya...
>>
>> Regards
>>
>> Kartiko-Samodro
>> Telp : 3852
>>
>>
>>
>> |---------+---------------------------->
>> |         |           Deni Rahayu      |
>> |         |           <[EMAIL PROTECTED]|
>> |         |           m>               |
>> |         |                            |
>> |         |           08/07/2005 10:03 |
>> |         |           AM               |
>> |         |           Please respond to|
>> |         |           iagi-net         |
>> |         |                            |
>> |---------+---------------------------->
>>
>>
>>  >
>
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------|

>
>>  |
>> |
>>  |       To:       [email protected]
>> |
>>  |       cc:
>> |
>>  |       Subject:  Re: [iagi-net-l] Mekanisme kelangkaan BBM dilihat
dari
>> kerentanan      masyarakat terhadap isu.             |
>>
>>
>>  >
>
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------|

>
>>
>>
>>
>>
>> tapi tunggu dulu prof, mungkin teori isengnya ada
>> benarnya..krn koran hari ini me WAJIB kan mobil diatas
>> 1800cc, harus menggunakan pertamax...
>>
>> --- "R.P.Koesoemadinata" <[EMAIL PROTECTED]>
>> wrote:
>>
>>> Bagus, untuk lebih mengurangi subsidnya lagi
>>> Atau teori iseng saya tidak benar alias keliru
>>> RPK
>>>
>>> ----- Original Message -----
>>> From: <[EMAIL PROTECTED]>
>>> To: <[email protected]>
>>> Sent: Thursday, July 07, 2005 3:35 PM
>>> Subject: Re: [iagi-net-l] Mekanisme kelangkaan BBM
>>> dilihat dari kerentanan
>>> masyarakat terhadap isu.
>>>
>>>
>>> > >
>>> > > Untuk melengkapi teori konspirasi Bapak, saya
>>> baca di surat kabar
>>> kemarin
>>> > > kalau PERTAMINA bermaksud menaikkan harga
>>> pertamax dalam waktu dekat
>>> > > ini...............
>>> >
>>> >
>>> >
>>> > >
>>> > >
>>> > >
>>> > >
>>> > >                     "R.P.
>>> > >                     Koesoemadinata       To:
>>> <[email protected]>
>>> > >                     "                    cc:
>>> > > <[EMAIL PROTECTED]>,
>>> > >                     <[EMAIL PROTECTED]
>>> <[EMAIL PROTECTED]>
>>> > >                     a.net.id>
>>> Subject:     Re: [iagi-net-l]
>>> > > Mekanisme kelangkaan BBM
>>> > >
>>> dilihat dari kerentanan
>>> > > masyarakat terhadap isu.
>>> > >                     07/05/2005
>>> > >                     09:42 PM
>>> > >                     Please respond
>>> > >                     to iagi-net
>>> > >
>>> > >
>>> > >
>>> > >
>>> > >
>>> > >
>>> > > Saya mempunya teori lain mengenai kelangkaan BBM
>>> /premium ini, yang saya
>>> > > sebut teori konspirasi Pemerintah-Pertamina.
>>> > > Sebagai mana kita maklum hanya selang 2-3 bulan
>>> saja Pemerintah
>>> menaikkan
>>> > > harga premium ini, dengan maksud mengurangi
>>> "subsidi". Ini terjadi pada
>>> > > waktu harga minyak mentah dunia adalah sekitar
>>> USD 25-30/barrel.
>>> Sekarang
>>> > > dengan meningkatnya tiba2 sampai USD 60 barrel,
>>> maka kenaikan premium
>>> itu
>>> > > praktis tidak ada artinya lagi bagi APBN. Untuk
>>> menaikkan lagi harga
>>> > > premium
>>> > > tentu ini berarti bunuh diri politik alias tidak
>>> mungkin. Maka cara lain
>>> > > ditempuh, duit subsidi pemerintah ke Pertamina
>>> dikebiri, diterlambatkan,
>>> > > sehingga supply minyak Pertamina
>>> tersendat-sendat, akibatnya kelangkaan
>>> > > premium dimana-mana yang mulai juga terjadi di
>>> Bandung dan Jakarta.
>>> > > Anehnya
>>> > >
>>> > > tidak ada berita adanya kelangkaan Pertamax,
>>> sehingga mungkin ada
>>> > > konspirasi
>>> > > untuk mendorong pengguna kendaraan bermotor
>>> terutama mobil sedan untuk
>>> > > menggunakan Pertamax daripada harus ngantri
>>> Premium. kelihatannya
>>> nantinya
>>> > > premium itu akan di-phase-out karena selain
>>> subsidinya membengkak juga
>>> > > tidak
>>> > > ramah lingkungan karena masih menggunakan
>>> timbal. Ada berita katanya
>>> > > kilang
>>> > >
>>> > > di Dumai rusak.
>>> > > Dan rekayasa ini sudah mulai membuahkan hasil,
>>> karena menurut koran
>>> sudah
>>> > > banyak pengguna mobil yang berpaling menggunakan
>>> Pertamax, yang tidak
>>> > > mempunyai masalah kelangkaan dan konon katanya
>>> ramah lingkungan. Maka
>>> > > kalau
>>> > >
>>> > > nantinya semua sudah menggunakan Pertamax maka
>>> jelas subsidi BBM akan
>>> > > sangat
>>> > > berkurang. Pemerintah berhasil menaikkan harga
>>> BBM tanpa terjadinya
>>> demo.
>>> > > Ini kan suatu kebijakan yang jitu. Jika tidak
>>> mampu beli Pertamax yang
>>> > > silakan ngantri Premium yang makin lama makin
>>> panjang antriannya karena
>>> > > makin langka. Dan kelihatannya orang akan lebih
>>> senang  membayar lebih
>>> > > mahal
>>> > > beli Pertamax daripada ngantri. Kelihatannya
>>> pemerintah tidak panik
>>> dengan
>>> > > "krisis BBM", bahkan mungkin senyum2 saja,
>>> mengurangi subsidi sekaligus
>>> > > mengurangi pencemaran lingkungan.
>>> > > Tetapi ini hanya sekadar "teori" saja, wallahu
>>> alam apakah pemerintah
>>> SBY
>>> > > ini sedemikian lihaynya? Mungkin saya yang salah
>>> > > RPK
>>> > >
>>> > >
>>> > >
>>>
>> ---------------------------------------------------------------------
>>> > > To unsubscribe, send email to:
>>> iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
>>> > > To subscribe, send email to:
>>> iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
>>> > > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
>>> > > IAGI-net Archive 1:
>>> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
>>> > > IAGI-net Archive 2:
>>> http://groups.yahoo.com/group/iagi
>>> > > Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
>>> > > (Ratna.Asharina[at]santos.com)
>>> > > -http://fosi.iagi.or.id
>>> > > Komisi SDM/Pendidikan : Edy
>>> Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
>>> > > Komisi Karst : Hanang
>>> Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
>>> > > Komisi Sertifikasi : M.
>>> Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
>>> > > Komisi OTODA : Ridwan
>>> Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau
>>> > > [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi
>>> Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
>>> > > Komisi Database Geologi : Aria A.
>>> Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
>>> > >
>>>
>> ---------------------------------------------------------------------
>>> > >
>>> > >
>>> > >
>>> > >
>>> > >
>>> > >
>>> > >
>>>
>> ---------------------------------------------------------------------
>>> > > To unsubscribe, send email to:
>>> iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
>>> > > To subscribe, send email to:
>>> iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
>>> > > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
>>> > > IAGI-net Archive 1:
>>> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
>>> > > IAGI-net Archive 2:
>>> http://groups.yahoo.com/group/iagi
>>> > > Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
>>> > >
>>>
>> (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
>>> > > Komisi SDM/Pendidikan : Edy
>>> Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
>>> > > Komisi Karst : Hanang
>>> Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
>>> > > Komisi Sertifikasi : M.
>>> Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
>>> > > Komisi OTODA : Ridwan
>>> Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau
>>> > > [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi
>>> Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
>>> > > Komisi Database Geologi : Aria A.
>>> Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
>>> > >
>>>
>> ---------------------------------------------------------------------
>>> > >
>>> > >
>>> >
>>> >
>>> >
>>> >
>>>
>> ---------------------------------------------------------------------
>>> > To unsubscribe, send email to:
>>> iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
>>> > To subscribe, send email to:
>>> iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
>>>
>> === message truncated ===
>>
>>
>> __________________________________________________
>> Do You Yahoo!?
>> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
>> http://mail.yahoo.com
>>
>> ---------------------------------------------------------------------
>> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
>> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
>> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
>> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
>> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
>> (Ratna.Asharina[at]santos.com)
>> -http://fosi.iagi.or.id
>> Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
>> Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
>> Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
>> Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau
>> [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
>> Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
>> ---------------------------------------------------------------------
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> This e-mail (including any attached documents) is intended only for the
>> recipient(s) named above.  It may contain confidential or legally
>> privileged information and should not be copied or disclosed to, or
>> otherwise used by, any other person. If you are not a named recipient,
>> please contact the sender and delete the e-mail from your system.
>>
>>
>>
>> ---------------------------------------------------------------------
>> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
>> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
>> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
>> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
>> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
>> (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
>> Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
>> Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
>> Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
>> Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau
 >> [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
>> Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
>> ---------------------------------------------------------------------
>>
>>
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
> (Ratna.Asharina[at]santos.com)
> -http://fosi.iagi.or.id
> Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
> Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
> Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
> Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau
> [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
> Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
> ---------------------------------------------------------------------
>
>
>
>
>
>
> This e-mail (including any attached documents) is intended only for the
> recipient(s) named above.  It may contain confidential or legally
> privileged information and should not be copied or disclosed to, or
> otherwise used by, any other person. If you are not a named recipient,
> please contact the sender and delete the e-mail from your system.
>
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
> (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
> Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
> Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
> Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
> Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau
> [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
> Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
> ---------------------------------------------------------------------
>


---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau
[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------





The  information contained in this communication is intended solely for the
use  of  the  individual  or  entity  to  whom  it  is addressed and others
authorized to receive it. It may contain confidential or legally privileged
information.  If you are not the intended recipient you are hereby notified
that any disclosure, copying, distribution or taking any action in reliance
on  the  contents  of  this  information  is strictly prohibited and may be
unlawful.  If  you have received this communication in error, please notify
us  immediately  by  responding  to this email and then delete it from your
system. CNOOC is neither liable for the proper and complete transmission of
the  information  contained  in this communication nor for any delay in its
receipt.



---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke