>


  Awang sh

  Jadi bagaimana membedakan antara growth fault dan normal falam hal
  , dalam hal terjadi penebalan lapisan bersebelahan bida


Ferdi,
>
> Growth faults adalah thin-skinned tectonics - non basement-involved,
> karena sifat bidang sesarnya yang melengkung/non-planar/listric. Bidang
> sesar akan melengkung, scooping, jauh di atas basement. Mereka hanya
> mendeformasi lapisan sedimen dan saya belum pernah menemukan kasus growth
> faults yang mendeformasi basement. Kalau listric fault plane, ada yang
> mendeformasi basement, tetapi itu bukan growth faults, melainkan variasi
> normal faults yang biasanya planar. Di continental rifting atau sea floor
> spreading, retakan ekstensi bisa membuka melalui listric normal faults
> (bukan growth faults), dan biasanya domain-domain ekstensi di wilayah itu
> digeser-geser secara lateral oleh wrench fault yang lebih dikenal sebagai
> transform fault (Wilson, 1965; Bally and Snelson, 1986).
>
> Sedangkan, wrench faults selalu thick-skinned tectonics - basement
> involved. Master fault-nya harus mendeformasi basement, itu salah satu
> syarat wrench fault. Normal dan reverse faults bisa muncul keluar
> (diverging) dari master fault itu karena wrench fault punya komponen baik
> ekstensi maupun kompresi. Splay normal faults di bagian bawah master fault
> mungkin bisa saja menyambung ke growth fault di lapisan atas, tetapi saya
> belum menemukan kasus itu sebab biasanya sudah di bawah resolusi seismik.
> Growth faults biasa berkembang di delta yang sangat tebal hasil progradasi
> sedimennya, sehingga junction antara bidang growth fault plane ke normal
> fault plane di bagian bawah biasanya sudah di luar cakupan seismik.
>
> Tetapi namanya di alam, bisa saja sistem growth faults di-overprint oleh
> wrench faults, hanya yang terjadi selama ini, khususnya di Tarakan dan
> Kutei, ridge2 yang asal-muasalnya berhubungan dengan wrench faults
> kemudian menyediakan barrier buat domain-domain growth faults terjadi.
> Suatu domain growth faults terjadi dan dengan domain tetangganya
> dipisahkan oleh ridge wrench faults. Ridge terjadi lebih dahulu, Miosen
> awal paling muda, baru growth faults terjadi sesuai dengan progradasi
> sedimen delta terjadi.
>
> Normal fault dari wrench fault tak mungkin jadi growth fault karena normal
> dan wrench fault adalah post-depositional structure, sedangkan growth
> fault adalah syn-depositional structure. Harap diwaspadai bahwa perbedaan
> ketebalan lapisan bersebelahan yang mengapit bidang sesar (juxtaposed
> beds) bukan satu-satunya kriteria membedakan growth fault dari normal
> fault. Normal fault pun bisa punya perbedaan seperti itu. Di Barito Basin
> banyak berkembang seperti itu di level Tanjung Formation, dan itu bukan
> growth fault; tetapi hanya relic paleo-topografi.
>
> salam,
> awang
>
> [EMAIL PROTECTED] wrote:
>
> Selamat pagi
>
> Saya mau menanyakan apa rekan - rekan semuannya...
>
> Apakah mungkin suatu growth faults berasosiasi dengan wrench faults...?
> kalau saya baca - baca di paper kok normal faults yang berasosiasi dengan
> wrench faults memiliki dipping plane yang tinggi dan berasosiasi dengan
> basement...sementara growth faults memiliki dipping plane yang landai dan
> umumnya tidak berhubungan dengan basement...
> nah apakah mungkin normal faults dari wrench faults menjadi growth
> faults...?
>
> Mungkin ada yang punya pengalaman / mengetahui paper tentang hal
> tersebut...
>
>
> Regards
>
> Kartiko-Samodro
> Telp : 3852
>
>
>
>
> This e-mail (including any attached documents) is intended only for the
> recipient(s) named above. It may contain confidential or legally
> privileged information and should not be copied or disclosed to, or
> otherwise used by, any other person. If you are not a named recipient,
> please contact the sender and delete the e-mail from your system.
>
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
> (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
> Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
> Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
> Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
> Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau
> [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
> Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
> ---------------------------------------------------------------------
>
>
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
> http://mail.yahoo.com



---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke