Pak Shofi,

PP , yang presisi adalah yang dari pengukuran sebenarnya (pressure test).
Tetapi tidak mungkin mengukur pressure shale. Tetapi pada sand yang tipis
diharapkan sama/mendekati shale pressure.

Kalau menggunakan'response log',  hasilnya hanya perhitungan matematis.

Problemnya , tidak semua sand di -pt. Dan sand yang mendekati shale
pressure,
umumnya tipis, isolated (Mahakam). Jika cukup tebal kadang  pressure-nya
sudah drain.
Tetapi di tempat lain (Eglin?), tidak demikian.

Data lain yang cukup presisi antara lain SIDP sewaktu kick, MW saat ada CG,
Hole filled/caving.

Sebaikya mengkombinasikan seluruh data tersebut.

Regards,

=============================
AMIR AL AMIN - DKS/OPG/WGO
TOTAL E&P INDONESIE
BALIKPAPAN
(62-542)-534283 - (62)-811592277
=============================



|---------+---------------------------->
|         |           Shofiyuddin      |
|         |           <[EMAIL PROTECTED]|
|         |           l.com>           |
|         |                            |
|         |           03/08/2005 06:45 |
|         |           PM               |
|         |           Please respond to|
|         |           iagi-net         |
|         |                            |
|---------+---------------------------->
  
>------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------|
  |                                                                             
                                                 |
  |       To:       [email protected]                                         
                                                 |
  |       cc:                                                                   
                                                 |
  |       Subject:  [iagi-net-l] Shale Pore Pressure Prediction - Sand?         
                                                 |
  
>------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------|




Selama ini yang saya tahu penentuan pore pressure prediction berdasarkan
response sonic/resistivity atawa density pada shale atau kalau selama
drilling penentuannya berdasarkan shale density atawa bulk density. Trus
sekarang kita berhadapan dengan data pressure RFT/MDT. Pertanyaan saya,
manakah yang lebih presisi untuk penentuan pore pressure itu? keduanya
jelas
berbeda dan data dari RFT akan digunakan untuk design besarnya mud weight
untuk pengeboran selanjutnya.
Terima kasih untuk yang mau sharing.


--
Salam hangat

Shofi





This e-mail (including any attached documents) is intended only for the
recipient(s) named above.  It may contain confidential or legally
privileged information and should not be copied or disclosed to, or
otherwise used by, any other person. If you are not a named recipient,
please contact the sender and delete the e-mail from your system.



---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke