He...he...kata orang sono "there is no free lunch". Tak ada perusahaan, 
apalagi multinasional alias international, yang berkegiatan tanpa pamrih. 
Pamrih perushaan manapun adalah untung sebesar-besarnya. Mana ada perushaan 
asing yang berpikir "demi bangsa dan negara" dst,semuanya mesti dihitung 
dengan untung rugi, baik jangka pendek maupun panjang.

Kalimat "gue bayarin dulu, ntar dipotong dari share" adalah paralel dengan 
yang saya tulis dalam penggalan "jadi Exxon akan dominasi ???". 

Harapan ada pada diri sendiri, dalam hal ini pada niat & kepiawaian 
Pertamina & Pemda (atau Pemda-Pemda). Dua lembaga ini akan berada di 
republik ini seumur-umur negara. Pemerintah pusat c.q. pemerintah yang 
berkuasa sekarang c.q jubir team negosiasi, hanya akan berada di tampuknya 
selama beberapa tahun (entah kalau menang lagi pemilu ye....). Maka yang 
lebih logis akan mempunyai pandangan panjang ke masa depan, masanya anak 
cucu dst (jadi bukan hanya soal memproduksi minyak tersebtu 
sebanya-banyaknya dan secepat-cepatnya sekarang) adalah Pertamina & Pemda.


bat

-----Original Message-----
From: "Bambang Murti" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Date: Thu, 11 Aug 2005 18:11:03 +0800
Subject: [iagi-net-l] Pemerintah Menolak Permintaan Pertamina diBlok Cepu

> Hmm, kalau aku koq sedikit worry ya...mungkin ini
> "pre-judice"....mudah-mudahan tidak beralasan.
> Misalnya, JV tersebut akan mengebor dengan biaya "sekian..sekian"...
> Nah karena partner-nya ndak punya duit, mereka akan bilang,...uupss,
> nice plan, tapi kita sekarang lagi bokek nih...bisa talangin kita-kita
> dulu ndak?
> Lha si operator bisa saja menjawab, "guys, ini proyek mahal...jadi
> ente-ente musti kudu punya duit donk"....kalau ente bilang "kagak punya
> duit sekarang", ya udah, gue bisa anggep ente-ente pada kagak mau
> sharing risk, jadi, gue akan "sole risk" dah...ente-ente kan ude pada
> tau kan artinya "sole risk"? hasilnya bakalan gue embat sendiri..!!!!
> Atau bisa juga, OK, gue bayarin dulu, ntar dipotong dari share
> ente-ente
> deh...
> Lha kalau begitu, maka akan terjadi "share dilution" donk.
> Nah ???
> BSM
> 
> Buat pak Awang,
> Mungkin bisa "me-release" estimasi drilling cost dari operator
> disekitar
> blok tersebut untuk similar play? Sesama di onshore aja dah. Porong-1?
> Kembang Baru? Grigis Barat? Kedungtuban? Sukowati-nya Petrochina?
> Ntar dibandingin dengan proposal "beliau" ini?
> Apakah pemerintah aware terhadap hal yang satu ini? Kalau belum, duh,
> saying donk...
> 
> -----Original Message-----
> From: Batara Sakti Simanjuntak [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
> Sent: Wednesday, August 10, 2005 4:44 PM
> To: [email protected]
> Subject: Re: [iagi-net-l] [FW] Pemerintah Menolak Permintaan Pertamina
> diBlok Cepu
> 
> Pemerintah (pusat) memberi Pertamina 45 %, dan Pemda (beberapa)
> Kabupaten 
> 10%, sedang Exxon juga 45%, lalu ketiganya mesti membentuk perusahaan
> baru, 
> sehingga tak ada yang berfungsi sebagai mayoritas. Ini naif sekali.
> Lalu
> 
> siapa yang memegang operatorship ?, logikanya perusahaan baru tsb.
> Siapa
> 
> yang secara ril akan menyediakan dana di perusahaan baru tsb ?... Pemda
> toh 
> tak kan punya dana, Pertamina pun sedang kesulitan...jadi Exxon akan 
> mendominasi ???
> 
> Kalau Pertamina dan Pemda sama-sama berkehendak menyatukan kekuatan
> sahamnya 
> sehingga menjadi mayoritas bersama boleh kan ?. Kalau pikirannya
> sama-sama 
> soal kebangsaan (dalam jangka panjang, seperti pandangan pak Kwik)
> tidak
> 
> dapatkah Pertamina & Pemda saling menyatukan diri ?. Gimana caranya 
> Pertamina mendekati dan merayu Pemda ?
> 
> 
> 
> -----Original Message-----
> From: Awang Satyana <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [email protected]
> Date: Wed, 10 Aug 2005 02:17:39 -0700 (PDT)
> Subject: Re: [iagi-net-l] [FW] Pemerintah Menolak Permintaan Pertamina
> di 
> Blok Cepu
> 
> > Paling juga karena dapat tekanan Paman Sam. Nanti juga di badan
> > pengelola baru Cepu bentukan Exxon, Pertamina, Pemda, hendaknya
> > Indonesia (Pertamina + Pemda) berdaya kuat. Harus siap menolak dan
> > memotong biaya-biaya supertinggi yang biasa diajukan Exxon. Di blok2
> > lain di mana Pertamina memegang participating interests hendaknya
> juga
> > berdaya kuat sebab ada kasus di suatu blok di Jawa Timur Pertamina
> > sebenarnya memegang major share tetapi tak jadi operator.
> >  
> > salam,
> > awang
> > 
> > Ariadi Subandrio <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Kalao pemerintahnya melanggar aturan hukum gak dipersoalkan ama Rizal
> > Malarangeng, gimana seh ini orang. Lagian kalao yang mayoritas
> > Indonesia (55%) seperti yang disampaikannya, kok tendensinya gak
> > memperbolehkan bangsa Indonesia yang menjadi operatorship se..... ah,
> > negeri aneh2.
> > 
> > lam-salam,
> > ar-.
> > 
> > 
> > 
> > __________________________________________________
> > Do You Yahoo!?
> > Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
> > http://mail.yahoo.com 
> 
> 
> 
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
> (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
> Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
> Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
> Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
> Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau
> [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
> Komisi Database Geologi : Aria A.
> Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
> ---------------------------------------------------------------------
> 
> ----------------------------------------------------------------------
> This e-mail, including any attached files, may contain confidential and
> privileged information for the sole use of the intended recipient.  Any
> review, use, distribution, or disclosure by others is strictly
> prohibited.  If you are not the intended recipient (or authorized to
> receive information for the intended recipient), please contact the
> sender by reply e-mail and delete all copies of this message.
> ----------------------------------------------------------------------
> This e-mail, including any attached files, may contain confidential and
> privileged information for the sole use of the intended recipient.  Any
> review, use, distribution, or disclosure by others is strictly
> prohibited.  If you are not the intended recipient (or authorized to
> receive information for the intended recipient), please contact the
> sender by reply e-mail and delete all copies of this message.
> 
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
> (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
> Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
> Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
> Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
> Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau
> [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
> Komisi Database Geologi : Aria A.
> Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
> ---------------------------------------------------------------------
> 



---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke