Pak Awang,
kalau itu Exxon standard, apakah mereka juga melakukan
hal yang sama di blok mereka yang lain.
tidak usah capek2 bandingkan dengan yang luar
Indonesia, yang dalam negeri aja dulu.

fbs


--- Awang Satyana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Abah,
>  
> Exxon sudah tidak lagi melapor ke Pertamina MPS
> (sekarang BPMIGAS) untuk closed out AFE sumur2 Banyu
> Urip-nya, tetapi ke Pertamina EP, maka saya tak
> punya angka pasti realisasi. Catatan terakhir di
> Pertamina MPS menunjukkan realisasi biaya sudah
> melebihi sedikit dari 10 juta USD (mungkin termasuk
> tes). Dry hole AFE-nya sekitar 6,5 juta USD. 
>  
> Supervisi sumur (jadi personalia) termasuk yang
> paling tinggi di Indonesia, berlapis-lapis. Saat
> saya mengecek ke lapangan saat Banyu Urip-3 dites,
> dari sekitar 60 orang tercatat di absen,  hampir
> setengahnya bernama asing. Di mana di Indonesia
> setengah rig crew itu ex-pat ? Saya belum menemukan
> lagi selain di situ.
>  
> Sebuah alasan yang dikemukakan : ini standar Exxon,
> dan Banyu Urip menurut mereka secara Exxon korporat
> adalah aset penting, maka pengawasannya harus benar.
> Saat saya mengecek ke porta-camp testing personnels
> dari sebuah service company, maka suasananya mirip
> kantor2 Amerika : penuh dengan expat.
>  
> Tetapi, baru di Banyu Urip itu saya dapat latihan
> evakuasi H2S yang benar dan detail sebelum menginjak
> lahan rig. Biasanya, kalau lagi mengecek DST sumur2,
> saya lewat begitu saja tanpa keseriusan semacam di
> BU. Dan, lahan rig yang nyaman, dengan perawatan
> yang bagus, tiga mesin fotocopy,  security yang
> ketat, dan sistem datang ke - pergi dari rig yang
> ketat, rasanya baru saya temukan di situ setelah 10
> tahun jadi wellsite geologist.
>  
> Maka, yang menjadikan biaya tinggi adalah "Exxon
> Standard", personil adalah bagian daripadanya.
> Sebelum sumur itu dibor, kami di Pertamina MPS saat
> itu rapat berkali2 untuk membuat AFE sumur turun
> dari sekitar 12 jt ke 6,5 jt USD.
>  
> salam,
> awang
> 
> [EMAIL PROTECTED] wrote:
> >
> Awang,
> 
> Apakah ada angka angka realisasinya ?
> Dry hole atau plus testing ?
> Mungkin ada baiknya membandingkan angka
> realisasinya.
> Sepengetahuan saya yang menyebabkan tingginya biaya
> Exxon Mobil
> adalah biaya personalianya. Apa masih begitu ?
> 
> Si Abah.
> 
> >
> > On 12/08/05, Awang Satyana wrote:
> >> Di wilayah Jawa Timur onshore, dengan play yang
> sama,
> >> (Kujung/Prupuh/Mudi target), Exxon mengajukan
> sumur dengan anggaran
> >> sekitar 775-825 US$/ft; Pertamina sekitar 300-400
> US$/ft, JOB
> >> Pertamina-Petrochina Tuban sekitar 375-450
> US$/ft; Lundin Blora sekitar
> >> 450-550 US$/ft, Lapindo Brantas sekitar 550-650
> US$/ft. Masih Exxon yang
> >> paling tinggi kan ? Tepatnya, lebih daripada dua
> kali anggaran usulan
> >> Pertamina.
> >>
> >> Adalah menjadi tugas BPMIGAS untuk memotong
> anggaran2 itu sampai batas
> >> kewajaran. Belum lama ini, saya memotong sekitar
> 15 juta US$ anggaran
> >> tiga sumur di Indonesia Timur yang diajukan
> terlalu tinggi oleh
> >> operatornya.
> >
> >
>
---------------------------------------------------------------------
> > To unsubscribe, send email to:
> iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> > To subscribe, send email to:
> iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> > IAGI-net Archive 1:
> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> > IAGI-net Archive 2:
> http://groups.yahoo.com/group/iagi
> > Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
> >
>
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
> > Komisi SDM/Pendidikan : Edy
> Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
> > Komisi Karst : Hanang
> Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
> > Komisi Sertifikasi : M.
> Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
> > Komisi OTODA : Ridwan
> Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau
> > [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi
> Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
> > Komisi Database Geologi : Aria A.
> Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
> >
>
---------------------------------------------------------------------
> >
> >
> 
> 
> 
>
---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to:
> iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to:
> iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> IAGI-net Archive 1:
> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2:
> http://groups.yahoo.com/group/iagi
> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
>
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
> Komisi SDM/Pendidikan : Edy
> Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
> Komisi Karst : Hanang
> Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
> Komisi Sertifikasi : M.
> Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
> Komisi OTODA : Ridwan
> Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau
> [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi
> Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
> Komisi Database Geologi : Aria A.
> Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
>
---------------------------------------------------------------------
> 
> 
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam
> protection around 
> http://mail.yahoo.com 


---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke