About 'standard'. Bisa diterima akal jika COY punya 'standard' quality
minum yang harus dipenuhi oleh proyek2x mereka, khususnya oleh proyek2
besar dalam klasifikasi port folio bisnis mereka.

Mustinya 'standard' dilawan/disepakai dengan 'standard' lagi. Maksudnya;
pemerintah menyiapkan suatu 'standard' dimana pemerintah merasa
comfortable atasnya bahwa dari sudut pandang
operasional/financial-ekonomis/safety/resiko/dll 'standard' tersebut is
enough dan bisa dipertanggung jawabkan secara professional ke Dunia
international (berhubung investornya adalah datang dari dunia
international). So kalau COY bawa 'standard' mereka masing-masing dan
itu melebihi 'standard pemerintah' ya silahkan aja, tetapi cost nya
nggak usah direcover.

Challengenya, mengingat bervariasinya permasalahan diberbagai daerah
operasi, ndak mudah bagi pemerintah untuk mampu menelorkan 'standard'
tsb. Tapi ndak mudah itu bukan berarti tidak bisa lho.

Just food for thought.

Salam,
Hendro HS
Duri

-----Original Message-----
From: Awang Satyana [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Monday, August 15, 2005 10:34 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net-l] Pemerintah Menolak Permintaan Pertamina diBlok
Cepu

Abah,
 
Exxon sudah tidak lagi melapor ke Pertamina MPS (sekarang BPMIGAS) untuk
closed out AFE sumur2 Banyu Urip-nya, tetapi ke Pertamina EP, maka saya
tak punya angka pasti realisasi. Catatan terakhir di Pertamina MPS
menunjukkan realisasi biaya sudah melebihi sedikit dari 10 juta USD
(mungkin termasuk tes). Dry hole AFE-nya sekitar 6,5 juta USD. 
 
Supervisi sumur (jadi personalia) termasuk yang paling tinggi di
Indonesia, berlapis-lapis. Saat saya mengecek ke lapangan saat Banyu
Urip-3 dites, dari sekitar 60 orang tercatat di absen,  hampir
setengahnya bernama asing. Di mana di Indonesia setengah rig crew itu
ex-pat ? Saya belum menemukan lagi selain di situ.
 
Sebuah alasan yang dikemukakan : ini standar Exxon, dan Banyu Urip
menurut mereka secara Exxon korporat adalah aset penting, maka
pengawasannya harus benar. Saat saya mengecek ke porta-camp testing
personnels dari sebuah service company, maka suasananya mirip kantor2
Amerika : penuh dengan expat.
 
Tetapi, baru di Banyu Urip itu saya dapat latihan evakuasi H2S yang
benar dan detail sebelum menginjak lahan rig. Biasanya, kalau lagi
mengecek DST sumur2, saya lewat begitu saja tanpa keseriusan semacam di
BU. Dan, lahan rig yang nyaman, dengan perawatan yang bagus, tiga mesin
fotocopy,  security yang ketat, dan sistem datang ke - pergi dari rig
yang ketat, rasanya baru saya temukan di situ setelah 10 tahun jadi
wellsite geologist.
 
Maka, yang menjadikan biaya tinggi adalah "Exxon Standard", personil
adalah bagian daripadanya. Sebelum sumur itu dibor, kami di Pertamina
MPS saat itu rapat berkali2 untuk membuat AFE sumur turun dari sekitar
12 jt ke 6,5 jt USD.
 
salam,
awang

[EMAIL PROTECTED] wrote:
>
Awang,

Apakah ada angka angka realisasinya ?
Dry hole atau plus testing ?
Mungkin ada baiknya membandingkan angka realisasinya.
Sepengetahuan saya yang menyebabkan tingginya biaya Exxon Mobil adalah
biaya personalianya. Apa masih begitu ?

Si Abah.

>
> On 12/08/05, Awang Satyana wrote:
>> Di wilayah Jawa Timur onshore, dengan play yang sama, 
>> (Kujung/Prupuh/Mudi target), Exxon mengajukan sumur dengan anggaran 
>> sekitar 775-825 US$/ft; Pertamina sekitar 300-400 US$/ft, JOB 
>> Pertamina-Petrochina Tuban sekitar 375-450 US$/ft; Lundin Blora 
>> sekitar 450-550 US$/ft, Lapindo Brantas sekitar 550-650 US$/ft. Masih

>> Exxon yang paling tinggi kan ? Tepatnya, lebih daripada dua kali 
>> anggaran usulan Pertamina.
>>
>> Adalah menjadi tugas BPMIGAS untuk memotong anggaran2 itu sampai 
>> batas kewajaran. Belum lama ini, saya memotong sekitar 15 juta US$ 
>> anggaran tiga sumur di Indonesia Timur yang diajukan terlalu tinggi 
>> oleh operatornya.
>
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit 
> IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: 
> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
> (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
> Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi 
> Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : 
> M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan 
> Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi 
> Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
> Komisi Database Geologi : Aria A. 
> Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
> ---------------------------------------------------------------------
>
>



---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI
Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1:
http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi
Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : M.
Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan
Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi
Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com 


---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke