Bukannya hendak menuduh dan membuat teori konspirasi, dalam kasus ini
Pertamina jelas tidak bisa menjadi satu-satunya pihak yang harus
bertanggung jawab. Kapal asing kok bisa leluasa masuk tanpa ada pengawasan?
Lalu kalau mengingat bagaimana gencarnya propaganda team pemilu SBY dulu
di media massa ketika bersaing dengan kandidat presiden lain, bukan
tidak mungkin, media massa digunakan lagi untuk membentuk opini publik
guna mendukung keputusan presiden.
Dalam salah satu paragraf dikatakan bahwa "penindakan memang penting
akan tetapi lebih penting lagi menghitung jumlah kerugian yang
diderita". Lho kok? Memangnya setelah dihitung jumlah kerugian akan
balik? Mestinya perampoknya dong dicari dan dihukum lalu pastikan
sistemnya diperbaiki supaya tidak terjadi kebocoran lagi.
Pesan yang ingin disampaikan artikel ini jelas adalah Pertamina
kedodoran ngurusin bisnisnya sendiri dan menyebabkan kerugian negara.
Dan yang mengungkapkan adalah: sang presiden sendiri. Jadi kalau sang
presiden bilang sebaiknya Pertamina beresin dulu urusannya sendiri wong
di sana sini saja masih bocor kok, rakyat bisa terima kan?
Salam
Minarwan
[EMAIL PROTECTED] wrote:
Bukannya jadi provokator....
kayaknya pemerintah jadi punya amunisi buat mengatakan pertamina tidak
kompeten , sehingga blok cepu tidak pantas diserahkan ke pertamina...??
kok pas - pasnya bersamaan dengan kasus cepu ya waktunya....?
Regards
Kartiko-Samodro
Telp : 3852
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]),
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------