Kalau di oil industry biasanya kita tidak pasang gelar kecuali PhD. atau certification (misalnya certified geologist of AAPG).
Herman -----Original Message----- From: Awang Satyana [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: 19 September 2005 10:35 To: [email protected]; [EMAIL PROTECTED]; Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI) Subject: RE: [iagi-net-l] Seminar Geodinamika - PENGHARGAAN. Mas, Sekretariat IAGI punya rencana untuk mengarsip bahan-bahan presentasi para pembicara di seminar ini ke dalam CD. Silakan tunggu saja pengumumannya. Soal penulisan gelar. Kalau gelarnya diperoleh dari berbagai perguruan tinggi yang berbeda, sah-sah saja dicantumkan semua, tidak melihat mana gelar yang tertinggi. Misalnya : Dr. Ir. Bagus Santoso, M.Sc. Ir-nya lulusan ITB. M.Sc-nya lulusan University of Adelaide, Dr.-nya dari UI. Tetapi kalau dari satu perguruan tinggi, mestinya hanya dicantumkan yang paling tingginya. Andai Bagus Santoso Dr-nya dari ITB, ya cukup : Dr. Bagus Santoso, M.Sc. Ini masalah kepatutan saja, yang terjadi sih umumnya didaftar semua gelarnya. Penulisan gelar yang berturutan : tanpa tanda koma. Misal : Prof. Dr. Ir. Bagus Santoso, bukan Prof., Dr., Ir., Bagus Santoso. Daftar referensi tak pernah menggunakan gelar, baik di AAPG Bulletin maupun referensi2 lain. Biasanya hanya : inisial first dan middle nama, kemudian nama panjang family name. Contoh : Martodjojo, S., 2003, ....... atau Koesoemadinata, R.P., 2005, ....... salam, awang "Maryanto (Maryant)" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Mas Awang, Apa ada file yang telah di masukkan ke CD dari hasil pertemuan bagus banget ini ? Mau beli kalau ada. Netters IAGI-HAGI, Penghargaan kami sampaikan kepada "best scientist Indonesia", terutama yang pengaruhi penulisan kami. Selanjutnya di lakukan dengan menulis awal nama-namanya di singkat dalam istilah yang di pakai dalam penulisan paper. Ada seratusan lebih pakar di situ telah terdaftar. Daftar di bawah, memperlihatkannya. Mereka adalah ........................: http://www.geocities.com/maryanto7/Acknowledgement.pdf Apakah juga nama dan gelar sudah cocok? (yang suka Ir saya tulis Ir., yang suka Drs. Kutulis Drs. Pokoknya manut banget) Mau tanya nih: - Bagaimana penulisan gelar yang resmi? - Apakah hanya di tulis gelar paling tingginya? Misal kalau sudah MSc., maka Ir, atau Drs-nya tak di tulis. Ada kadang saya lihat, gelar di tulis semua. - Kalau di tulis semua, apakah ada koma di atara dua gelar? Misal Dr., Ir. atau Dr. Ir. ? Saya tak tahu, apakah Pak Koesoema sudah ngasih cara nulis ini belum ya, saya cari-cari seminggu belum mendapatkannya. Waktu itu, cara nulis model AAPG. Wah, makin banyak yang tak tahu saja aku. - Kalau daftar reference, model AAPG itu tak ada gelarnya, ya. Betulkan? Terimakasih atas jawabannya. ---deleted __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) ---------------------------------------------------------------------

