Pak Awang dan teman2 lainnya yth.,

Kelurusan Jampang - Kepulauan Seribu tahun 1981 telah disinyalir oleh Pak
Djoko Santoso (saat itu masih di Jurusan Teknik Geologi, sekarang di
Departemen Teknik Geofisika dan yang sekarang jadi Rektor ITB)  melalui
kajian gravity yang dipublikasikan di Buletin Geologi ITB - maaf, sayang
saya lupa nomer volume penerbitannya, sehingga Pak Djoko Santoso saat itu,
salah satunya menyimpulkan adanya semacam "sesar besar" berarah Utara -
Selatan dari Jampang sampai ke Kepulauan Seribu. Salah satu datanya Pak
Djoko inilah yang kemudian dikembangkan sebagai batas Blok Banten dengan
Blok Bogor oleh Martodjojo (1984).

Wassalam,

Yahdi Zaim
Dept. Teknik Geologi
FIKTM - ITB


----- Original Message ----- 
From: "Awang Satyana" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>; <[email protected]>
Sent: Friday, September 23, 2005 3:18 PM
Subject: [iagi-net-l] Kelurusan Seribu - Jampang (was : Payah nih
...ooopsss.... Bayah Nih)


Diskusi soal Rangkasbitung dan Banten Block selalu mengingatkan saya ke
problem pojok SW Java ini. Di situ Teluk Pelabuhanratu membuat belokan tajam
dari Bayah-Pelabuhanratu-Ciletuh/Jampang membuat teluk menyiku 90 deg.

Lalu kita lihat ke utara ke sebaran terumbu Kep. Seribu yang membuat trend
lurus utara-selatan, lalu ke selatan lagi ke Teluk Pelabuhanratu. Nah,
mereka membentuk garis lurus - kelurusan. Kita sebut saja Kelurusan Seribu -
Jampang...

Kok bisa membentuk garis lurus begitu ? Menurut sebuah studi, terumbu Kep
Seribu jadi di situ karena menghindari sedimentasi delta Citarum di
timurnya. Ini tidak menjawab pertanyaan karena sungai besar yang sama,
Cisadane, persis menumpahkan sedimennya di terumbu  selatan (Pulau Rambut).
Lalu, mengapa kompleks terumbu ini membentuk pola lurus U-S rasanya tak bisa
dijawab dengan sedimentasi sungai2 di Jawa Barat yang bermuara di utara.
Kelurusan U-S pulau2 di Kep Seribu mungkin punya kontrol basement high. Dan
ini benar, paling tidak itu ditunjukkan oleh peta Noble et al. (1997 -paper
joint Arco-Pertamina) sebab di bawah Kep Seribu adalah batas timur Tinggian
basement "Seribu Platform". Maka terumbu tak terjadi ke sebelah timur di
utara Teluk Jakarta karena di situ sudah dalam. Walaupun terumbu moderen,
pola basement high tetap berpengaruh. Basement High di situ sedalam 0.5 sec
TWT.

Sekarang ke selatan kembali ke Pelabuhanratu dan sekitarnya. Batuan beku
tertua pertama ada di Ciletuh, Jampang. Batuan tertua kedua ada di Bayah.
Formasi2 sedimen tertua juga ada di kedua wilayah ini. Batupasir Walat di
utara Jampang Plato yang Early Oligocene dan fluviatil, sebagian penulis
mengekivalenkannya dengan Formasi Bayah di Bayah yang berumur sama dan
fluviatil juga.  Dua tempat ini, Bayah dan Jampang, mengindikasikan bahwa
mereka pernah lurus barat - timur. Hanya, sekarang Jampang tergeser ke
selatan.

Seperti ada barrier antara Bayah dan Jampang. Sebuah barrier yang selurus
dengan trend Kep Seribu. Sebuah barrier yang persis memisahkan sistem
volkanik Halimun di Bayah, dan Salak di utara Jampang. Barier Kelurusan
Seribu - Jampang. Di situ kelihatannya ada gap basement structure yang
besar. Data gravity menunjukkan bahwa konsentrasi milligal yang besar di
Jawa Barat ada di Bayah dan Ciletuh/Jampang.

Saya hanya berspekulasi ada kelurusan basement dari Pulau Seribu ke Teluk
Pelabuhanratu, dan berspekulasi bahwa Bayah dan Jampang dulu membentuk jalur
yang sama barat-timur yang lalu tergeser menjadi terpisah seperti sekarang
melalui pengaktifan dextral strike-slip yang besar di tepi basement high
tadi.

Hal yang lebih kurang sama pernah dikemukakan oleh (1) Baumann et al (1973 -
IPA, SW Java Geology) bahwa Bayah-Jampang dulunya menyatu berdasarkan
kesamaan geologinya, (2) Soejono Martodjojo (disertasi 1984) bahwa Mandala
Banten punya geologi sendiri, dan batas Mandala Banten dan Palung Bogor
lebih kurang U-S itu. Pak Dardji yang disertasinya Banten Block (1996 ?)
juga pernah menarik batas itu.

Sekarang, kita wajib cermati kelurusan2 dan hal2 aneh yang terjadi di seluas
kepulauan kita, siapa tahu punya pesan geologi tersembunyi yang perlu kita
baca dan tafsirkan. "Die Natur is Ein Buch, in dem Mann lessen lernen
sollte"

salam,
awang

[EMAIL PROTECTED] wrote:
Kang Awang,
     Sekedar info pemetaan sarjana Muda (5x5)km2 di daerah Banten dan
sekitarnya  tahun 88-89 daribeberapa rekan angkatan 85 sptnya menemukan info
seepage tsb.
tapi entah mungkin masih unpublished sampai sekarang. Kalo nggak salah salah
satunya Ridwansyah atau Sonny S Gerson,dll. Mungkin laporannya bisa
dijadikan acuan untuk explorasi  pertamina eh BP Migas.

yud
-----Mensaje original-----
De: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] nombre de
Awang Satyana
Enviado el: miƩrcoles, 21 de septiembre de 2005 3:30
Para: [email protected]; [EMAIL PROTECTED]
Asunto: [Geo_unpad] Re: [iagi-net-l] Payah nih ...ooopsss.... Bayah Nih


Menilik nama kampung "Ciminyak" dan database oil seepages se Jawa, saya kok
yakin di Rangkas-Bayah atau kita sebut saja Banten Block itu ada rembesan.
Apakah aktif atau tidak, itu soal lain. Database menunjukkan akumulasi
beberapa titik rembesan minyak di wilayah itu.

----deleted


---------------------------------
Yahoo! for Good
 Click here to donate to the Hurricane Katrina relief effort.


---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke