Mas Ariadi: Bukan begitu, aku cuman pengen tahu apa pendapat orang kita tentang kami-kami ini (hasil yang terlihatnya). Setahu aku, Pak Soehoed itu sebagai salah satu stake-holder di FMI lebih menjurus ke arah business oriented. OK, nanti aku cari tahu ke mBak Shanti di Jkt, maklum kalau orang hutan susah dapet informasinya. Aku jadi teringat, karena aku geologist yang nyebrang ke mining temen2 bilangin aku sebagai "dead geologist". But "old geologist never die, only fossiled". He... He... He...
Regards/Salam, MJ Djuharlan GRS Engineering Dumps & Projects Phone: 541-7491 (K), 352-090 (R) Mobile: 0812-33-87176 Trunk: 201-2001-691 -----Original Message----- From: Ariadi Subandrio [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Monday, September 26, 2005 2:41 PM To: [email protected] Subject: RE: [iagi-net-l] Sejarah Pengembangan Pertambangan weleh-weleh pak Djuharlan ini ada-ada saja lho ya, coba kontak rekan sejawat mBak Santi Wiratno (Communication Officer PTFI Jakarta). Saya belum tau di toko-toko buku mana saja yang sudah menjual Pak, kebanyakan ngopi di jalan-jalan gak sempet ke toko buku. lam-salam, ar-. [EMAIL PROTECTED] wrote: Dimana aku bisa dapat buku ini yah ?. Regards/Salam, MJ Djuharlan GRS Engineering Dumps & Projects Phone: 541-7491 (K), 352-090 (R) Mobile: 0812-33-87176 Trunk: 201-2001-691 -----Original Message----- From: Ariadi Subandrio [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Monday, September 26, 2005 1:54 PM To: IAGI NET Subject: [iagi-net-l] Sejarah Pengembangan Pertambangan MEMBANGUN TAMBANG DI UJUNG DUNIA Jumat Sore, 23 September 2005, A.R Soehoed dalam usianya yang mencapai 82 tahun, meluncurkan buku "Sejarah Pengembangan Pertambangan PT. Freeport Indonesia di Provinsi Papua", merupakan rangkaian dari 4 buku : 1. Membangun Tambang Di Ujung Dunia - Buku.1 2. Mengembangkan Tambang Kelas Dunia di Atas Bumi - Buku.2 3. Tambang dan Pengelolaan Lingkungannya - Buku.3 4. Pertambangan dan Pembangunan Daerah - Buku.4 Walau Pak Soehoed menuliskan buku tentang sejarah pengembangan proyek besar, namun nuansa humanity-nya sangat kental sekali, " pada suatu hari, sewaktu Darnell turun dari helikopter tampak olehnya delapan tongkat kayu terpancang di sekeliling perkemahan tenda dan Gunung bijih. Baru belakangan Darnell mengetahui tongkat-tongkat itu adalah tanda sakti yang menandaskan suatu larangan, tongkat tanda tabu". Tulisan-tulisan dalam buku Pak Soehoed menjadi enak dibaca, bercerita mulai hal-hal kecil dari catatan sejarah para pelaut Spanyol yang membuktikan bahwa Papua adalah suatu pulau, gelombang migrasi yang membentuk struktur penduduk nusantara, pendeklarasian batas wilayah papua oleh pemerintah Belanda, kunjungan dari berbagai bangsa-bangsa lain seperti Inggris, Jerman Rusia, Italia dan juga australia serta catatan kecil para ekspedisonis Belanda hingga cerita tentang air rawa yang mengalir ke sungai-sungai. Ekspedisi KNAG (Koninlijke Nederlandsche Aardrijkskundig Genootschap) adalah bertujuan membuktikan apa yang menjadi catatan Kapten Johan Carstensz dalam ekspedisinya tahun 1623, yang mendapati adanya pegunungan salju di katulistiwa, gunung yang demikian tingginya. Laporan yang sempat menjadi cemoohan kawan2nya karena dianggap hanya suatu khayalan belaka, namun hampir 300 tahun kemudian "khayalan" tadi menjadi obyek utama misi ekspedisi KNAG. Membaca catatan sejarah sebagai pelajaran yang diungkap dalam buku ini, sangat terasa bahwa pemerintah Belanda sangat serius dalam melakukan usaha mengungkapkan potensi SDA di tanah yang dikuasainya. Ada usaha survei umum yang disebut dengan ekspedisi, dan walau dianggap gagal pada tujuan utama namun catatan-catatan kecilnya tetap dapat menjadi pijakan untuk melanjutkan usaha eksplorasi lagi. Survei darat dimulai dari Teluk Etna, hanya mampu mencapai ketinggian 2.017 M dpl karena masalah logistik. Namun banyak informasi terkumpulkan dan dapat menyusun usaha eksplorasi yang lebih rapih lagi, seperti penentuan "jarak garis lurus" dsb. Selain itu data antropologi, etnografi dan bahasa setempat juga menjadi bahan baru. Berbagai ekspedisi dilakukan pemerintah Belanda hingga mampu melahirkan peta dengan skala 1:1000.000 yang cukup baik kecuali seperangkat terra incognita (daerah-daerah yang tidak dikenal). Dr. Jean Jacques Dozy dan Dr. A.H Collijn dua pemuda ahli geologi yang bekerja pada NNGPM dalam laporan hasil petualangannya tidak hanya menyebut nama contoh batuan di Ertsberg tetapi juga menyebutkan suatu keganjilan, anomaly, yakni adanya tumbuhan rumput yang tampak di gugusan pegunungan beberapa kilometer di sebelah timur gletser, yang kelak diberi nama Grasberg (gunung rumput). Laporan Dozy dimuat dalam majalah geologi di Leiden, Belanda tahun 1939. PD II telah menyebabkan laporan Dozy hanya tersimpan dalam perpustakaan, namun laporan inilah kelak yang menjadi pintu utama menuju pertambangan raksasa Grasberg. Cerita diatas adalah sekelumit dari banyaknya cerita-cerita yang diungkap pada buku-1 (eksplorasi-eksploitasi) dan hal-ihwal pergeologian erekspedisian masa lalu, buku-2, buku-3 dan buku-4 memiliki tema-tema lain lagi. Jadi pembaca dipersilahkan menikmati tulisan pak Soehoed ini sesuai dengan intersean masing-masing untuk menjadi awal bacaan yang diharapkan akan terterik untuk membaca secara keseluruhan. Penerbitan buku ini dimaksudkan untuk mengungkapkan cerita yang lengkap kepada publik dari suatu pengembangan proyek raksasa (khususnya untuk Indonesia kala itu). Buku apik. Oleh DR. Adjat Sudradjat (dosen geologi UNPAD) buku ini dijadikan buku wajib bacaan mahasiswa. lam-salam, ar-. --------------------------------- Yahoo! for Good Click here to donate to the Hurricane Katrina relief effort. --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) --------------------------------------------------------------------- --------------------------------- Yahoo! for Good Click here to donate to the Hurricane Katrina relief effort. --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) ---------------------------------------------------------------------

