>
  Batara

  Kalau malu malu boleh tapi pasti tidak akam malu malu In kan !

  Si - Abah

  Ridwan Djamaluddin sengaja tidak saya cantumkan , biara ada komentar
  heheheh

_________________________________________________________________________

  Terima kasih Abah, si Batara ini memang balon ketum, tapi penuh malu-malu.
>
> Saat ini saya sedang memperhatikan program IAGI beberapa tahun terakhir.
> Bila keterangan Mas Ariadi tentang kegiatan selama ini boleh
> disederhanakan
> menurut tipe kegiatannya, maka nampaklah pola program seperti dibawah.
> Kecuali field trip, maka tipe kegiatan lain mirip dengan kegiatan di
> organisasi profesi saudara kita HAGI misalnya. Mesti dibeberapa point
> kegiatan tersebut belum berjalan sebagaimana diharapkan, namun tetap saja
> sebaran kegiatannya begitu luas; melihat ini,terus terang hati saya
> mengkeret juga; apa bisa melanjutkan kerja bagus Kang ADB ini,
> jangan-jangan
> saya malah menjadi perusak saja nantinya. Diperlukan sejumlah kawan yang
> mau
> kerja bareng selama masa waktu tertentu. Saya tidak berani berandai ada
> banyak orang yang mau komit selama beberapa tahun. Ada yang mau komit
> selamat 1 atau 2 semester saja, sudah akan membantu sekali, dengan asumsi
> akan ada pergantian.
>
> Dengan cara melihat diatas, apakah tidak sebaiknya kita bersiap-siap untuk
> mengurangi kegiatan ditahun tahun yad ?. Kalau ya, kegiatan manakah yang
> bisa kita turunkan prioritasnya ?.Atau cara saya melihat yang salah ?.
> Mohon
> pencerahan dari para seniors.
>
> Disisi lain, saya berpendapat bahwa IAGI adalah lembaga (paguyuban atau
> bahkan pos ronda) tempat orang yang berprofesi geologi berkumpul untuk
> memajukan orang-orang itu sendiri dan orang disekitarnya. Jadi fokus
> perhatian adalah orangnya, artinya bukan terutama soal kemajuan ilmunya
> (ini
> tugasnya lembaga riset / pendidikan). Bangku kuliah sudah cukup membuat
> kita
> kadang terasingkan dari lingkungan kemasyarakatan kita, bahkan sampai
> orang
> umum tidak paham profesi ini. Bandingkan perasaan kedekatan dengan
> lingkungan, antara profesi sebagai dokter vs sebagai geologis. Terasa
> seakan
> kita tidak menyumbang kepada orang banyak / kemanusiaan sebanyak para
> dokter
> tadi dll.
>
> Bila fikiran kita memajukan orangnya, terutama agar ia enjoy & puas dan
> karenanya bangga dan berkembang dalam profesi sebagai geologist (dalam
> spektrum yang luas, mulai dari geologist di rigsite, survey permukaan
> dipuncak gunung, mengamati model gempa di lab, mengajar, mencari emas atau
> uranium, mencari tanda kehidupan di mars, dlsb), maka diperlukan kegiatan
> yang sifatnya tidak melulu transfer informasi kebumian (berkonotasi dengan
> kecerdasan otak) dan atau ketrampilan profesional. Kita masih membutuhkan
> kecerdasan sosial, mendekatkan diri pada realitas keseharian.
>
> Mohon tanggapan kawan semua.
> Rasanya kita mungkin perlu duduk bareng untuk bersama-sama melihat
> perjalanan IAGI ditahun-tahun lalu, dan menimbang-nimbang pilihan langkah
> kedepan. Hal seperti ini seyogyanya tidak diletakan pada pundak
> masing-masing calon ketum saja. Rasanya lebih afdol bila kita
> merumuskannya
> bersama-sama. Siapa tahu muncul komitmen bersama-sama pula. Saya tak harus
> menjadi seorang ketua umum, ikut sajapun dalam tim kerja sudahlah bagus
> sekali, asalkan saja kita bareng melangkah. Saya terus terang rindu dengan
> suasana organisasi yang guyub membicarakan pembagian kerja sambil nyruput
> kopi diwarung remang-remang (ini lantaran listrik sedang giliran mati
> hidup...). Kita maju bareng, berantem juga bareng, kalah juga bareng, tapi
> engga pake bakar-bakaran bangku stadion.
>
> bat
>
>
> ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
> Pokok Pikiran:
> KONSOLIDASI KEDALAM UNTUK ANGGOTA,
> UNTUK MENINGKATKAN POSISI TAWAR KELUAR
>
>
> Program Utama:
>
> 1.      Konvensi Tahunan & PIT
>
> 2.      Seminar-Seminar:
> a.   Stratigrafi: sandi strat Jawa & Sumatera
> b.   Industri Migas: Seminar Lapangan Raksasa
> c.   Industri Non Migas: Penemuan 10 Thn Terakhir
> d.   Ilmu Dasar: Advance Geodynamics
> e.   Luncheon / Evening Talk: beragam tema
>
> 3.      Publikasi:
> a.   Majalah Geologi Indonesia
> b.   Website
> c.   Berita IAGI
> d.   Milis
>
> 4.      Field Trip: gem, stratigrafi, tectonic
>
> 5.      Sertifikasi:
> a.   Petroleum Geologist
> b.   Engineering Geologist (in progress)
> c.   Mining Geologist (in concept)
>
> 6.      Pembentukan Badan-badan:
> a.   Badan Geologi Nasional (BGN)
> b.   Forum Teknis Geoscience Untuk Tanggap Bencana Nasional
> c.   Kelompok Kerja Nasional Pengelolaan Kawasan Kars
>
> 7.      Sosialisasi:
> a.   Kepada Masyarakat Luas:LSM, Pencinta Alam, Sekolah
> b.   Kepada Masyarakat Ilmu: tata ruang, batubara, tambang, dll
> c.   Kepada Industri: kasus Buyat
> d.   Kepada Pemerintah Pusat: RUU SD Air, RUU Pertambangan, Batas Landas
> Kontinen
> e.   Kepada Pemerintah Daerah: evaluasi SDA Kab Lebak, Banyuwangi
> f.   Kepada Legislatif: RUU Migas, RUU Pertambangan
>
> 8.      AD / ART, Kesekretariatan (iuran 12%)
>
> 9.      Pembantuan Korban Bencana Alam: Sumur Untuk Aceh
>
>



---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke