Saya melihat SBY sangat serius dalam menggenjot yang 2 pertama juga.
Jika dulu kasus korupsi hanya menyentuh koruptor kelas kakap (yg
urusannya masih nggak selesai2x juga sampai kini), saat ini sampai kelas
gubernur, bupati bahkan camatpun ndak lagi dilindungi bahwan dikejar
jika memang korupsi. Kebusukan penyelundupan BBM besar2xan dari Batam
(sedihnya ini telah terjadi sejak otoritas batam dibentuk), beberapa
hari lalu terbongkar dan diberantas.
Usaha menarik dana utang luar negeri yang diselewengkan oleh para
pengusaha (dari mana Indonesia punya duit untuk minjemin pengusaha kalau
nggak dari duit utang luar negeri) dan disimpan di LN terus dilakukan.
Berita terakhir duit jutaan dollar hasil selewengan tsb yang disimpan di
LN akan dikembalikan oleh bank di Hongkong, Singapore, Swiss dan
Australia ke Indonesia.
Banyak gebrakan yang dilakukan berbagai aparat terkatit berkenaan dengan
perbaikan 2 hal utama pertama tsb (mas media tidak jarang
mengexposenya). Hal ini

Ketiga hal utama tersebut dibawah memang harus dilakukan secara
serentak, ndak bisa setengah-setengah jika memang Indonesia benar ingin
bangkit dari keterpurukan ekonomi (sementara yang bareng2x terpuruk dulu
saat Soros beraksi telah kembali bangkit: Malaysia, Thailand, dll).

Yang mungkin masih kurang dari SBY adalah membangkitkan rasa
kesetiakawanan dan kepedulian sosial. Kenapa harus negara yang lagi
bangkrut ini yang harus terus dibebani urusan orang miskin? Ajaklah
semua lapisan masyarakat untuk peduli dan membantu sesama. Termasuk
kebanyakan dari kita mungkin penghasilannya telah diatas 300.000,-
perbulan atau yang rata-rata telah mampu beli BBM untuk motor/mobilnya
tanpa merasa hal itu berat.

Salam,
Hendro HS
"bukan simpatisan SBY" sekedar salut dengan langkah berani yang diambil,
yang tidak cuma ngekor pendahulu2xnya dan terbelengu oleh paradigma2x
lama. Kalau IAGI punya GEOLOGIST MERDEKA maka Indonesia punya PRESIDEN
MERDEKA...... :-)


-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Friday, September 30, 2005 4:44 PM
To: [email protected]
Subject: [iagi-net-l] Re: [? SPAM ?] [iagi-net-l] Fw: BBM Naik -
Kemiskinan Turun 14 %


pertanyaannya

ada 3 hal yang menyebabkan bangkrut..kenapa yang 2 pertama tidak
digenjot dulu.....??

negara sengsara dulu iya . masalahnya siapa dari negara itu yang
sengsara...? tetap rakyat kecil dulu....
kartu kompensasi bbm hanya diberikan kepada warga yang memiliki
penghasilan di bawah 198.000 perbulan....
padahal dengan penghasilan sekarang 300.000 (tidak dapat kompensasi )
dan dengan kenaikan harga kebutuhan yang mungkin akan 2 kali lipat apa
bukannya yang miskin jadi lebih banyak ...?

masalah subsidi bbm (pernah diutarakan di millist ini sebelumnya ) bisa
dibebankan ke pajak bbm pada saat perpanjangan stnk untuk kendaraan
bermotor yang mana akan langsung mengenai orang yang memang punya
kendaraan bermotor atau kesektor konsumtif ...bukannya menaikkan bbm....
pemerintah cuma mengambil langkah yang dianggap gampang saja untuk
mendapatkan uang dan menyusahkan rakyat...


Regards

Kartiko-Samodro
" bukan sentimen dengan SBY" cuma prihatin dengan langkah yang
diambil.....



|---------+---------------------------->
|         |           "Santoso, Hendro |
|         |           (hendroh)"       |
|         |           <[EMAIL PROTECTED]|
|         |           com>             |
|         |                            |
|         |           30/09/2005 05:27 |
|         |           PM               |
|         |           Please respond to|
|         |           iagi-net         |
|         |                            |
|---------+---------------------------->
 
>-----------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------|
  |
|
  |       To:       [email protected]
|
  |       cc:
|
  |       Subject:  [? SPAM ?] [iagi-net-l] Fw: BBM Naik - Kemiskinan
Turun 14 %                                                    |
 
>-----------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------|





Intermezo. Ada yang pernah dapet juga joke menjelang weekend tsb
dibawah?

Menurutku,
Ada tiga hal utama yang membuat negara kita ini bangkrut:
- Korupsi (termasuk melarikan dana keluar negeri)
- Penyalahgunaan dana pinjaman luar negeri (more untuk konsumtif dan
korupsi ketimbang sektor produksi)
- Subsidi BBM

Menurutku langkah SBY saat ini sangat tepat. Mungkin nggak salah juga
nalar Permadi SH yang sempat aku tonton di salah satu TV swasta yang
mengatakan:
Indonesia akan kembali bangkit dan exist sebagai macan Asia, meski harus
mengalami kesengsaraan terlebih dahulu.

Aku bukan simpatisan SBY. Tapi aku salut dengan langkah tidak populer
yang berani dia ambil dengan taruhan karir politiknya. Tidak seperti
para pendahulunya dimana ketidak tegasan akhirnya menjerumuskan negara
ini kedalaman berbagai masalah saat ini yang sulit diselesaikan. Rakyat
miskin nggak akan banyak yang mati..........., justru subsidi BBM yang
selama ini dinikmati para pemiik mobil mewah, pemilik pabrik,
penyelundup, dsb. akan dinikmati rakyat miskin.

Jangan salahkan SBY jika kompensasi subsidi BBM tidak sampai ke rakyat
miskin. Tanggung jawab kita semua, termasuk para mahasiswa, alumni
perguruan tinggi, para demonstran untuk membantu SBY memberantas
penyelewengan, penyalah gunaan wewenang, korupsi, dsb.

Sekali lagi......., aku bukan simpatisan SBY tapi aku menilai langkah
SBY perlu mendapat dukungan semua pihak dan menyempurnakan dengan
bersinergi, tidak dengan berkonfrontasi.

Salam,
Hendro HS


> >From: "Imam Haryanto" <[EMAIL PROTECTED]>
> >Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
> >To: "gea88" <[EMAIL PROTECTED]>
> >Subject: [gea88] Fw: [iaitbjakarta] Fw: BBM Naik - Kemiskinan Turun
> >14 %
> >Date: Fri, 30 Sep 2005 13:55:23 +0700
> >
> >
> >BBM Naik -    Rakyat Miskin Turun
> >
> >Harga BBM Naik, jumlah rakyat miskin turun?
> >Kayak yang dibilang LPEM bahkan sampe 14% kalo harga BBM naik.
> >
> >Analisanya sbb :
> >
> >- Tadinya rakyat miskin yang naek bis, sekarang jadi jalan kaki..trus

> >dijalan ketabrak metromini yg ngebut karena nguber setoran soalnye 
> >bbm
>nya
> >naek) trus mati..
> >--> RAKYAT MISKIN BERKURANG
> >
> >- Tadinya rakyat miskin makan sehari sekali..trus jadi makan sekali 
> >buat
>3
> >hari ( karena daya belinya turun).. lama2 mati..
> >--> RAKYAT MISKIN BERKURANG
> >
> >-Tadinya rakyat miskin yang pada sakit masih bisa beli obat generik..

>trus
> >gak bisa beli lagi .. ato tadinya ke puskesmas bisa naik angkot 
> >sekarang jalan kaki jadi malah mati di jalan..
> >--> RAKYAT MISKIN BERKURANG
> >
> >- Ada rakyat miskin yang jadi stress... mikirin bbm yang naek,saking 
> >mikirnya.... ampe lupa makan dan minum....akhirnya mati juga.
> >--> RAKYAT MISKIN BERKURANG
> >
> >- Ada rakyat miskin yang kreatif dan berinisiatif.... buat menuhin 
> >kebutuhan dia nyolong ayam tetangga.... ketangkep, digebukin 
> >massa.....ampe mati juga.
> >--> RAKYAT MISKIN BERKURANG
> >
> >Kenapa bisa dapet angka 14 %.. karena dari 100 orang miskin itu..
> >yang mengalami kejadian diatas ada 14 orang maka dapet angka 14 
> >dibagi 100 kali 100% = 14 %
> >
> >Demikian analisa ini dibuat secara sederhana, mudah dicerna, anti
>njlimet..
> >
> >Jadi kesimpulannya :
> >Langkah pemerintah naekin bbm sudah cukup tepat....
> >hanya saja naeknya kurang tinggi. Coba kalo dinaekin tinggi2....
> >pasti makin cepat lagi pengurangan rakyat miskin di negeri ini.
> >Semoga pemerintah kita membaca analisa ini.... dan segera saja naekin
>lagi
> >bbm setinggi-tingginya biar tambah banyak orang jadi maling ayam, 
> >kalo digebukinnya ngga' sampe mati kan lumayan tuh bisa makan gratis 
> >di
>penjara
> >ketimbang di rumah mau beli makanan yang semakin naik harganya karena

> >makanan diangkut pake transportasi, lha wong bbm naek kok tarif 
> >makanan ngga' boleh naek.
> >
> >
> >
> >---------------------------------------------------------------------
> >-----------
> >YAHOO! GROUPS LINKS
> >
> >   a..  Visit your group "iaitbjakarta" on the web.
> >
> >   b..  To unsubscribe from this group, send an email to:
> >    [EMAIL PROTECTED]
> >
> >   c..  Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of 
> >Service.
> >
> >
> >---------------------------------------------------------------------
> >-----------
> >
>
>





---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI
Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1:
http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
(Ratna.Asharina[at]santos.com) -http://fosi.iagi.or.id Komisi
SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi Karst :
Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : M.
Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan
Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi
Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------






This e-mail (including any attached documents) is intended only for the
recipient(s) named above.  It may contain confidential or legally
privileged information and should not be copied or disclosed to, or
otherwise used by, any other person. If you are not a named recipient,
please contact the sender and delete the e-mail from your system.



---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI
Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1:
http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi
Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : M.
Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan
Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi
Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------




---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke