Mungkin ada kesalah fahaman mengenai istilah AHLI. Pada waktu IAGI
didirikan
istilah "ahli" itu bukan dimaksudkan dengan apa yang sekarang disebut
"pakar". Ahli geologi pada waktu itu apa yang sekarang disebut
geologiawan,
atau geologiwan, atau "geologist" dalam bahasa Inggris dan "geoloog"
dalam
bahasa Belanda.
Pernah diusulkan nama "Ikatan Sarjana Geologi Indonesia" (seperti
Ikatan
Sarjana Ekonomi Indonesia, Persatuan Sarjana Hukum Indonesia, dsb),
tetapi
pada waktu itu banyak anggotanya adalah lulusan akademi (istilah
sekarang
D-3, maka istilah "ahli geologi" yang diterima.
Perlu direnungkan: Apakah IAGI itu suatu perkumpulan profesi seperti
American Association of Geologists (atau Persatuan Insinyur Indonesia,
Ikatan dokter Indonesia) di mana pelakunya atau professionalism
(lengkap
dengan kode ethics, profesional standards, sertifikasi dsb) yang
ditonjolkan, atau
suatu perkumpulan masyarakat imiah (scientific society) seperti
Geological
Society of America, Royal Geological Society of London, Masyarakat
Sejarah
Indonesia dsb di mana science-nya yang ditonjolkan? Atau mungkin
mencakup
dua-duannya?
Wassalam
R.P.Koesoemadinata
----- Original Message -----
From: "Batara Sakti Simanjuntak" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>; <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, October 04, 2005 9:53 AM
Subject: [iagi-net-l] DE CA KET: Debat
> Kawans,
>
> Perdebatan antar caket saya pahami sebagai sebuah kebutuhan agar
seluruh
> pemirsanya, para anggota, dapat melihat arah masing-masing dengan
jelas.
> Kecuali hal ini dapat membantu kita menentukan pilihan, sekaligus
juga
> memperlihatkan sekali lagi hal-hal yang penting bagi organisasi kita
ke
> depan. Ini pembelajaran yang penting juga buat sesama caket.
>
> Melihat kepentingan itu, maka saya mengajak kita menjebol dinding
Arimbi,
> meluaskan ruangannya ke ruang publik maya dalam milis ini. Ruang luas
ini
> hendak saya usulkan digunakan sebagai ruang debat antar kita. Maka
baiklah
> saya mulai dengan pandangan saya ttg perbedaan saya dan rekan
Benyamin
> Syafei.
>
> Rekan Ben menekankan IAGI adalah ikatan dari para AHLI Geologi,
dengan
> penekanan pada keharusan anggotanya berstandar AHLI. Hal ini muncul
antara
> lain karena pembandingan dengan organisasi yang menurut beliau
serupa,
> tapi
> pada level international, semisal AAPG, SPE, dsb. Maka menurutnya,
yang
> harus dikedepankan adalah usaha membuat menjadi jago geologi
Indonesia.
>
> Saya kurag sependapat dengan alur pikir ini. Nampak sekali disana
> pengerucutan fungsi manusia anggota IAGI, sehingga hampir semata-mata
> hanya
> soal keahlian alias profesi. Kecenderungan ini semakin terdeteksi
ketika
> menjawab pertanyaan apa yang perlu dilakukan IAGI bagi anggotanya
yang
> junior yang mendapat jam / jadwal kerja yang "tidak manusiawi",
misalnya
> terus-terusan ditaruh di lapangan (well site, dsb). Ben menjawab itu
bukan
> soal penting bagi IAGI, bersikap sendirilah... Kandidat lain (Lobo)
malah
> santai saja mengaminkan bahwa kalau tak bisa bertahan / tawar, ya
cabut
> saja....dan jadilah jobless....
>
> AD IAGI Bab II, Pasal 6 mengatakan: tugas pokok IAGI adalah
> - memupuk ikatan kekeluargaan diantara para anggotanya....dst
> - memperjuangkan kepentingan dan kemajuan para anggotanya dalam arti
yang
> seluas-luasnya...dst
>
> AD IAGI Bab III, Pasal 7 lebih lanjut menerangkan bahwa IAGI
berfungsi
> sebagai:
> - Wadaha penyalur kegiatan, pembinaan, pengembangan anggota...dst
> - Sarana penyalur aspirasi anggota serta sarana komunikasi sosial
timbal
> balik antar anggota...dst
>
> Jelas sekali AD kita tidak menghendaki pengerucutan, atau dalam
presentasi
> saya sebagai pereduksian manusia pembelajar geologi kepada
semata-mata
> mahluk rasio. IAGI haruslah menjadi kumpulan orang yang mau maju
bareng !,
> ia tidak boleh menjadi eksklusif mengurusi ilmu geologi saja. Itu
tugas
> lembaga penelitian atau bagian dari perguruan tinggi.
>
> Menjawab pertanyaan yang sama, saya mengatakan bahwa sudah saatnya
IAGI
> memasuki juga bidang hukum (juga ekonomi). Itu sebabnya dalam
organigram
> di
> presentasi malam itu, saya mengusulkan diadakan posisi ketua bidang
hukum.
> Kedepan, akan semakin banyak soal-soal ketenaga-kerjaan diantara kita
> geologist, terutama para muda. IAGI mesti ikut memikirkan dan
melakukan
> sesuatu utk hal tsb. ADB langsung memberikan contoh bahwa IAGI selama
ini
> sudah meresponi soal ketenaga-kerjaan ini dengan menghubungkan para
muda
> yang barusan kena PHK disalah satu bidang industri, dengan beberapa
ahli ,
> kemudian mereka diberi pelatihan. Dengan pelatihan ini maka para muda
tsb
> kemudian bisa bekerja kembali dengan masuk ke industri migas.
>
> Mohon tanggapan kawans, masihkah kita semua setia berpegang pada visi
&
> misi
> yang bahkan telah ditetapkan secara formal dalam dokumenn organisasi,
atau
> kita suka berpikir-pikir ulang soal-soal visi, misi, bahkan
filosofi....
> Buat saya, ini waktu buat bekerja bersama !
>
>
> bat
>
>
>
> -----Original Message-----
> From: [EMAIL PROTECTED]
> To: [email protected]
> Date: Tue, 4 Oct 2005 09:00:55 +0700 (WIT)
> Subject: Re: [iagi-net-l] Kemarin Sore--->>> DE CA KET
>
>> >
>> Rekan rekan.
>>
>>
>> Ini sekedar info plus pendapat pribadi mengenai Debat Calon Ketum.
>> Yang hadir cukup banyak , ruang Arimbi terisi penuh , yang
mengherankan
>> adalah tidak
>> ada seorang pun dari Medco Group yang kantornya bertetangga di
>> Bidakara.
>> Padahal secara pribadi sudah saya sampaikan informasi ini kepada
>> beberapa
>> orang dari Medco. Apakah ini salah satu bukti kurangnya perekat
antara
>> IAGI dengan anggotanya ?
>> Heran ?????
>> Acara dipandu oleh sdr Nanang dengan sangat baik , dan komentar
serta
>> arahan dari pernyataan calon maupun pertanyaan dari hadirin sangat
>> tajam
>> dan tepat.
>> Dari lima orang calon , satu orang yaitu Ridwan Djamaluddin yang
tidak
>> bisa hadir karena sakit.
>>
>>
>>
>> 1. Yang jelas yang terjadi bukan debat antar Calon Ketum, tetapi
lebih
>> kepada Tanya jawab antara para calon dengan hadirin. Mungkin kalau
>> formatnya juga diarahkan sedikit kepada semacam "debat" yang terarah
>> akan
>> lebih memberikan gambaran dari "pandangan" , wawasan dan kematangan
>> intelektual dari para calon ketum.
>> 2. Semua calon belum pernah menjadi anggota Pengurus Pusat.
>> 3. Kelihatannya persiapan para calon untuk memberikan program dan
>> pemikiran mengenai apa yang akan dikerjakan apabila terpilih tidak
>> maksimal.
>> Hanya BAT yang kelihatannya lebih "siap".
>> 4. Kritik dari ADB terhadap semua calon adalah kelihatannya mereka
>> kurang
>> jeli dan tidak secara menerus memonitor kegiatan IAGI .
>> 5. Misi dan Visi diperlihatkan sebagai Misi IAGI dan Visi IAGI
seolah -
>> olah suatu hal yang baru , padahal semua itu sebenarnya sudah ada
>> didalam
>> AD/ART IAGI.
>> "Ketidak perdulian" akan AD/ART bukan hal yang baru , jadi hal ini
>> tidak
>> begitu mengherankan, sebaiknya untuk debat yad para calon ketum
selau
>> melihat AD/ART sebagai dasar legal organisasi dalam menyusun pola
>> fikirnya.
>> KAN LUCU KALAU SETIAP GANTI PENGURUS MISI IAGI BERUBAH -UBAH
????????
>> 6. Persoalan dana yang dipertanyakan oleh hadirin diatanggapi
dengan
>> berbagai cara , akan tetapi masih belum kelihatan benar bagaimana
>> strategi yang akan mereka
>> lakukan.
>>
>>
>> Mungkin itu dulu sekilas info , yang jelas Si Abah mengharapkan
ada
>> lagi acara serupa akan tetapi benar benar melibatkan para calon
untuk
>> saling mengkritisi program atau pendapat calon yang lain, dan
bukan
>> sekedar menjawab pertanyaan.
>>
>> Panitia Pemilihan akan merangkum hasi acara dan akan diedarkan
>> bersama
>> Berita IAGI , yang akan terbit akhir bulan Oktober.
>> Tapi saya sudah mengusulkan kepada para calon ketum agar mau
melihat
>> iagi millis , jadi kalau ada pertanyaan atau usulan, mereka dapat
>> langsung memberikan tanggapan.
>> So, silahkan saja tanyakan apa saja melalui millis ini , kalau
tidak
>> ditanggapi
>>
>> ARTINYA
>>
>> Mereka tidak pernah buka iagi millis artinya lagi tidak atau kurang
>> perduli terhadap IAGI
>>
>> ARTINYA lagi.......
>>
>> silahkan jawab sendiri !!!!!!!!
>>
>>
>>
>> Si Abah
>>
>>
_______________________________________________________________________
>> ____
>> Rekan-rekan sekalian,,,
>> >
>> > Bagaimanakah hasil DEbat CAlon KETua kemarin sore?
>> >
>> > Mohon yang sempat bikin catatan di share disini, supaya anggota
yang
>> nggak
>> > bisa datang ngerti juga apa yang terjadi di sana.
>> >
>> >
>> > Thanks
>> >
>> > Nur
>> >
>> >
>> >
---------------------------------------------------------------------
>> > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
>> > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
>> > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
>> > IAGI-net Archive 1:
>> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
>> > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>> > Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
>> > (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
>> > Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
>> > Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
>> > Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
>> > Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau
>> > [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
>> > Komisi Database Geologi : Aria A.
>> Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
>> >
---------------------------------------------------------------------
>> >
>> >
>>
>>
>>
>>
---------------------------------------------------------------------
>> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
>> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
>> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
>> IAGI-net Archive 1:
http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
>> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
>> (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
>> Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
>> Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
>> Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
>> Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau
>> [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
>> Komisi Database Geologi : Aria A.
>> Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
>>
---------------------------------------------------------------------
>>
>
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> IAGI-net Archive 1:
http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
> (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
> Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
> Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
> Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
> Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau
> [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
> Komisi Database Geologi : Aria A.
Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
> ---------------------------------------------------------------------
>
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau
[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A.
Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------