Kok saya melihat bahwa dengan banyaknya  teman -teman G&G  berpengalaman
yang keluar negeri (malaysia, Me, beberapa ke ue),
justru memberikan dampak yang positive berhubungan dengan banyaknya fresh
graduate di indonesia ya..?
Kalau saya lihat orang india...mereka membuat link yang baik antara orang
yang bekerja di luar negeri dengan rekan - rekannya di dalam negeri dengan
cara menarik
sebanyak - banyaknya rekan mereka untuk bekerja di luar...
Mis : kalau di mudlogging service : untuk kawasan asia ..banyak sekali
expatnya yang berasal dari india....

Kalau saya jadi SBY nih (ngimpi kali ye..) justru teman - teman yang
bekerja di luar negeri dan bisa membantu mengekspor TKI (intelektual) ke
luar negeri itu saya kasih bintang jasa...
Sudah bisa mencari devisa buat negara ( pasti gajinya kan juga ditransfer
buat istri, anak, orang tua, pacar yang ada di di Indonesia), bisa membantu
ekspor TKI (paling enggak informasi)
dan sapa tahu saat sudah punya modal, bisa bikin usaha di Indonesia  dan
membuat lapangan kerja baru...

dibandingkan dengan pengusaha hitam yang mencari keuntungan di indonesia
dan kemudian memarkir dananya di luar negeri dan membiarkan Indonesia
bangkrut.....teman - teman G&G yang sudah kerja di luar jauh lebih berguna
...

masalah brain drain..menurut saya enggak usah kuatir
justru dengan banyaknya cadangan hc yang belum ditemukan di Indonesia ,
cadangan Indonesia malah justru tersimpan dengan baik untuk anak cucu
kita...
biar Indonesia enggak tergantung lagi sama SDA dan mulai beralih ke SDM dan
industri lain ( Jepang enggak punya SDA juga bisa maju..)
Entar kalau teman - teman yang udah banyak pengalaman pada pulang kan malah
bisa mencari dan memproduksi dengan lebih effesien..

Jadi buat teman - teman yang sudah kerja di luar ..tetap saja kerja diluar
tapi jangan lupa markir penghasilannya di Indonesia..

Buat Mas Vicky..jadi kapan buka jalur ke Myanmar...??

Kartiko Samodro



|---------+---------------------------->
|         |           "mohamad untung" |
|         |           <[EMAIL PROTECTED]|
|         |           rin.net.id>      |
|         |                            |
|         |           09/10/2005 01:49 |
|         |           PM               |
|         |           Please respond to|
|         |           iagi-net         |
|         |                            |
|---------+---------------------------->
  
>----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------|
  |                                                                             
                                               |
  |       To:       <[email protected]>                                       
                                               |
  |       cc:                                                                   
                                               |
  |       Subject:  Re: [iagi-net-l] Marketing lulusan geologi ---> Re: 
[iagi-net-l] kok susah banget nyari geoscientist???    |
  
>----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------|




Masalah pendidikan geologi ini memang masih merupakan pekerjaan yang tak
kunjung selesai. Lulusan yang begitu mbludak, tapi bukan mass production
lho. Di lain fihak tempat penampungan kerja kurang. Ini yang menjadi
perguncingan selama ini. Dari milis ini saya catat ada dua pikiran. 1)
praktikal phragmatis, 2) idealistik yang jangka panjang. Tidak mudah untuk
mengambil mana yang sesuai. Saya usulkan agar didiskusikan waktu PIT di
Surabaya nanti. Buat pertemuan khusus-terbatas yang dilakukan sebelum
pemilihan Ketua dan dihadliri oleh wakil (anggota IAGI) para tokoh
pendidikan, industri dan Litbang.
M. Untung

---------------------------------------------------------------------






This e-mail (including any attached documents) is intended only for the
recipient(s) named above.  It may contain confidential or legally
privileged information and should not be copied or disclosed to, or
otherwise used by, any other person. If you are not a named recipient,
please contact the sender and delete the e-mail from your system.



---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke