Yang jelas semuanya hanya masalah bisnis saja, dimana dalam bisnis tentu saja setiap pemain mau untung sebanyak mungkin paling tidak win-win istilah kerennya. Kalau dua2nya rugi baik negara maupun investor (KPS) pasti ada yang salah dgn aturan mainnya.
Menurut pendapat saya justru pertanyaan apakah peraturan dan aturan yang ada dalam MIGAS dan operasi yang dilakukan oleh BPMIGAS sudah baik dan benar dan tepat untuk negri ini dan iklim bisnis international. Kelihatannya ada dua sisi jawabannya, ada group yang akan menjawab ya dan ada yang tidak. Ini malahan baik berarti sistem berjalan, dimana harus selalu ada koreksi untuk kemajuan. Yang jadi masalahnya adalah aturan tersebut sering kali bersifat dinamis dan berstandart ganda, sehingga ada yang dirugikan dan tapi ada juga yang diuntungkan. Jadi kelihatannya ini lebih pada insiden2 lokal yang menyangkut personal2nya. Apakah pernyataan ini betul? Apakah memang aturan MIGAS kita ini harus ada yg diganti karena sangat merugikan negara dan juga investor? Kalau ya yang mana...mari kita diskusikan bira kita sama2 belajar. Supaya diskusinya lebih jelas saya pikir perlu diberikan kasus yang lebih nyata sehingga rekan MIGAS, BPMIGAS Dll dapat memberikan pencerahan tanpa harus mendiskusikan insiden2 yang bersifat lokal. Salam, Ben Sapiie > Banyak perdebatan yang menyatakan bahwa turunnya produksi migas kita > diakibatkan juga menurunnnya aktivitas eksplorasi migas yang terjadi di > negeri ini sebelum-belumnya. Pak Awang mungkin bisa menggambarkan budget > 10 tahun terakhir eksplorasi migas di Indonesia sertaperbandingan > prosentasenya dalam keseluruhan aktivitas perminyakan. Untuk menjawab > aktivitas riil eksplorasi yang stagnan, ada argumen yang menyatakan bahwa > dengan data yang terbuka akan meningkatkan gairah eksplorasi. Sebaliknya > ada juga yang beranggapan (filosofis) bahwa data adalah "mutlak" > konfidensial untuk melindungi kepentingan iklim investasi. Macam ragam > argumen masalah sifat data dan pemanfaatannya tersebut sudah bisa lama > menjadi perdebatan banyak pihak......... ujungnya adalah, keputusan atas > pengelolaan data ada pada pemegang otoritas negeri. > > Dalam tatanan nyata, eksplorasi tidak hanya terbatas dengan cara > ekstensifikasi lahan (new venture), eksplorasi juga dapat dilakukan dengan > cara lebih intensif pada area yang telah mature (istilah Ketum IAGI : > Siklus I Eksplorasi, Siklus II Eksplorasi, Siklus III Eksplorasi). > Sayangnya, area-area migas mature umumnya sudah menjadi "WK-WK"nya > kompeni-kompeni besar, yang sudah puluhan tahun operasi, yang sudah lama > menikmati buah produksinya. Beberapa kompeni yang sudah saatnya untuk > melakukan relinquisment total, biasanya 3-4 tahun jelang berakhirnya > kontrak, negosiasi (melakukan lobby) perpanjangan kontrak area sudah mulai > berjalan. Tahun 2004 ada beberapa kontrak perpanjangan area mature yang > akan berakhir pada beberapa tahun yang akan datang sudah mulai > ditandatangani extended contractnya. Adakah komitmen2 baru yang berniat > untuk eksplorasi pada siklus2 berikutnya pada area yang masih sama > tersebut?. > > Rekan-rekan BPMigas sebagai ujung tombak negeri ini, ujung tombak kita > (kita kan stake holdernya) bisakah memberikan pencerahan tentang reason > dalam hal perpanjangan kontrak area migas pada suatu perusahaan. Selain > menagih komitmen, perpanjangan kontrak lahan juga perlu mempertimbangkan > kepentingan nasional rasanya............ > > > lam-salam, > ar-. > (baru BSP/CPP block saja area produksi yang tidak dilakukan extended > contract..... ....tapi akibat-e Pak Harto turun euy...) > > > > --------------------------------- > Yahoo! FareChase - Search multiple travel sites in one click. --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) ---------------------------------------------------------------------

