> kenyataan : ini hanya berlaku untuk mahasiswa Indonesia, beberapa mahasiswa > (terutama S2) dariluar yang thesis di Indonesia kelihatannya "tidak terkena" > ketentuan ini, karena di paper mereka seringkali namanya masih seperti > aslinya....
Wah anda jeli Kang Noor ... Sepertinya aturan2 ini dijalankan sesuai dengan si pemakai. Mhs LN yg menggunakan data Indonesia ini menggunakan aturan negaranya yg terbuka. Sedangkan Mhs DN terpaksa mengikuti aturan disini yg tertutup. Saya kira kalau memang kita mau taat aturan, Migas (pemerintah) dapat juga menegur perusahaan2 pemberi sponsor thesis2 ini. Seperti yg terlihat dalam laporan tentang Carbonate di Cepu yg dipublikasi di AAPG beberapa waktu lalu. Katanya datanya masih utuh (asli tanpa ditutp), dan tidak (belum) ada ijin publikasi (cmiiw). Kita di DN saja kesulitan mencari data itu, eh ... tiba2 muncul dari org lain. Saya kira yg namanya "openfile policy" itu juga bukannya kok berarti trus tidak diatur. Seperti di Ustrali tempat pembelian data ini sangat rapi aturannya. Misalnya tidak 'boleh menjual original data lagi' ini merupakan aturan yg bener, dimana 'keaslian data' (authentique) akan terjamin. Juga kewajiban memberikan hasil interpretasi ke badan ini merupakan pengumpulan hasil interpretasi yg juga tertutup dalam periode tertentu. Sehingga paa saat masih tertutup ini si interpreter dapat "menjual" hasil olah pikirnya. Tetapi data aslinya harus dibeli lagi dari badan ini, sehingga pembeli dapat melihat apakah interpretasinya valid atau tidak, apakah prospeknya dibuat2 atau tidak dsb. RDP --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) ---------------------------------------------------------------------

