Waduh....untuk tokoh yang satu ini saya lebih senang mengatakan sebagai "spekulan".

Belum lama ini (Agustus 05) beliau juga menandatangani MoU dengan salah satu Pemkab di Flores bahwa Merukh Enterprise akan menambang batubara sebanyak 5 juta ton / tahun dan bijih besi 1.5 juta ton / tahun. Merukh Enterprise akan membangun sarana infrastruktur (bandara, pelabuhan, dll) imbal baliknya, Pemkab menyediakan lahan tambang, ijin, dan sosialisasi. Sementara LPPM-ITB pernah riset disana dan tidak ada sumberdaya batubara yang ekonomis.

Ntah, apa yang melatarbelakangi tokoh ini melakukan MoU disana?

-azd-

----- Original Message ----- From: "arif idrus" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Monday, October 24, 2005 5:06 PM
Subject: Re: [iagi-net-l] Jusuf Merukh Incar Potensi Mineral di Sumbawa Besar


Dari dulu sudah diincar..:).
Di Batu Hijau mine, saham PT. Pakuafu Indah juga 20%, Sedangkan Newmont Mining Corp. (45%) dan Sumitomo Corp. (35%).
Arif

Rovicky Dwi Putrohari <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Yusuf Merukh ini mungkin bisa disebut investor tulen utk pertambangan.
Limabelas tahun lalu ketika aku masih mampir di pertambangan batubara
sudah mengenal nama beliau. Dia banyak menginvestasikan duiknya
sebagai modal awal, namun tentunya juga meminjam modal bank sebagai
financer.

RDP
==========================
Senin 24 Oktober 2005 15:34:02 WIB
Jusuf Merukh Incar Potensi Mineral di Sumbawa Besar

MinergyNews.Com, Sumbawa Besar - Kabupaten Sumbawa Besar, Nusa
Tenggara Barat, ternyata menyimpan potensi yang mampu menggaet para
investor. Nilai investasi yang dimiliki Kabupaten Sumbawa Besar ini
mencapai Rp 5,27 triliun.

Hal ini diungkapkan Kepala Badan Penanaman Modal dan Pengendalian
Dampak Lingkungan (BPM-PDL) Kabupaten Sumbawa Besar, Drs HM Tahram.
Menurutnya, berdasarkan evalusi tahun 2004 - 2005, investasi yang
masuk ke daerah Sumbawa, baik yang sedang berjalan maupun yang masih
dalam proses, mencapai Rp 5,27 triliun.

Dikatakan Tahram, untuk tahun 2004 saja 2 investor telah dan akan
beroperasi di Sumbawa adalah PT Bima Palapa Sumber Energi (BPSE)
Jakarta yang bergerak di bidang pembangkit tenaga listrik uap (PLTU).
Perusahaan ini tengah melakukan kerja sama dengan PT Pelindo III Badas
yang sudah menyiapkan sejumlah lahan sebagai lokasi tempat
pembangunannya.

Sesuai rencana, PT BPSE akan membangun PLTU 7 megawatt dengan dana
yang akan disiapkan mencapai Rp 6 miliar.

Sedangkan perusahaan lain yang sudah masuk ke Sumbawa, yaitu PT Hanson
Samudra Indonesia yang tengah dalam proses operasional di Kecamatan
Plampang. Perusahaan ini bergerak di bidang pengelolaan tambak udang
dengan nilai investasi mencapai Rp 6 miliar.

Dijelaskan Tahram, untuk tahun 2005, juga sudah tercatat 2 investor
yang siap menanamkan investasinya di Kabupaten Sumbawa Besar. Kedua
investor tersebut yaitu PT Authory Piar Culture (APC) Mataram yang
bergerak di bidang budidaya mutiara dengan alokasi nilai investasi
mencapai Rp 7 miliar.

Perusahaan satunya lagi yang sudah melakukan permohonan bagi penanaman
modal di daerah Kabupaten Sumbawa yaitu PT Pukuafu Indah milik Yusuf
Merukh dengan nilai investasi Rp 5,8 triliun. Permohonan perusahaan
ini sedang dipelajari secara intensif oleh pihak BPM-PDL Sumbawa
Besar.

Menurut Tahram, PT Pukuafu Indah ini merencanakan akan melakukan
penambangan tembaga, emas dan mineral lainnya dengan lokasi yang
direncanakan yaitu di Kecamatan Lunyuk, Ropang dan Moyo Hulu. (MNC-15)










---------------------------------
Yahoo! FareChase - Search multiple travel sites in one click.


---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke