Ya memang gliding tectonics juga kelihatannya favoritnya van Bemmelen he..he.., banyak ditemukan di bukunya untuk menjelaskan sisntesis tektonik, betul, apalagi volkano-tektonik, termasuk Perbukitan 10.000 di selatan Galunggung.
Yang menarik dan masih dikerjakan orang-orang sampai 50 tahun sesudahnya adalah gliding tectonics untuk asal-muasal Samarinda Anticlinorium. Adalah van Bemmelen (1949) yang mengemukakan pertama kalinya bahwa uplift Kuching High di barat telah menyebabkan gliding tectonics ke timur, membentuk bidang decollement di salah satu lapisan serpih Pamaluan atau Pulubalang, dan mengalami pembalikan gaya ayunan tektonik ke timur dari lengser menjadi kompresi ke timur yang membentuk Samarinda Anticlinorium. Ide van Bemmelen ini kemudian ditangkap Rose and Hartono (1976 IPA) dan dipopulerkan serta dielaborasi secara meyakinkan dan sangat logis oleh Hank Ott (1987 IPA). Ide gliding tectonics termasuk yang lama bertahan untuk asal Smarinda Anticlinorium yang sangat problematik ini. Kemudian, setelah sand-box modeling populer, ide asal gliding tectonics ditandingi oleh "delta structure" Ken McClay dan kawan2nya. Kelihatannya ini hanya permasalahan antara yang lokal (delta structure) vs. yang regional (gliding tectonics). Betul Pak Udin, gliding tectonics akan "subur" teraplikasi di North Central Java untuk mengimbangi uplift maksimum di South Central Java. Ini wilayah dalam dan kaya turbidit, banyak bidang yang bisa jadi decollement. Hanya transport klippe-nya akan pendek sebab decollement curam menurun, jauh lebih curam dibandingkan decollement dari Alpen ke Matterhorn. Maka, akan tumpang tindih masalahnya antara transport gliding tectonics vs runtuhan oleh delapsional process sebab bidang gelincir menukik tajam. Sartono (1987, PIT IAGI) yang menekuni delapsional geology pernah menaruh sumbu delapsi di tengah Jawa dengan dua arah lengseran di Jawa Tengah, satu ke North Central Jawa, satunya lagi ke South Central Jawa. Kalau ada yang tersingkap baik, bisa diadili dengan cukup reasonable, mana yang benar. Kita lihat saja batas perubahan (kontak) litologi antara "klippe" itu dengan batuan di sekitarnya. Bila sesar decollement adalah sarana transportasinya, maka itu gliding tectonics, dan bukan akibat runtuhan/longsoran/delapsi. Salam, awang -----Original Message----- From: Salahuddin Husein [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Tuesday, November 01, 2005 12:58 PM To: [email protected] Subject: Re: [iagi-net-l] Problem Tektonik Gunung Masigit-Pawon, Rajamandala Terimakasih atas pencerahannya, Pak Awang. Semenjak belajar geologi dulu saya termasuk fans berat pemikiran gliding tectonics van Bemmelen. Simpel dan lojik. Ketika berada di sekitar kampus Jogja, saya sering menapaktilasi morfologi yang diinterpretasikan oleh v.B. sebagai peninggalan gliding tectonics - sebagain besar berasosiasi dengan aktivitas volkanisme (e.g. Bukit Mujil di Kulonprogo; Gunung Pawinihan di Karangkobar; Perbukitan Candi di Ungaran; Perbukitan Gendol di Muntilan; Bukit Rong di Salatiga). Kini saya mengerti latar belakang pemikiran v.B. tersebut. salam, udin,- Awang Harun Satyana wrote: >Terinspirasi dan terdidik oleh tektonik Pegunungan Alpen, van Bemmelen (1949) >memberikan penjelasan cukup unik tentang mengapa bukit gamping Masigit-Pawon >terpisah dari yang lain di Kompleks Rajamandala (Pabeasan-Halu dkk.). Ini >beberapa latar belakang dan pendapat tandingannya. > > --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) --------------------------------------------------------------------- -- No virus found in this incoming message. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.1.362 / Virus Database: 267.12.6/151 - Release Date: 10/28/2005 -- No virus found in this outgoing message. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.1.362 / Virus Database: 267.12.6/151 - Release Date: 10/28/2005 --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) ---------------------------------------------------------------------

