Diskusinya rame euy, yang tanya petrophysicist (kartiko), yang jawab
operation (Shofi dan Suryo), yang merespon new venture (RDP) and log coy
(Sanggam yang lagi ngantuk .. he he), yang nimpali geophysicist (Paulus).
Melebar tapi bagus untuk tambah wawasan.
Siapa mau urun rembuk lagi? ini baru GR and SHALE lho! lha gimana dengan
penentuan effective porosity kalo kita gak punya CMR log? wah pasti seru
sekale, belum lagi bicara parameter a, m dan n? juga belum bicara Equation
for Sw (simendeux-laminated sand, simendeux-dispersed shale, indonesian,
archie, dual water, modified)? kayaknya kita perlu FOSI cabang KL untuk
bicara ini. Mas RDP, bisa arrange pak Nyoto untuk bicara ini di KL atau di
Kg. Warisan? itung itung lesehan 1 bulanan? aku punya tuh whiteboardnya,
untuk laptop kayaknya gak masalah, cuma mungkin masalah infocus aja ( and
screen nya?). Ronde awal yang bagus untuk mulai bicara sharing knowledge
antara kita sesame TKI. nanti giliran RDP bicara konsep explorasi ... he he
..

 On 11/15/05, Putrohari, Rovicky <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> > -----Original Message-----
> > From: [EMAIL PROTECTED]
> >
> > Bisa diterangkan kenapa....?
> >
> >
> > Semakin halus batuan maka semakin banyak felspatic
> > materialnya. Semakin kasar ukuran butir batuan biasanya
> > diikuti banyaknya material silikaan (Quartz).
> ====================
>
> Dalam batuan sediment fraksi halus kebanyakan (tentunya tidak semuanya)
> berasal dari material2 yg tidak tahan terhadap proses pelapukan (baik
> kimia maupun fisika). Pelapukan ini terutama terdapat pada mineral yg
> memiliki radioaktifitas cukup tinggi. Secara statistik mineral feldspar
> merupakan unsur radioaktif terbanyak yg berasal dari elemen-elemen
> terutama Potassium (K), Uranium (U), Thorium (Th). Silahkan klik disini
> utk daftar lengkapnya http://www.sjgeophysics.com/table.html. Dalam
> tabel ini bisa anda lihat mineral2 apa yg mengisinya. Nah kalau anda
> senang bermain-main dengan statistik, maka akan menemukan relasi antara
> feldspar (sebagai mineral pembawa unsur radioaktif) dengan
> radioaktifitas batuan.
>
> Kalau anda lihat pada spectral GammaRay Log, maka akan harga gammaray
> ini didominasi oleh sumbangan dari Potassium (K). Dan Potassium ini
> kebanyakan berasal dari Felspar. Feldspar merupakan mineral yg tidak
> stabil atau tidak tahan terhadap pelapukan, sehingga dalam batuan
> sedimen tentusaja mineral ini akan berupa fraksi halus, atau sudah
> berukuran lempung (dalam ukuran ini akhirnya disebut sebagai mineral
> lain, bukan lagi feldspar, kan). Nah disinilah hubungan tak langsungnya.
> Mungkin kalimat diatas masih terlalu straight dan ujug2 juga ya ..
> Sorri, itu tulisan 4 tahun lalu.
>
> Tentang metode pengukuran Spectral GammaRay log, silahkan temen2 dari
> Logging Co urun rembug.
> Salam
>
> rdp
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina (Ratna.Asharina
> [at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
> Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
> Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
> Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
> Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau
> [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
> Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
> ---------------------------------------------------------------------
>
>


--
Salam hangat

Shofi

Kirim email ke