Mungkinkah ini disebabkan oleh jarangnya "publikasi" atas keberhasilan ini sementara publikasi keberhasilan bangsa lain lebih banyak? Yah kalau tidak diberitahukan pada publik bagaimana kita mau memujinya? Yang mau muji juga tidak tahu...
Atau mungkin karena standar "prestasi"nya berbeda?? Contohnya demikian: Jepang berhasil lolos ke final Piala Dunia sepakbola/atau berhasil menjadi juara Asia, sedangkan Indonesia cuma sampe final Piala Tiger....Bagi pengurus PSSI sampai ke final Piala Tiger juga sudah merupakan prestasi, wong selama ini kalah muluk. Tapi bagi fans sepakbola Indonesia kan belum sukses toh... :D Salam Minarwan On 11/17/05, O.K Taufik <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Abah, > > Saya juga setuju dengan tulisan Abah yg satu ini > > > Satu lagi penyakit bangsa kita adalah selalu skpetis pada prestasi yg > dicapai bangsanya sendiri dan selalu dengan mudah memuji sesuatu yang > dicapai bangsa lain. > > Penyakit ini lebih bahaya dari flu burung, antrax maupun dengue > --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) ---------------------------------------------------------------------

