Kawans,

Nah ini dia, diskusi kita nampaknya mulai menyatu. Dalam mail awalku
kemarin kutulis "Mungkin bukan soal bahasanya yg pokok, tapi soal apa 
tujuan / target kita dgn publikasi ilmiah geol / pertemuan ilmiah kita". 
Gayung bersambut dengan respon Kang Ben dibawah, bahwa "PIT-IAGI adalah 
pesta untuk anggotanya jadi prioritasnya sudah sewajarnya untuk para 
anggota yang notabenenya bangsa sendiri". 

Dengan tujuan utama PIT untuk pembelajaran antar anggota, maka
sepantasnya disana kita menggunakan bahasa yang paling bisa kita (anggota) 
mengerti satu sama lain. Termasuk presentasi seyogyanya diberikan dalam 
bahasa yang sama. Dalam hal ini tidak diperlukan pemberian nilai tambah 
untuk penggunaan bahasa yang lain, karena memang tak ada hubungannya. 
Kalau masih ingin membantu para pirsawan asing yang ikut hadir, cukuplah 
slidesnya saja dalam English. Anggotalah yang mesti diutamakan untuk 
paham, bukan membuat mengerti satu dua orang lain.

Bila kemudian ada tujuan untuk berbagi dengan dunia internasional, maka 
siapa takut membuat semacam PIT tetapi berskala International. PIT yang
ini mungkin tak perlu setiap tahun, dan tak mesti pula kita lakukan 
sendiri, bisa juga dalam kerjasama regional terbatas atau dalam afiliasi 
dengan organisasi profesi sejenis yang lain yang berskala international. 
Disini tentu bahasanya mesti bahasa yang digunakan manusia sejagat. Dalam 
hal ini, tujuannya mestilah tujuan pengembangan ilmu (karena ini juga 
tugas IAGI), dan bukan terutama bertujuan bisnis (misalnya agar sebuah 
blok dikenal lalu dibeli orang). Dalam hal ini IAGI sudah melakukan 
berbagai pertemuan berskala international dalam beberapa tahun terakhir.

Bukan bahasa yang terutama akan menarik orang untuk membaca tulisan kita,
melainkan mutu informasi yang terkandung didalamnya. Untuk informasi yang
penting dan perlu, orang bahkan rela menerjemahkan suatu karya tulis.
Mutu karya tulislah yang mesti kita tingkatkan bersama-sama. 

IPA vs IAGI ?
Kedua organisasi ini memang mempunyai keanggotaan, tujuan dan target yang
berbeda. IPA tidak terutama mesti memikirkan soal kemajuan individu 
anggotanya, tetapi IAGI wajib mengedepankannya. Keduanya pun tak mesti 
bersilang-jalan, masing-masing punya kiprah. 


bat

From: "Ben Sapiie" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Date: Thu, 8 Dec 2005 21:22:47 +0700
Subject: Re: [iagi-net-l] JCS2005: Best Presenters

> Saya juga setuju dgn Mas Iman, full paper sebaiknya dalam bahasa
> Inggris
> karena kebanyakan bukan presentasinya 15-20 menit yang akan memberikan
> informasi detail. Terutama untuk masalah sciencenya  akan ada pada full
> paper.  Presentasi bisa nggak keruan tapi kalau paper ditulis dgn baik
> selalu bisa digunakan sebagai referensi yg baik. Sebelum go
> international
> mungkin sebaiknya kita koreksi yang lokal dulu.  Saya kira PIT kita
> sebaiknya bertujuan untuk tukar informasi geologi nasional dulu.  Kalau
> berbicara bahasa Indonesia yang baik saja kita sulit apalagi
> mempresentasikan dalam bahasa asing (walaunpun akan sangat baik sekali
> jika 
> bisa melakukan keduannya).
> 
> PIT-IAGI adalah pesta untuk anggotanya jadi prioritasnya sudah
> sewajarnya
> untuk para anggota yang notabenenya bangsa sendiri. Presentasi ilmiah
> seharusnya bukan untuk penampilan atau sandiwara tapi untuk
> menyampaikan
> sebuah karya ilmiah. Jadi tidak ada perlunya dikasih nilai lebih yang
> pakai
> bahasa inggris, karena itu sudah pilihannya. Sehinga kita tidak bias,
> karena
> penilaianya seharusnya bukan seperti menilai pemilihan ratu sejagat.
> Tapi 
> dalam  melakukannya saya kira kita harus bebaskan pada presenter untuk 
> memilih (seperti kondisi saat ini), ya moga2 saja sadar akan kemampuan
> dan 
> tujuan dari presentasinya. Hal ini penting supaya IAGI juga tidak
> dianggap 
> sebagai organisasi yang otoriter dan kuper.
> 
> Jika IAGI bisa buat publikasi ilmiah yang berkualitas international
> dari 
> hasil PIT dan pertemuan
> lainnya.  Maka nantinya akan bisa buat PIT yang berskala international,
> karena
> orang akan datang untuk mendapatkan informasi ilmiah yang berkualitas.
> 
> Mungkin untuk start IAGI harus punya International Division yang bisa
> mengadakan pertemuan2 khusus skala kecil (misalnya gempa, volkanologi
> atau 
> linggkungan) yang bersifat international, selain itu juga  membina
> hubungan2 
> international dgn society2 lainnya. Dengan demikian moga2 IAGI akan
> lebih 
> dikenal di dunia International.
> 
> Salam,
> 
> Ben Sapiie
> 



-----Original Message-----
From: "Achmad Luthfi" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Date: Thu, 8 Dec 2005 20:17:50 +0700
Subject: RE: [iagi-net-l] Bahasa Indonesia vs. Bahasa Inggris ? (was 
Re:[iagi-net-l] JCS2005: Best Presenters)

> Pernah dalam suatu seminar gas di Suroboyo, saya salah satu pemakalah,
> waktu itu makalah diminta ditulis dalam bhs Inggris walau penyelenggara
> adalah perusahaan Nasional, waktu pembawa acara menyapaikan agenda
> seminar disampaikan dalam bhs Inggris yg rumayan fasih, selanjutnya
> moderatorny senior saya sendiri juga menyampaikan pengantarnya dengan
> bhs Inggris yang fasih. Saya membuat slide power point dlm bhs Inggris.
> Giliran saya presentasi saya kasih pengantar dalam bhs Inggris,
> pengantar saya akhiri persis spt yg disampaikan Guru kita Pak Kusuma
> dan
> saya sambung bhs Indonesia. Saya akan sampaikan dalam bhs Indonesia
> terutama karena hari ini tanggal 29 Oktober dan kemarin saya upacara
> sumpah pemuda...langsung...geerrr.....merdeka kata peserta seminar. Yha
> kalo kita ingin ikut membangun cohesiveness dalam berbangsa maka usul
> P'
> Kusuma sangat layak utk diperhatikan.
> 
> Salam,
> LTH
> 
> -----Original Message-----
> From: R.P. Koesoemadinata [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
> Sent: Thursday, December 08, 2005 3:51 PM
> To: [email protected]
> Subject: Re: [iagi-net-l] Bahasa Indonesia vs. Bahasa Inggris ? (was
> Re:[iagi-net-l] JCS2005: Best Presenters)
> 
> Saya kira paling baik adalah membuat slides (powerpoint), tetapi
> presentasi 
> dilakukan dalam bahasa Indonesia. Kita katakan saja: " for those who
> are
> not 
> familiar with Bahasa Indonesia I hope you can follow this presentation
> on 
> the screen, just like watching a foreign movie with English subtitles"
> Gitulah
> Wassalam
> RPK
> ----- Original Message ----- 
> From: "Batara Sakti Simanjuntak" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[email protected]>; "Rovicky Dwi Putrohari" <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Thursday, December 08, 2005 1:13 PM
> Subject: Re: [iagi-net-l] Bahasa Indonesia vs. Bahasa Inggris ? (was 
> Re:[iagi-net-l] JCS2005: Best Presenters)
> 
> 
> > Sedikit intermezo,
> > Dalam presentasi kepada client, seluruh slides kami selalu dalam
> English.
> > Ketika dalam ruangan presentasi hanya ada 1 orang yg tidak berbahasa
> > Indonesia (asing) kadang kami menghadapi sedikit dilema. Kadang 
> > persetujuan
> > bersama diruangan itu adalah bahwa presentasi disampaikan dalam
> bahasa
> > Indonesia, si orang asinglah yang mesti belajar bahasa ditempat
> kerjanya
> > katanya.
> > Tapi dalam kejadian ini memang si orang asing mempunyai kedudukan
> lebih
> > rendah daripada orang Indonesia yang hadir...
> >
> > Di Surabaya, saat menjadi chairperson saya mempersilahkan penggunaan 
> > bahasa
> > Indonesia, dalam ruangan tsb memang tak ada seorangpun yang orang
> asing. 
> > Apa
> > tidak terasa aneh kalau dalam ruangan yang semuanya melayu, lalu kita
> > berbahasa asing (english misalnya) satu sama lain ?.
> >
> > Disisi lain, ada beberapa pemikiran baru dalam hal interpretasi 
> > kuantitatip
> > seismic yang muncul di Eropa Timur (non english) yang tidak terasa
> betul
> > gemanya di tanah kita ini, padahal dalam pandangan saya hal tsb
> penting.
> > Sama juga nasibnya dengan berbagai tulisan geologi di Cina dan Jepang
> yang
> > tak bisa kita pahami karena huruf dan bahasanya yang tidak kita
> kuasai.
> >
> > Mungkin bukan soal bahasanya yg pokok, tapi soal apa tujuan / target
> kita
> > dgn publikasi ilmiah geol / pertemuan ilmiah kita.
> >
> >
> > bat
> >
> > -----Original Message-----
> > From: Rovicky Dwi Putrohari <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: [email protected]
> > Date: Thu, 8 Dec 2005 13:23:53 +0800
> > Subject: Re: [iagi-net-l] Bahasa Indonesia vs. Bahasa Inggris ? (was
> Re:
> > [iagi-net-l] JCS2005: Best Presenters)
> >
> >> On 12/8/05, Awang Satyana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >> > Keinginan memajukan bahasa Indonesia sebagai bahasa
> >> > pengantar ilmiah harus menjadi tujuan. Hanya, karena
> >>
> >> Pak Awang,
> >> Apakah Bahasa Indonesia memiliki syarat2 sebagai bahasa pengantar
> >> ilmiah yg baik. Misal ttg DM (diterangkan-menerangkan), not time
> >> dependent (beda dg Inggris), perbendaharaan kata dsb.
> >> Kadang aku pikir bahasa jawa itu memiliki perbendaharaan kata yg
> >> buanyak sekali, sangat detil utk setiap aspek.
> >> misal "menengok" dalam bahasa jiwa bisa ada:
> >> "ungak-ungak" = menengok diatas tembok
> >> "anguk-anguk" = menengok kebawah (sumur)
> >> "ndangak" = menengok keatas.
> >> "inguk-inguk", dll
> >>
> >> kmudian "terlepas", ini bisa saja "pithil, pothol, prithil, thethel,
> >> prethel, nglethek, nglothok dll" masing2 memiliki arti khusus.
> >>
> >>
> >> RDP
> >> "bukan bhasa-bhasi"
> >>
> >>
> ---------------------------------------------------------------------
> >> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> >> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> >> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> >> IAGI-net Archive 1:
> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> >> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> >> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
> >> (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
> >> Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
> >> Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
> >> Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
> >> Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau
> >> [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
> >> Komisi Database Geologi : Aria A.
> >> Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
> >>
> ---------------------------------------------------------------------
> >>
> >
> >
> >
> > ---------------------------------------------------------------------
> > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> > IAGI-net Archive 1:
> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> > Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
> > (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
> > Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
> > Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
> > Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
> > Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau 
> > [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
> > Komisi Database Geologi : Aria A.
> Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
> > ---------------------------------------------------------------------
> > 
> 
> 
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
> (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
> Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
> Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
> Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
> Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau
> [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
> Komisi Database Geologi : Aria A.
> Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
> ---------------------------------------------------------------------
> 
> 
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
> (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
> Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
> Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
> Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
> Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau
> [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
> Komisi Database Geologi : Aria A.
> Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
> ---------------------------------------------------------------------
> 




---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke