Pak Budi,
Trim masukannya, tapi saya cari cari CP-10 kok gak punya ya? boleh saya
dikirim pak?
Kasus ini memang sering mampir ke tempatku dan saya cuma menjawab
berdasarkan rasio chromatography saja dan saya cuma bilang Potential Gas
atau Potential Oil. Terkadang oil staining dari deskripsi juga membantu.
Tapi ya itu ketika ditanya dari log analysis, belum ketemu jawabannya. Ada
sih dari Hilchie tentang cross plot (PorN-PorD) versus GR untuk penentuan
gas, tapi belum saya lakuin, coba nanti tak lihat lagi.


On 12/13/05, Budi Sukamto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Shofi,
>
> Penentuan jenis hidrokarbon dari log analysis memang sulit, wakti masih di
> Arco saya pernah melakukan penentuan jenis hc apakah gas atau light
> hydrocarbon karena respon density-neutron spt gas, dr data mud log juga
> tdk
> mencermin kan indikasi kuat sbg oil. Waktu itu penentuan apakah gas atau
> light hc sangat kritikal sekali, krn menyangkut completion strategi. Kalau
> oil akan segera di complete kalau gas completion belakangan. Saya memakai
> chart CP10 yaitu estimation of hydrocarbon density, waktu itu juga ada pro
> dan kontra krn ada nya perbedaan tekanan dan temperature di reservoir dan
> di
> surface, apakah perlu di konversi hasil hc density nya ? Jadi memang cukup
> complicated, data2 dari offset well juga perlu untuk referensi.
>
> Menurut saya pemakaian CP10 di expl well masih perlu dikaji lebih lanjut.
>
> Salam,
>
> Budi Sukamto
>
> -----Original Message-----
> From: Shofiyuddin [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> Sent: Tuesday, December 13, 2005 6:48 AM
> To: [email protected]
> Subject: [iagi-net-l] Penentuan jenis HC dari log analysis
>
> Barangkali ada temen temen yang mau share bagaimana kita bisa menentukan
> jenis hidrokarbon dari log analysis (apakah itu minyak atau gas, bahkan
> air). Dari log analysis, yang saya tahu kita bisa menghitung Sw. Kalo
> harga
> Sw  rendah bagaimana caranya kita tahu bahwa itu gas atau minyak,
> parameter
> parameter atau cross plot apa saja yang kita perlukan untuk memperkirakan
> jenis hidrokarbon. Kalo ada indikasi Netron-density cross over yang gede,
> barangkali indikasi gas reliable, tapi bagaimana dengan cross over kecil
> atau bahkan sama sekali tidak ada cross over (di shaly sand) tapi ada gas
> peak dan poor oil show sewaktu drilling. RFT data membantu kalo
> permeabilitas batuan cukup besar (bacaan pressure lebih akurat dan
> gradient
> bisa lebih establish) tapi seringkali di porositas yang lebih rendah,
> bacaan
> RFT seringkali tight atau inclonclusive. Nah bagaimana penentuan jenis HC
> nya.
>
> Thanks sebelumnya.
>
>
> --
> Salam hangat
>
> Shofi
>
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina (Ratna.Asharina
> [at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
> Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
> Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
> Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
> Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau
> [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
> Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
> ---------------------------------------------------------------------
>
>


--
Salam hangat

Shofi

Kirim email ke